News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantah Santri Paciran Lamongan Tewas karena Sakit, Kuasa Hukum : Ada Indikasi Penganiayaan dan Kekerasan Seksual

Pihak kuasa hukum korban menyebut adanya ketidakwajaran dalam kematian santri berinisial MHN di Pondok Pesantren Tarbiyatul Tolabah, Paciran, Lamongan.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 30 Agustus 2023 - 19:17 WIB
Kuasa hukum keluarga korban MHN, Muhammad Fajril
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Pihak kuasa hukum korban menyebut adanya ketidakwajaran dalam kematian santri berinisial MHN di Pondok Pesantren Tarbiyatul Tolabah, Paciran, Lamongan. Mereka menyakini adanya penganiayaan dan kekerasan seksual. Hal ini lantaran kondisi korban mengalami luka lebam disekujur tubuh, serta terdapat luka di kepala korban dan juga sekitar kemaluan korban.

Selain itu, pihak ponpes juga diminta untuk kooperatif dan tak menghalang halangi proses penyelidikan dan penyidikan dari petugas kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum keluarga korban MHN, Muhammad Fajril mendesak supaya Polres Lamongan melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait misteri kematian MHN di Ponpes Tarbiyatul Tholabah, Kecamatan Paciran, Lamongan.

Hal ini karena pihak ponpes terus mengeluarkan statement menggiring opini bahwa kematian korban berusia 13 tahun ini dikarenakan sakit.

"Kami sebagai Kuasa Hukum keluarga korban menyangkal pernyataan tersebut, kami meyakini ada tindak pidana terhadap korban," ujar Muhammad Fajril saat ditemui di Surabaya.

Fajril menyebut, kematian korban sangat janggal. Dimana, tanggal 25 Agustus 2023 pukul 06.30 WIB tiba-tiba pihak ponpes datang ke rumah korban mengabarkan bahwa korban sedang dirawat di RS Suyudi Lamongan.

Saat itu, keluarga langsung berangkat ke RS di Lamongan tempat korban dirawat. Namun, setibanya di sana mereka langsung disambut kabar duka dari pihak RS yang menyampaikan korban telah meninggal dunia.

Ketika menyaksikan kondisi korban, keluarga menilai ada kejanggalan terkait kematian tersebut.

"Saat itu ada luka di belakang kepala, sebelah sini (menunjuk area atas dada kiri) lebam merah, lalu pangkal paha dekat kemaluan ada memar, lalu di kemaluan ada lecet dan luka di anus," ungkap advokat dari Ikatan Advokat Alumni Unitomo itu.

Pihak keluarga kemudian langsung melaporkan kejanggalan itu kepada Polres Lamongan agar dapat segera dilakukan proses penyelidikan.

"Maka tuntutan keluarga agar pelaku segera ditangkap dan dituntut dengan aturan yang berlaku," ucapnya yang didamping oleh tim kuasa hukum lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil virtual autopsi, Fajril menyebut indikasi kuat penyebab kematian adalah kekerasan. Ini ditunjukkan dari hasil virtual autopsi terdapat luka bekas kekerasan benda tumpul di kepala.

"Diduga, peristiwa tersebut terjadi sehari sebelumnya. Baunya, terus tubuhnya keras gitu (kaku). Tapi kami nunggu hasil penyelidikan dari kepolisian, kami mendukung langkah kepolisian untuk mengungkap kasus ini," pungkasnya. (msi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Uang Beredar Maret Tembus Rp10.355 Triliun, BI Ungkap Mesin Penggerak Ekonomi Mulai Panas

Uang Beredar Maret Tembus Rp10.355 Triliun, BI Ungkap Mesin Penggerak Ekonomi Mulai Panas

BI mencatat jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2026 melonjak signifikan, menandakan ekonomi yang mulai menggeliat di tengah dinamika global.
Nabung Selama 29 Tahun, Penjual Asongan Jombang Wujudkan Mimpi Berangkat Haji

Nabung Selama 29 Tahun, Penjual Asongan Jombang Wujudkan Mimpi Berangkat Haji

Sepasang suami istri penjual asongan, Teman Hariono (51) dan Jumilah (50), berhasil mewujudkan impian mereka menunaikan ibadah haji tahun 2026 setelah 29 tahun menabung
Diabaikan Erick Thohir karena Naturalisasi Ditutup, Striker Berdarah Depok ini Malah Makin Gacor di Liga Belanda sampai Masuk Jajaran Top Skor

Diabaikan Erick Thohir karena Naturalisasi Ditutup, Striker Berdarah Depok ini Malah Makin Gacor di Liga Belanda sampai Masuk Jajaran Top Skor

Diabaikan Erick Thohir, Dean Zandbergen malah makin tajam di Liga Belanda dengan 15 gol musim ini. Erick Thohir tutup naturalisasi, lini depan Timnas Indonesia justru masih bermasalah.
Soroti Fenomena Aksi Unjuk Rasa yang Berujung Anarkis, Ketua Gerakan Santri Madura Beri Peringatan

Soroti Fenomena Aksi Unjuk Rasa yang Berujung Anarkis, Ketua Gerakan Santri Madura Beri Peringatan

Ketua Gerakan Santri Madura, Ach. Sayuthi, menyoroti fenomena aksi unjuk rasa yang kerap berujung anarkis.
BNI Antarkan Tim Indonesia Membuka Asa di Piala Thomas 2026

BNI Antarkan Tim Indonesia Membuka Asa di Piala Thomas 2026

Pihak BNI menyampaikan hasil positif ini merupakan bukti nyata keseriusan pembinaan atlet bulutangkis nasional oleh PBSI yang mendapat dukungan dari BNI.
Jadwal Siaran Langsung AVC Champions League 2026: Bandung BJB Tandamata Langsung Hadapi Wakil Tuan Rumah di Laga Perdana

Jadwal Siaran Langsung AVC Champions League 2026: Bandung BJB Tandamata Langsung Hadapi Wakil Tuan Rumah di Laga Perdana

Jadwal Siaran Langsung AVC Champions League 2026 yang akan resmi dimulai pada Minggu (26/4/2026) besok di The Mall Bang Kapi Convention Hall, Bangkok, Thailand.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT