News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bani Kholil Minta Pj Bupati Benahi Infrastruktur dan Birokrasi di Bangkalan

Para Kiai dan Lora Dzurriyah Syaikhona Kholil Bangkalan menyatakan sikap, untuk mensupport dan mendukung kepemimpinan Pejabat (Pj) Bupati Bangkalan, Arief Moelia Edie untuk menjalankan tugas membenahi kondisi Bangkalan.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 18 Oktober 2023 - 17:17 WIB
Bani Kholil Minta Pj Bupati Benahi Kekurangan dari Segi Infrastruktur Maupun Birokrasi di Bangkalan
Sumber :
  • tvOne - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Para Kiai dan Lora Dzurriyah Syaikhona Kholil Bangkalan menyatakan sikap, untuk mensupport dan mendukung kepemimpinan Pejabat (Pj) Bupati Bangkalan, Arief Moelia Edie untuk menjalankan tugas membenahi kondisi Bangkalan.

Pernyataan sikap para cicit Syaikhona kholil disampaikan di kediaman KH Imam Buchori bin Kholil di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Mlajah, Kabupaten Bangkalan yang dihadiri oleh KH Imam Buchori, KH Syafi' Rofii, KH Imron Fatah, KH Makki Nasir, KH Mundir Rofii, KH Ahmad Bin Zubair, KH Dimyati Bin Muhammad, KH Hasbullah Muhtarom, Ra Faros Bin Syafii serta para kiai muda lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan yang para Dzurriyah Syaikhona Kholil adalah mendukung dan mensupport keputusan untuk menunaikan tugas-tugasnya dengan baik, demi kemajuan Kota Dzikir dan Sholawat, yang selama ini dinilai semrawut dan banyak kekurangan dalam segi infrastruktur maupun birokrasi

"Membereskan apa-apa yang belum clear dari lima tahun belakang, PR-PR dan masalah yang krusial agar bisa diidentifikasi, sehingga ada solusi, selama menjabat di Bangkalan,” kata KH Imam Buchori, selaku perwakilan Bani Kholil Bangkalan.

Ia meminta, kepada Arief agar dapat identifikasi masalah yang timbul di Bangkalan selama ini, mulai dari persoalan sampah, tata kelola parkir, retribusi pasar hingga peningkatan PAD, khususnya yang bersumber dari pajak rumah makan hingga pengelolaan APBD Bangkalan yang efektif serta ketersedian pupuk subsidi.

Lanjutnya, KH Imam Buchori mengatakan ia menginginkan kepada masyarakat agar Bupati Arief Moelia Edie diberikan kesempatan untuk mengeksekusi pekerjaan sesuai dengan program yang telah direncanakan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masyarakat diminta bersabar, karena Pj bupati masih dua minggu kerja, ia berharap diberikan kesempatan untuk berbenah baik di internal pegawai (ASN), dan eksternal masalah yang terjadi di luar atau terkait kebijakan publik. Jadi Ia berharap, agar masyarakat jangan melakukan demo-demo," ucapnya

Sementara, KH Syafii Rofii mantan Wakil Bupati Bangkalan periode 2008-2013 menuturkan, sikap tegas yang disampaikan oleh para Bani Syaikhona Kholil berangkat dari hasil diskusi para dzurriyah dan masukan dari semua elemen masyarakat Bangkalan terkait kepemimpinan Pj Bupati Arief M Edie.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...
Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi skema bantuan sosial (bansos) yang dikhususkan menyasar anak.
Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang menyatakan dua terdakwa kasus korupsi pengelolaan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) di Palang Merah
Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Menyingkirkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil menembus empat besar Piala Asia Futsal
Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Muncul spekulasi lama yang kembali mencuat: mungkinkah Cristiano Ronaldo pulang ke Manchester United untuk ketiga kalinya? Isu ini bukan sekadar gosip biasa

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT