GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gunung Semeru Keluarkan 16 Kali Letusan Asap Putih Kelabu Setinggi 800 Meter, BPBD: Waspada Potensi Awan Panas dan Banjir Lahar

Gunung Semeru (3676 Mdpl) di Kabupaten Lumajang, hingga saat ini masih berstatus siaga atau level 3
Selasa, 16 Januari 2024 - 10:20 WIB
Gunung Semeru Keluarkan 16 Kali Letusan Asap Putih Kelabu
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com – Gunung Semeru (3676 Mdpl) di Kabupaten Lumajang, hingga saat ini masih berstatus siaga atau level 3. Aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa ini, juga belum menunjukan peningkatan yang cukup signifikan, meskipun akhir-akhir ini terpantau sering mengalami letusan asap serta guguran lava.

Berdasarkan laporan rutin petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, dalam periode pengamatan Selasa (16/1) pukul 00.00 – 06.00 Wib, tercatat secara visual gunung jelas. Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis dan tinggi 100-200 meter di atas puncak kawah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Teramati 16 kali letusan dengan tinggi 300-800 meter dan warna asap putih dan kelabu,” tulis Sigit Rian Alfian dalam laporannya, Selasa (16/1).

“Teramati guguran dengan jarak luncur 800 meter mengarah ke tenggara,” tambahnya.

Sedangkan secara kegempaan, terekam telah terjadi 16 kali letusan, 1 kali guguran, 2 kali tremor harmonik, serta 2 kali tektonik jauh.

Sementara itu, terkait aktivitas vulkanik Gunung Semeru akhir-akhir ini, yang terpantau sering mengeluarkan letusan asap maupun guguran lava, merupakan hal wajar mengingat hingga saat ini Gunung Semeru masih berstatus siaga atau level 3.

“Aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih fluktuatif. Letusan dan guguran maupun awan panas, memang beberapa kali terjadi, namun sejauh ini masih relatif aman karena jarak luncurnya masih jauh dari pemukiman warga,” kata Kabid Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.

Wawan menyampaikan, warga tidak perlu panik namun harus tetap waspada dan selalu berhati-hati saat beraktivitas, terutama mereka yang beraktivitas di sepanjang sungai yang berhulu di Gunung Semeru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Warga tidak perlu panik. Jangan mudah percaya terhadap informasi terkait Gunung Semeru dari sumber yang belum jelas. Petugas dan relawan juga kita siagakan di sejumlah titik rawan bencana, salah satunya di pos pantau Curah Kobokan. Kita terus lakukan koordinasi termasuk dengan petugas pos pantau Gunung Semeru,” jelasnya.

“Saat ini Gunung Semeru masih berstatus siaga atau level 3, namun aktivitas vulkaniknya masih fluktuatif. Hari ini landai, nanti sore kita tidak tahu, malam kita tidak tahu, maka dari itu kita terus melakukan koordinasi dengan pihak relawan, pos pengamatan gunung api Semeru. Namun yang terpenting warga juga harus tetap waspada dan mematuhi semua rekomendasi yang telah dikeluarkan PVMBG terkait jarak maupun radius larangan melakukan aktivitas demi keselamatan bersama. Waspadai potensi ancaman erupsi, awan panas maupun banjir lahar,” pungkasnya. (wso/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Tak Biasa Aprilia Respons Kemenangan di MotoGP Thailand 2026: Marco Bezzecchi Dapat Hadiah Aneh

Cara Tak Biasa Aprilia Respons Kemenangan di MotoGP Thailand 2026: Marco Bezzecchi Dapat Hadiah Aneh

Aprilia Racing merespons dengan cara tak biasa setelah Marco Bezzecchi, meraih kemenangan impresif pada seri pembuka MotoGP Thailand 2026 pada 1 Maret lalu.
Ini Alasan FIFA Paksa AFC Batalkan Bidding Piala Asia 2031 dan 2035, Timnas Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah?

Ini Alasan FIFA Paksa AFC Batalkan Bidding Piala Asia 2031 dan 2035, Timnas Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah?

Sebelumnya, AFC telah mengumumkan daftar negara yang berminat menjadi tuan rumah di edisi 2031 dan 2035
Jelang Idul Fitri, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Maaf ke Pemudik Persiapan Fasilitas di Jawa Barat Belum Maksimal

Jelang Idul Fitri, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Maaf ke Pemudik Persiapan Fasilitas di Jawa Barat Belum Maksimal

Jelang hari raya Idul Fitri, Gubernur Dedi Mulyadi minta maaf ke pemudik yang lewat Jawa Barat karena fasilitas belum maksimal.
Baru Saja Mengukir Sejarah Baru di Liga Voli Korea 2025/2026, Nasib AI Peppers Musim Depan Justru Terancam

Baru Saja Mengukir Sejarah Baru di Liga Voli Korea 2025/2026, Nasib AI Peppers Musim Depan Justru Terancam

Tim termuda di V League yakni AI Peppers baru saja mencatat pencapaian bersejarah di Liga Voli Korea 2025/2026.
Tren Sewa Tas Mewah Jelang Lebaran: Chanel dan Dior Jadi Incaran Utama

Tren Sewa Tas Mewah Jelang Lebaran: Chanel dan Dior Jadi Incaran Utama

Menjelang hari raya Idul Fitri, tren penyewaan tas mewah mengalami peningkatan signifikan. Platform penyedia jasa sewa tas, Lavergne.id, mengungkapkan bahwa merek asal Prancis, Chanel dan Dior, menempati urutan teratas sebagai tas yang paling banyak diminati masyarakat.
Ada Kabar Baik, KDM Kasih ‘THR’ Tak Biasa: Diskon Pajak Kendaraan 10% Selama Lebaran 2026 Untuk Warga Jawa Barat

Ada Kabar Baik, KDM Kasih ‘THR’ Tak Biasa: Diskon Pajak Kendaraan 10% Selama Lebaran 2026 Untuk Warga Jawa Barat

Pemprov Jabar memberikan insentif berupa potongan pajak kendaraan bermotor. Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, menegaskan bahwa program ini bertujuan mendorong

Trending

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Hristiyan Petrov jadi sorotan usai membuat Miliano Jonathans cedera ACL jelang FIFA Series 2026. Simak profil singkat saat bek Bulgaria itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT