News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Caleg di Mojokerto Laporkan Dugaan Keterlibatan Kades Aktif untuk Memenangkan Istrinya di Pileg DPRD Kabupaten

Dugaan kecurangan dan keterlibatan Kepala Desa (Kades) aktif secara masif untuk memenangkan istrinya, yang juga mencalonkan diri sebagai caleg DPRD Kabupaten Mojokerto terjadi di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kabupaten Mojokerto
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 19 Februari 2024 - 10:14 WIB
Caleg di Mojokerto Laporkan Dugaan Kecurangan dan Keterlibatan Kades Aktif untuk Memengankan Istrinya di Pileg DPRD Kabupaten
Sumber :
  • tvOne - ika nurullah

Mojokerto, tvOnenews.com – Dugaan kecurangan dan keterlibatan Kepala Desa (Kades) aktif secara masif untuk memenangkan istrinya, yang juga mencalonkan diri sebagai caleg DPRD Kabupaten Mojokerto terjadi di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kabupaten Mojokerto saat Pemilu Serentak 2024, Rabu (14/2) lalu.

Dugaan tersebut dilaporkan oleh Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat ke Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Trowulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua Caleg dari Partai Demokrat, Surasa dan Ananda Ubaid Sihabuddin Argi melaporkan adanya dugaan tersebut ke Panwascam Trowulan pada, Minggu (18/2). Dugaan tersebut dilaporkan terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12 dan 15 Dusun Botok Palung serta TPS 16 dan 17 Dusun Pelem, Desa Temon, Kecamatan Trowulan.

“Saya selaku Caleg juga, bersama dengan Caleg nomor 1 sama-sama Caleg Partai Demokrat Dapil 3 patut menduga terjadi kecurangan yang masif dan sistematis di Desa Temon. Kebetulan Caleg nomor 2 ini, (Ade Ria Suryani) memang dari Desa Temon,” ungkap Caleg dari Partai Demokrat Dapil 3 Nomor urut 3, Ananda Ubaid Sihabuddin Argi.

Selain itu, Caleg Partai Demokrat Dapil 3, Ade Ria Suryani merupakan istri dari Kades Temon, Sunardi. Kades selaku suami dari Caleg tersebut berperan aktif dan masif dalam memobilisasi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk melakukan penghitungan surat suara lebih cepat.

“Lebih cepat itu gimana? Contoh, TPS lain penghitungan mulai dari Presiden lebih dahulu, kemudian DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Tapi yang terjadi di sana, dibalik. Presiden, DPD langsung DPRD Kabupaten dan yang kita temukan berdasarkan saksi di sana cara penyampaian, cara pembacaan berbeda,” katanya.

Caleg Ananda Ubaid mencontohkan, saat surat suara tercoblos di Caleg nomor 1 namun disampaikan untuk Caleg Partai Demokrat nomor 2, Ade Ria Suryani. Dengan pembacaan surat suara seperti tersebut dipastikan suara di TPS tersebut untuk caleg lain hilang semua karena semua disampaikan untuk Caleg Demokrat nomor urut 2.

“Contoh yang dicoblos nomor 1, bilangnya nomor 2. Apapun partainya yang dibilang seperti itu, 14-2, 14-2 (Demokrat-Ade Ria Suryani) seperti itu berdasarkan keterangan saksi yang di lapangan. Ya dipastikan hilang semua (suara caleg lain). Seperti di TPS 17, dari DPT sebanyak 272, ditemukan 2 meninggal dunia, tinggal 270 pemilih,” katanya.

Dari 270 DPT, lanjut Ubaid, semua datang ke TPS dan perolehan Caleg Demokrat nomor urut 2 sebanyak 265 suara. Hanya ada lima suara sisa di partai lain. Jumlah perolehan suara tersebut dibandingkan perolehan suara Pemilihan Presiden dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) masih ada surat suara tidak sah.

“Apakah mungkin hanya di DPRD Kabupaten tidak ada suara yang tidak sah? Kita sudah konfirmasi ke KPU, apakah mungkin satu TPS bisa nyoblos semua dan tidak ada yang tidak sah. Bisa mungkin? Caranya gimana? Ya dengan penyuluhan setiap hari karena setiap orang berbeda penangkapannya. 0 (suara Ubaid di TPS tersebut). Saya ada orang dan saksi di sana,” ujarnya.

Selain di TPS 17, pihaknya juga menemukan adanya kecurangan di TPS 12 dan 15 Dusun Botok Palong serta TPS 16 Dusun Pelem, Desa Temon. Di TPS 12, ada bukti pencoblosan tapi tidak suara sah untuk dirinya. Dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 257 pemilih, Caleg nomor urut 1 mendapatkan dua suara, Caleg nomor urut 2 mendapatkan 210 suara dan ia tidak mendapatkan suara.

“TPS 15, dari DPT sebanyak 241 pemilih, nomor urut 1 mendapatkan 2 suara, nomor urut 2 mendapatkan 187 suara dan nomor urut 3 mendapatkan 2 suara. Padahal ada lima orang yang menyampaikan nyoblos nomor 3. Di TPS 16 juga seperti itu, DPT 253, nomor urut 1 mendapatkan 1 suara, nomor urut 2 mendapatkan 224 suara dan nomor urut 3 hanya 1 suara padahal ada 20 orang yang ngaku nyoblos nomor 3,” jelasnya.

Dengan temuan tersebut dirinya bersama Caleg Demokrat Dapil 3 nomor urut 1, Surasa melaporkan ke Panwascam Trowulan. Karena pihaknya menduga adanya kecurangan terjadi selama proses pemungutan suara di empat TPS di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto tersebut, yakni suara hilang dan keterlibatan Kades Temon.

“Kecurigaan ke situ, Bawas, KPPS dan Kades terlibat. Ini tadi sudah kita sampaikan ke Panwascam Trowulan terkait dugaan hilangnya suara dan keterlibatan Kades aktif yang merupakan suami dari Caleg Demokrat nomor urut 2 dan kami sudah diberikan tanda bukti penerimaan laporan dari Panwascam Trowulan,” tegasnya.

Sementara itu, kuasa hukum Caleg Demokrat nomor urut 3, Agung Maulana Husaen menambahkan, jika pihaknya menemukan kejanggalan terkait proses pemungutan suara di Kabupaten Mojokerto yakni di Dapil 3, khususnya di Desa Temon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami menemukan kejanggalan-kejanggalan yang sangat masif seperti temuan tidak masuk akal,” tambahnya.

Agung menjelaskan, pemungutan suara di Desa Temon ada peran serta Kades Temon yang merupakan suami dari Caleg Demokrat nomor urut 2. Berdasarkan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, bahwa Kepala Desa tidak boleh atau dilarang turut serta melakukan kampanye atau memihak salah satu Caleg tertentu. (ikn/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri membuka pendaftaran Peruri Chip Hackathon 2026 bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.
Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang-gudang milik Perum Bulog sudah tidak mampu lagi menampung stok beras nasional yang kini mencapai 4,8 juta ton. Bulog harus menyewa gudang swasta untuk menampung cadangan beras tersebut.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, peraih medali emas angkat besi putra kelas 75 kilogram di Asian Games 2026 dan pemecah rekor dunia.
18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.
Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

AirNav Indonesia mendorong penguatan ekonomi lokal melalui program revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta.
Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Lifter Indonesia yakni Rahmat Erwin Abdullah, berhasil meraih medali emas pada cabor angkat besi kelas 75kg Asian Games 2026 pada hari ini, Sabtu 26 September.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT