GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Penyebab Kematian Jiono Bukan Kecelakaan, Namun dari Penganiayaan hingga Berujung Maut

Penyidik Satreskrim Polres Ponorogo, telah melakukan serangkaian penyelidikan terkait dugaan kasus penganiayaan hingga berujung tewasnya Jiono warga Ponorogo.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 23 Mei 2024 - 18:44 WIB
Keluarga Jiono (42) warga Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo
Sumber :
  • tvOne - aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com — Penyidik Satreskrim Polres Ponorogo, telah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan kasus penganiayaan hingga berujung tewasnya Jiono (42) warga Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.

Bahkan setelah mendapat laporan dari pihak keluarga, polisi yang dampingi team Forensik dari RS Bhayangkara Kediri, telah melakukan pembongkaran makam korban Jiono di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Poko, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyidikan Unit Satu Pidana Umum Satreskrim Polres Ponorogo, juga telah menetapkan satu orang tersangka, dan memeriksa 4 orang saksi lainnya yang statusnya bisa berubah.

“Satu orang sudah kita amankan dan telah ditetapkan tersangka. Dan 4 orang saksi salah satunya remaja di bawah umur,” terang Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Pradana, saat dikonfirmasi sejumlah media.

Satu orang warga Desa Ngumpul, Kecamatan Bolong berinisial SU (31) yang merupakan teman sekaligus tetangga korban ditetapkan menjadi tersangka utama. Sedangkan 4 orang lainnya masih dalam proses pemeriksaan lanjutan dengan melibatkan unit perlindungan anak dan perempuan (UPPA), karena ada satu saksi yang masih di bawah umur.

AKP Ryo Pradana menjelaskan kronologi singkatnya, kejadian bermula mereka mabuk miras. Kemudian terlibat cekcok, hingga menimbulkan sakit hati tersangka. Akhirnya terjadi perkelahian, karena mabuk berat akibat pengaruh alkohol, korban yang terkena pukulan akhirnya tumbang dan tewas. Karena panik mengetahui korbannya tewas, 1 tersangka dan 4 saksi itu kemudian merekayasa. Membuat laporan palsu bahwa korban meninggal dunia karena kecelakaan tunggal.

“Keluarga juga percaya saja. Karena korban sering jatuh begitu ya dikira memang ada kecelakaan tunggal,” jelasnya kepada sejumlah media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selang 40 hari pemakaman korban, pihak keluarga yang awalnya menerima kondisi tersebut akhirnya mulai curiga atas kematian Jiono, karena pihak keluarga tidak mendapatkan bekas kecelakaan pada kendaraan korban dan masih utuh, apalagi terdengar desas desus warga sebelum korban meninggal dunia, korban sempat cekcok dengan temannya. Bahkan teman teman korban yang membuat laporan kecelakaan tunggal menunjukan gelagat mencurigakan dan ketakutan.

“Pihak keluarga melaporkan kejanggalan kematian salah satu anggota keluarganya beberapa waktu lalu,” jelas Kasat Reskrim.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sampah Menggunung di Tambora, DPRD DKI Desak DLH segera Benahi Pengelolaan

Sampah Menggunung di Tambora, DPRD DKI Desak DLH segera Benahi Pengelolaan

DPRD DKI mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar mengambil langkah konkret terkait permasalahan sampah, terutama di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat (Jakbar)
Efek Domino Tahanan Rumah Yaqut: Deretan Terdakwa Ikut Ajukan, Isu Tekanan Politik Mencuat

Efek Domino Tahanan Rumah Yaqut: Deretan Terdakwa Ikut Ajukan, Isu Tekanan Politik Mencuat

Polemik status tahanan Yaqut memicu sorotan publik, KPK minta maaf di tengah dugaan kejanggalan dan tekanan politik.
Daop 1 Mencatat 50 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta Pada H+6 Lebaran

Daop 1 Mencatat 50 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta Pada H+6 Lebaran

PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat, sebanyak puluhan ribu penumpang tiba di Jakarta melalui sejumlah stasiun, Jumat (27/3/2026).
Betapa Kagetnya Kakek Penjual Cincau Ini Diberi Modal Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi di Tengah Jalan

Betapa Kagetnya Kakek Penjual Cincau Ini Diberi Modal Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi di Tengah Jalan

Kakek 73 tahun, seorang penjual cincau di Jawa Barat kaget tiba-tiba diberi modal Rp10 juta oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di tengah jalan. Ini kisahnya.
Jejak Bisnis dan Kekayaan Samin Tan: Dari Raja Batu Bara hingga Tersangka Kasus Tambang

Jejak Bisnis dan Kekayaan Samin Tan: Dari Raja Batu Bara hingga Tersangka Kasus Tambang

Deretan bisnis dan kekayaan Samin Tan, konglomerat batu bara Indonesia yang pernah masuk daftar Forbes kini jadi tersangka kasus tambang Kalteng.
Lampaui STY hingga Kluivert, Herdman Langsung Ukir Sejarah di Laga Perdana Timnas Indonesia

Lampaui STY hingga Kluivert, Herdman Langsung Ukir Sejarah di Laga Perdana Timnas Indonesia

John Herdman langsung mencatatkan debut manis bersama Timnas Indonesia saat menghadapi Saint Kitts and Nevis pada semifinal FIFA Series 2026 di Stadion GBK ...

Trending

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Hajar Saint Kitts 4-0, Kirim Pesan Tegas Jelang Final Vs Bulgaria

Reaksi Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Hajar Saint Kitts 4-0, Kirim Pesan Tegas Jelang Final Vs Bulgaria

Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir apresiasi tim, namun ingatkan Garuda tetap fokus.
Janji John Herdman Usai Timnas Indonesia Pesta Gol: 4 Tahun Lagi, Skuad Garuda Pasti Main di Piala Dunia!

Janji John Herdman Usai Timnas Indonesia Pesta Gol: 4 Tahun Lagi, Skuad Garuda Pasti Main di Piala Dunia!

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tegaskan bahwa ambisi besar tengah dibangun bersama skuad Garuda dalam beberapa tahun ke depan yakni lolos Piala Dunia.
Media Vietnam Seolah Tak Percaya Timnas Indonesia Langsung Diguyur Hadiah oleh FIFA Cuma Gegara Bantai Saint Kitts

Media Vietnam Seolah Tak Percaya Timnas Indonesia Langsung Diguyur Hadiah oleh FIFA Cuma Gegara Bantai Saint Kitts

Media Vietnam kaget Timnas Indonesia dapat hadiah dari FIFA. Hasil atas Saint Kitts & Nevis pada FIFA Series 2026 buat ranking FIFA Garuda naik ke posisi 120.
Tak Habis Pikir dengan John Herdman, Media Vietnam Jadi Ketar-ketir Lihat Timnas Indonesia Mendadak Tampil Ganas di FIFA Series

Tak Habis Pikir dengan John Herdman, Media Vietnam Jadi Ketar-ketir Lihat Timnas Indonesia Mendadak Tampil Ganas di FIFA Series

Nama Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan publik Asia Tenggara setelah tampil luar biasa di FIFA Series. Media Vietnam ketar-ketir skuad Garuda menggila.
Pelatih Saint Kitts and Nevis Takjub Atmosfer GBK, Tetap Salut Meski Disikat 4 Gol oleh Timnas Indonesia

Pelatih Saint Kitts and Nevis Takjub Atmosfer GBK, Tetap Salut Meski Disikat 4 Gol oleh Timnas Indonesia

Pelatih St. Kitts dan Nevis, Marcelo Serrano, memuji atmosfer GBK meski timnya kalah 4-0 dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
FIFA hingga 433 Kompak Soroti Brace Beckham Putra saat Timnas Indonesia Libas Saint Kitts and Nevis

FIFA hingga 433 Kompak Soroti Brace Beckham Putra saat Timnas Indonesia Libas Saint Kitts and Nevis

Dua gol Beckham Putra ketika Timnas Indonesia libas Saint Kitts and Nevis di FIFA Series semalam mendapat pengakuan dunia hingga mendapat reaksi fans bola luar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT