News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imigrasi Surabaya Gagalkan Upaya Jual Ginjal Ilegal ke India, Lima WNI Diamankan

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya yang bekerja sama dengan personel Lanudal Juanda berhasil menggagalkan upaya 5 Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak menjual ginjal mereka secara ilegal ke India
Senin, 11 November 2024 - 15:09 WIB
Imigrasi Surabaya Gagalkan Upaya Jual Ginjal Ilegal
Sumber :
  • tvOne - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya yang bekerja sama dengan personel Lanudal Juanda berhasil menggagalkan upaya 5 Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak menjual ginjal mereka secara ilegal ke India. Insiden ini terungkap setelah pemeriksaan ketat di Terminal 2 Bandara Juanda.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya, Ramdhani, mengungkapkan bahwa pengakuan awal seorang penumpang memicu kecurigaan petugas. Di mana seorang WNI yang berencana menggunakan penerbangan pesawat Malindo Air dengan nomor flight OD353 dengan tujuan Surabaya-Kuala Lumpur, serta penerbangan lanjutan dengan nomor flight OD205 rute Kuala Lumpur-Delhi  terdapat kejanggalan ketika dilakukan pemeriksaan awal di konter keberangkatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika tiba di pemeriksaan awal di konter keberangkatan, tim kami merasa curiga dengan WNI tersebut. Karena keterangan yang disampaikan oleh WNI tersebut banyak kejanggalan. WNI ini mengaku hendak berobat, namun banyak informasi yang tidak sinkron dari data yang mereka miliki," kata Ramdhani.

Menurut Ramdhani, setelah pemeriksaan lebih lanjut, terungkap bahwa bukan hanya satu, melainkan lima orang yang diduga terlibat dalam skema transplantasi ginjal ilegal.

Diketahui, kelima individu yang terduga pelaku dugaan transplansi dan jual beli organ ginjal manusia secara ilegal yakni AFH (31) asal Sidoarjo, AWSR (28) asal Sidoarjo, RAHM (29) asal Malang, MBA (29), dan NIR (28) asal Sukoharjo. 

"Si AFH dan istrinya ASWR mengaku kepada kami berencana bepergian dengan dalih pengobatan penyakit kulit. Namun, dokumen medis yang dimiliki ternyata mengarah pada pemeriksaan urologi dan transplantasi ginjal," ungkapnya. 

Penyelidikan mengungkapkan bahwa kelima WNI ini bukan pelaku tunggal, tetapi bagian dari jaringan terstruktur yang memanfaatkan platform digital untuk memfasilitasi transaksi.

"Kami menemukan komunikasi digital yang menunjukkan keterlibatan perantara dan pendonor, serta penggunaan media sosial untuk mencari korban baru," tambah Ramdhani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih mengejutkan lagi, salah satu dari mereka mengakui pernah terlibat dalam transaksi serupa di masa lalu.

"Salah satu pelaku bahkan mengaku sudah menjual ginjalnya sendiri dan aktif sebagai perekrut yang mencari pendonor melalui media sosial," jelas Ramdhani.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pernah Hampir Direkrut Bojan Hodak, Persib Antisipasi 2 Sosok Pemain Asing Bhayangkara FC

Pernah Hampir Direkrut Bojan Hodak, Persib Antisipasi 2 Sosok Pemain Asing Bhayangkara FC

Kedua pemain asing ini didatangkan Bhayangkara di jendela transfer paruh musim. Henry Doumbia direkrut dari PDRM FC dan Moussa Sidibe dipinjam dari Johor Darul Takzim.
Bursa Transfer Juventus: Eks Penyerang Nakal Manchester United Masuk Radar Bianconeri Lagi, Satu Pemain Jadi Tumbal

Bursa Transfer Juventus: Eks Penyerang Nakal Manchester United Masuk Radar Bianconeri Lagi, Satu Pemain Jadi Tumbal

Mantan penyerang Manchester United, Mason Greenwood, dilaporkan kembali masuk radar Juventus menjelang bursa transfer musim panas. Si Nyonya Tua bisa mengajukan pemain sebagai alat tukar.
Kisah Korban Selamat Kecelakaan Kereta di Bekasi, Kabari Teman Lewat Smartwatch

Kisah Korban Selamat Kecelakaan Kereta di Bekasi, Kabari Teman Lewat Smartwatch

Afna Regita (29) menjadi salah satu korban selamat dalam insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026).
KPK Periksa Suami Bupati Pekalongan, Aliran Dana Rp19 Miliar Terungkap di Kasus Pengadaan

KPK Periksa Suami Bupati Pekalongan, Aliran Dana Rp19 Miliar Terungkap di Kasus Pengadaan

KPK periksa suami Fadia Arafiq, Mukhtaruddin, terkait kasus pengadaan Pekalongan. Aliran dana Rp19 miliar diduga dinikmati keluarga.
Lando Norris Sebut Kondisi Mercedes yang Mendominasi di Awal Musim Bisa Bantu McLaren Menjuarai F1 2026

Lando Norris Sebut Kondisi Mercedes yang Mendominasi di Awal Musim Bisa Bantu McLaren Menjuarai F1 2026

Juara bertahan, Lando Norris, berharap persaingan dua driver Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli, membantu peluang McLaren untuk bisa menang di F1 2026.
Vietnam Resmi Naturalisasi Striker Asing Jelang Piala AFF 2026, Jadi Kekuatan Baru di Lini Serang Kim Sang-sik

Vietnam Resmi Naturalisasi Striker Asing Jelang Piala AFF 2026, Jadi Kekuatan Baru di Lini Serang Kim Sang-sik

Geovane Magno resmi diumumkan menyandang titel pemain Vietnam ketika klubnya, Nanh Binh mengumumkan pada Rabu (29/4/2026). 

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT