GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Video Bocah SD di Jember "Mabuk Berat" Usai Pesta Miras

Viral video bocah 12 tahun diduga menjadi korban bullying di Jember. Video yang diunggah akun instagram @Jemberawsome tersebut berdurasi 55 detik. 
Rabu, 22 Januari 2025 - 12:24 WIB
Video Bocah SD "Mabuk Berat" Usai Pesta Miras
Sumber :
  • tim tvone - sinto sofiadin

Jember, tvOnenews.com - Viral video bocah 12 tahun diduga menjadi korban bullying di Jember. Video yang diunggah akun instagram @Jemberawsome tersebut berdurasi 55 detik. 

Tampak di video bocah tersebut terkapar tak berdaya di atas rumput kemudian sejumlah remaja menginjak-injak bocah tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kronologi kejadian ketika korban yang masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar ini bermain bersama sejumlah remaja yang duduk di bangku SMA. Mereka kemudian meminum es teh yang dioplos minuman keras. Alhasil, bocah tersebut mabuk dan tidak sadarkan diri. 

Teman-teman korban pun panik dan membawa korban ke air terjun untuk menyadarkan korban, namun upaya tersebut gagal. 

Korban pun kemudian dibawa ke lapangan dan teman-teman korban menginjak-injaknya.  

Aksi para teman sepermainan ini pun direkam salah satu teman korban. 

Dalam rekaman video, korban tampak mengigau, korban meminta pertolongan kepada ayahnya yang sudah meninggal. Dan perekam video ini mengucapkan kata kata yang tidak pantas kepada korban, yakni 'kobbur bik pak en lah nyaman' atau dalam bahasa Indonesia (dikubur sama ayahnya enak).

Viralnya video ini banyak ditanggapi oleh netizen yang empati bahkan mengecam aksi bullying yang dilakukan oleh anak di bawah umur.

@nenny1525 berkomentar "Iki jelas kriminal, ojok ngomong di bawah umur, wong tuone Yo kudu dipanggil pisan iku. Kok Yo iso kelakuane anake sampek koyok ngunu, kawal sampek klambi oren,".

@aji_taat_pribadi sambil emosi berkomentar "gowoen Rene pelakune, tak idek idek ndase".

@yahya_utsman bahkan berkomentar dengan memberi tag pada akun presiden @Prabowo dan partainya @Gerindra.

Video viral ini telah mendapatkan 573 like, 236 komentar dan 81 diteruskan. 

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kasat reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengatakan telah memeriksa sejumlah remaja yang ada di dalam video. Dari hasil penyelidikan, dugaan sementara tidak ada aksi bullying yang tampak dalam video. 

"Dalam video tampak korban diinjak-injak itu karena teman korban berusaha menyadarkan korban, " terang Angga. 

Pasalnya, usai 'diinjak' korban muntah dan kondisinya mulai membaik. 

"Awalnya kita dapat laporan dari keluarga korban jika korban usai meminum es teh, korban tidak sadarkan diri," tambah Angga. 

Selanjutnya, polisi langsung melakukan penyelidikan dan hasil penyelidikan bahwasannya korban bersama teman-temannya iuran membeli minuman keras. 

Kemudian minuman keras tersebut dicampur dengan es teh. 

"Menurut pengakuan teman korban, korbanlah yang paling banyak iuran uang dan juga paling banyak minum es teh tersebut hingga akhirnya tidak sadarkan diri," terang Angga. 

Angga menegaskan tidak ada tindakan bullying dalam kasus ini. Teman-teman korban hanya berusaha menyadarkan korban dari pingsannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, polisi akan memburu penjual minuman keras yang dibeli korban bersama teman-temannya. 

"Kita akan tindak lanjuti siapa penjual minuman keras yang menjual mirasnya kepada anak di bawah umur, " tandas Angga. (sss/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Undang Pengusaha AS untuk Berbisnis dan Berinvestasi di Indonesia, Prabowo: Kami Kompetitif, Kami Atraktif

Undang Pengusaha AS untuk Berbisnis dan Berinvestasi di Indonesia, Prabowo: Kami Kompetitif, Kami Atraktif

Presiden RI Prabowo Subianto mengundang pengusaha-pengusaha AS untuk berbisnis dan berinvestasi di Indonesia.
Gaji Dipotong Lebih Besar? Respons Tegas Purbaya Usai IMF Bahas Kenaikan Pajak Penghasilan Karyawan

Gaji Dipotong Lebih Besar? Respons Tegas Purbaya Usai IMF Bahas Kenaikan Pajak Penghasilan Karyawan

Kebijakan perpajakan disebut tetap dijaga stabil hingga kondisi ekonomi domestik dinilai cukup kuat.
Stok Menipis, Harga Cabai dan Bawang Merah di Pasar Induk Kramat Jati Merangkak Naik

Stok Menipis, Harga Cabai dan Bawang Merah di Pasar Induk Kramat Jati Merangkak Naik

Pedagang cabai, Andi (35), mengungkapkan harga cabai merah besar kini menyentuh Rp40.000 per kilogram (kg) setelah mengalami kenaikan bertahap.
Al Nassr Lolos Babak 8 Besar ACL Two, Jorge Jesus Ngedumel: Mereka Tidak Menghargai Turnamen Ini

Al Nassr Lolos Babak 8 Besar ACL Two, Jorge Jesus Ngedumel: Mereka Tidak Menghargai Turnamen Ini

Usai laga melawan Arkadag, Jorge Jesus memberikan pernyataan menarik dalam konferensi pers. Pelatih itu mengkritisi ketidakhadiran para penggemar Al Nassr.
Jangan Cemas, 69 Halte Transjakarta Ini Sediakan Mushalla

Jangan Cemas, 69 Halte Transjakarta Ini Sediakan Mushalla

Berbagai koridor utama dan titik integrasi strategis PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah disediakan mushalla agar penumpang Muslim tetap dapat menunaikan ibadah shalat di sela perjalanan
Gempa Hari Ini 19 Februari 2026: Buol Sulawesi Tengah Diguncang Gempa Magnitudo 5,7, Kedalaman 10 Kilometer

Gempa Hari Ini 19 Februari 2026: Buol Sulawesi Tengah Diguncang Gempa Magnitudo 5,7, Kedalaman 10 Kilometer

Gempa hari ini 19 Februari 2026 mengguncang Buol, Sulawesi Tengah, dengan kekuatan Magnitudo 5,7.

Trending

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Bolehkah menghirup inhaler saat puasa? Begini penjelasan Ustaz Abdul Somad.
Tujuh Rumah Hancur Akibat Ledakan Hebat Petasan di Situbondo, Seorang Tewas dan Lima Lainnya Luka-luka

Tujuh Rumah Hancur Akibat Ledakan Hebat Petasan di Situbondo, Seorang Tewas dan Lima Lainnya Luka-luka

Ledakan hebat terjadi di salah satu rumah warga di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatana Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Rabu (28/2/2026) siang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT