News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persingkat Jarak Tempuh Pelanggan, Kereta Api Berlakukan Grafik Perjalanan Mulai 1 Februari 2025

Mulai 1 Februari 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mulai memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025.
Rabu, 22 Januari 2025 - 17:19 WIB
PT KAI berlakukan GAPEKA 2025, untuk mempersingkat jarak tempuh perjalanan pelanggan di Probolinggo
Sumber :
  • m syahwan

Probolinggo, tvOnenews.com - Mulai 1 Februari 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mulai memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025. Dampak positif dari pemberlakukan Gapeka 2025, waktu perjalanan kereta api menjadi semakin singkat. Total waktu tempuh yang bisa di hemat mencapai 445 menit sehari. 

“Salah satu yang sangat dirasakan manfaatnya oleh para pelanggan dengan pemberlakukan Gapeka 2025 adalah dari sisi efisiensi waktu perjalanan KA. Dengan kondisi prasarana yang semakin baik membuat batas kecepatan kereta api bertambah, sehingga membuat waktu tempuh sejumlah perjalanan KA menjadi semakin singkat,” kata Manager Hukum dan Humasda KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, Rabu (22/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu sejumlah KA mengalami percepatan waktu tempuh, contohnya KA Pandalungan relasi Jember–Gambir, bila sebelumnya lama perjalanan 13 jam 45 menit, menjadi 12 jam 30 menit, atau lebih cepat 75 menit sampai tujuan. Begitu juga arah sebaliknya relasi Gambir–Jember yang perjalanannya lebih cepat 95 menit dari sebelumnya 14 jam 40 menit menjadi 13 jam 5 menit.

"Batas kecepatan akan terjadi pada lintas antara Stasiun Jember–Stasiun Malasan, semula kereta api melintas di situ dengan kecepatan tertinggi 80 km/jam, dengan pemberlakukan Gapeka 2025 kecepatan tertinggi menjadi 100 km/jam. Begitu juga pada lintas Stasiun Leces–Stasiun Pasuruan, bila saat ini kecepatan kereta api maksimal 90 km/jam, mulai 1 Februari 2025, kecepatan kereta api pada lintas tersebut mencapai 120 km/jam," terangnya.

Pada saat pemberlakukan Gapeka 2025, KAI juga juga akan menambahkan layanan pada lintas Ketapang–Malang dengan dijalankannya KA Ijen Ekspres. Jika saat ini pada lintas tersebut hanya dilayani oleh KA Tawangalun dengan kelas ekonomi bersubsidi, mulai 1 Februari dengan beroperasinya KA Ijen Ekspres akan bertambah layanannya dengan adanya kelas eksekutif dan ekonomi yang menggunakan sarana New Generation.

“Bertambahnya layanan pada lintas Banyuwangi–Malang dengan adanya KA Ijen Ekspres, diharapkan dapat turut meningkatkan pariwisata di sepanjang daerah yang dilaluinya,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan percepatan waktu tempuh perjalanan KA dan adanya KA Ijen Ekspres, sejumlah jadwal perjalanan kereta api juga mengalami penyesuaian. Bagi masyarakat yang telah memesan tiket untuk keberangkatan mulai 1 Februari 2025 dan seterusnya, KAI Daop 9 Jember mengimbau untuk memeriksa kembali jam keberangkatan KAnya yang tertera pada tiket.

“Pastikan kembali jadwal keberangkatan KA yang akan digunakan, luangkan waktu datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari ketinggalan KA yang akan digunakan,” pungkasnya. (msn/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Hector Souto Optimistis! Timnas Futsal Indonesia Disebut Bisa Tumbangkan Jepang di Semifinal

Hector Souto Optimistis! Timnas Futsal Indonesia Disebut Bisa Tumbangkan Jepang di Semifinal

Timnas futsal Indonesia mencetak sejarah baru di ajang Piala Asia Futsal 2026 setelah berhasil melangkah ke babak semifinal.
Siapakah Jeffrey Epstein? Dalang Dibalik Ramainya Kasus Epstein Files yang Menyeret Sejumlah Tokoh Dunia

Siapakah Jeffrey Epstein? Dalang Dibalik Ramainya Kasus Epstein Files yang Menyeret Sejumlah Tokoh Dunia

Jeffrey Epstein belakangan ini jadi sorotan dunia setelah Kementerian Kehakiman Amerika Serikat merilis arsip sebanyak 3 juta halaman dengan nama Epstein File
Tantangan Adik Denada Soal Ayah Biologis Ressa Dibalas Pedas: Ibunya Aja Nggak Ngakuin!

Tantangan Adik Denada Soal Ayah Biologis Ressa Dibalas Pedas: Ibunya Aja Nggak Ngakuin!

Tantangan adik Denada, Enrico Tambunam kepada pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologis dibalas pedas oleh kuasa hukumnya, Ronald Armada.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT