News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mabuk-mabukan dan Bawa Sajam, Belasan Gangster Cilik di Gresik Ditangkap Polisi

Terlibat aksi mabuk-mabukan dan kedapatan membawa senjata tajam (Sajam), sebanyak 13 kawanan gangster yang merupakan anak baru gede (ABG) terpaksa berurusan dengan tim Raimas Kalamunyeng Satsamapta Polres Gresik.
Senin, 17 Februari 2025 - 13:11 WIB
Belasan Gangster Cilik di Gresik Ditangkap Polisi
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com - Terlibat aksi mabuk-mabukan dan kedapatan membawa senjata tajam (Sajam), sebanyak 13 kawanan gangster yang merupakan anak baru gede (ABG) terpaksa berurusan dengan tim Raimas Kalamunyeng Satsamapta Polres Gresik.

Selain diduga terafiliasi dengan aktivitas gangster, seperti tawuran yang meresahkan masyarakat, upaya pengamanan ini untuk menciptakan situasi kondusif di wilayah hukum Gresik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belasan remaja yang masih bau kencur itu diamankan di dua TKP berbeda. Terbaru, pada Minggu (16/2) dini hari, Satsamapta Polres Gresik menggulung 7 remaja di kawasan Simpang 3 Kecamatan Cerme

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 1.00 WIB. Petugas menyita senjata tajam yakni 1 clurit berukuran besar dan 1 pedang. Mirisnya lagi, para gangster cilik itu masih berusia sangat belia, yakni belasan tahun.

“Mereka yang kami amankan rata-rata masih berusia 13-14 tahun. Saat diamankan mereka sedang berkumpul di depan toko wilayah Cerme dalam kondisi mabuk miras,” ujar Kasatsamapta Polres Gresik AKP Heri Nugroho pada awak media

Aksi mabuk-mabukan itu dibuktikan dengan satu buah botol miras yang sudah habis dikonsumsi. Kuat dugaan, para pemuda tanggung itu hendak menggelar aksi tawuran dengan kelompok lainnya.

Masih menurut AKP Heri, seluruh remaja itu menggunakan kaos bergambar kelompok gangster tertentu.

“Kami amankan ke Mapolres Gresik untuk pemeriksaan dan pembinaan lebih lanjut,” tambahnya.

Pada sehari sebelumnya, tim unit Raimas Kalamunyeng  mengamankan 6 remaja di wilayah Kota Baru Driyorejo (KBD). Dari tangannya, petugas menyita 2 atribut bendera dan besi panjang yang runcing.

Sempat terjadi aksi kejar-kejaran, lantaran mereka berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Aktivitas kelompok gangster ini pun sangat meresahkan masyarakat. Mereka diseret ke kantor polisi untuk memberikan efek jera.

Terpisah, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan akan terus gencar melakukan patroli guna menjaga kondusifitas kamtibmas. Para orang tua diajak untuk menjaga pergaulan anaknya, terutama agar tidak beraktivitas di luar rumah di atas pukul 22.00 WIB.

“Apabila masyarakat mengetahui atau menemukan kejadian yang berpotensi terjadinya tindak pidana, segera laporkan ke Polsek terdekat atau melalui call center Lapor Pak Kapolres Cak Roma,” ungkap AKBP Rovan Richard Mahenu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam imbauannya, Alumnus Akpol 2006 itu meminta masyarakat agar segera melaporkan segala potensi tindak pidana. Baik melalui call center 112, hotline Lapor Kapolres Gresik, maupun Polsek terdekat.

Rovan menegaskan bahwa patroli terus akan terus dilakukan secara berkala. Khususnya pada wilayah rawan kriminalitas dan kawasan perbatasan. Harapannya dengan patroli rutin bisa menciptakan Gresik yang aman dan tenteram, kondusif.(mhb/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT