News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Hektar Lahan Milik Petani Padi Terancam Gagal Panen, Akibat Dugaan Pencemaran Limbah Kimia Pabrik

Puluhan hektar lahan petani Desa Bakalan Wringinpitu, Balongbendo, Sidoarjo, terancam gagal panen, akibat dugaan pencemaran limbah kimia pabrik
Rabu, 19 Februari 2025 - 13:51 WIB
dugaan pencemaran limbah kimia pabrik
Sumber :
  • tim tvone - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Puluhan hektar lahan milik petani Desa Bakalan Wringinpitu, Balongbendo, Sidoarjo, terancam gagal panen akibat dugaan pencemaran limbah kimia pabrik yang menyebar ke sawah mereka. 

Hal ini karena limbah kimia tersebut telah menyebabkan air sawah menjadi tercemar dan tanaman padi menjadi rusak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu petani, Sadikin, menduga pencemaran limbah kimia ke satu hektar lahan pertanian tersebut telah terjadi selama beberapa hari, dan telah menyebabkan tanaman mereka layu dan menghitam sehingga menimbulkan kerugian bagi petani.

"Kayaknya limbah kimia itu terciprat dan menyebar melalui udara, karena lokasi pabrik berdekatan dengan lahan pertanian. Kami khawatir bahwa kami tidak akan dapat memanen padi kami seperti biasanya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Bakalan Wringinpitu Balongbendo, Sidoarjo, Nanang Hekso Sunaryo, berjanji menangani masalah dugaan pencemaran limbah kimia tersebut dan memastikan bahwa petani dapat memanen padi mereka dengan aman. 

Menurutnya, petani merasa khawatir jika kerugian yang terjadi tidak dapat diperbaiki. Atas hal itu, pihaknya telah menjembatani petani untuk menerima sejumlah kompensasi kerugian dari pabrik kimia tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami memastikan bahwa petani dapat memanen padi dengan aman. Petani tidak ingin kehilangan hasil panen kami akibat dugaan pencemaran limbah pabrik tersebut," ungkapnya.

Nanang menegaskan pencemaran limbah pabrik tersebut telah menjadi masalah yang serius bagi petani di Desa Bakalan Wringinpitu dan memerlukan perhatian yang serius dari pemerintah agar masalah tersebut tak terulang kembali. (khu/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik

Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik

Pemerintah Kabupaten Bogor langsung mengambil langkah sigap merespons dugaan keracunan makanan yang menimpa 481 siswa dari SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga. 
Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah

Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah

Kimi Antonelli semakin dekat dengan gelar juara dunia F1 2026 setelah memenangi Grand Prix Amerika Serikat. Pembalap Mercedes itu hanya membutuhkan dua poin.
Tawuran Salah Sasaran di Makassar: Anggota TNI Dipanah, Tujuh Remaja Pelakunya Terancam 9 Tahun Penjara

Tawuran Salah Sasaran di Makassar: Anggota TNI Dipanah, Tujuh Remaja Pelakunya Terancam 9 Tahun Penjara

Polrestabes Makassar mengambil tindakan tegas terhadap maraknya aksi tawuran yang meresahkan warga. 
An Se-young Tak Terbendung, 10 Gelar Dikantongi Sepanjang 2026: Terasa Luar Biasa

An Se-young Tak Terbendung, 10 Gelar Dikantongi Sepanjang 2026: Terasa Luar Biasa

An Se-young kembali ke Korea Selatan dengan membawa 10 gelar sepanjang musim 2026 setelah menjuarai Denmark Open dan French Open secara beruntun. Bidik rekor.
Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak

Trending

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah

Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah

Kimi Antonelli semakin dekat dengan gelar juara dunia F1 2026 setelah memenangi Grand Prix Amerika Serikat. Pembalap Mercedes itu hanya membutuhkan dua poin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT