News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebulan Tak Ada Kabar dari Kamboja, Ibu di Banyuwangi Cari Keberadaan Anaknya

Sebulan ini, Sulastri, warga Sukowidi, Kalipuro, mencari kepastian kabar Rizal Sampurna (30) putra tunggalnya yang dikabarkan meninggal dunia di Kamboja.
Senin, 14 April 2025 - 15:13 WIB
Ibu di Banyuwangi Mencari Keberadaan Anaknya
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Sudah sebulan ini, Sulastri (50), warga Lingkungan Sukowidi, Kecamatan Kalipuro, mencari kepastian kabar Rizal Sampurna (30) putra tunggalnya yang dikabarkan meninggal dunia di Kamboja.

Tidak mendapat kepastian kabar anak semata wayangnya itu, Sulastri yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual nasi bungkus ini memohon agar pemerintah Kabupaten Banyuwangi membantu menemukan keberadaan Rizal Saputra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar Rizal meninggal dunia di Kamboja didapat Sulastri dari seorang pria yang berada di Kamboja, 5 April 2025 lalu. Namun, Sulastri tidak diberi kejelasan terkait surat keterangan kematian ataupun foto-foto jenazah putranya.

“Kata orang yang menelpon dari Kamboja, anak saya Rizal meninggal dunia karena jantung dan sesak nafas. Tapi saya minta foto jenazah atau kereta lainnya katanya tidak ada karena sudah diamankan polisi,” terang Sulastri.

Hampir 1 bulan ia menanti bukti dan fakta kematian putranya, namun tak satupun petunjuk yang membuka tabir kebenaran nasib Rizal.  

Rizal Sampurna (30) adalah lulusan sekolah pelayaran Kabupaten Banyuwangi yang mengadu nasib di luar negeri demi memberikan kehidupan yang lebih layak untuk kedua orang tuanya. Sekali saja Rizal mencoba peruntungan sebagai pekerja migran di Kamboja, namun keluarga justru dikejutkan dengan kabar kematiannya.

Saat ini, Sulastri tak bisa berbuat apapun selain mengharap pertolongan dari pemerintah daerah maupun pihak berwenang yang mampu memberikan pertolongan pada kasus anaknya tersebut.

“Kepada Ibu Ipuk Bupati Banyuwangi, Pak Presiden Prabowo, saya minta tolong, tolong bantu cari anak saya yang dikabarkan meninggal di Kamboja, kalau memang sudah meninggal tolong bantu pulangkan jenazah anak saya,” pinta Sulastri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar terakhir yang didapat Sulastri, jasad putranya disimpan di tempat penyimpanan jenazah di daerah Phnom Penh Kamboja. Namun, ia telah meminta bantuan salah seorang saudaranya yang bekerja sebagai TKI juga namun jasad putranya tidak ditemukan di lokasi yang disebutkan.

“Katanya di Yin Take Care Phnom Penh tapi dicari tidak ada dan masih coba kami cari. Tapi, apa daya kami ini tidak punya pengalaman dalam peristiwa seperti ini. Tolong bantu kami, tolong saya menemukan anak saya,” terang Sulastri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata ini Alasan Masa Penahanan Richard Lee Diperpanjang, Polisi: sampai 3 Juni

Ternyata ini Alasan Masa Penahanan Richard Lee Diperpanjang, Polisi: sampai 3 Juni

Kasus Richard Lee kembali mencuat, karena masa penahanannya diperpanjang oleh Kepolisian. Berikut penjelasannya
Menkeu Purbaya Bocorkan Rencana Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta demi Tekan Konsumsi BBM

Menkeu Purbaya Bocorkan Rencana Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta demi Tekan Konsumsi BBM

Pemerintah tengah mematangkan langkah strategis untuk menggenjot penggunaan kendaraan listrik (EV) di tanah air. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dukungan fiskal akan dialokasikan untuk 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit motor listrik pada tahun ini.
Terpopuler Trend: Doktif Ragukan Niat dr Richard Lee Mualaf, hingga Dedi Mulyadi Umumkan Rute Mahkota Binokasih di Bogor

Terpopuler Trend: Doktif Ragukan Niat dr Richard Lee Mualaf, hingga Dedi Mulyadi Umumkan Rute Mahkota Binokasih di Bogor

Doktif secara blak-blakan meragukan niat dr Richard Lee menjadi mualaf. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengumumkan rute Mahkota Binokasih di Bogor
Tak Banyak Bicara, Dedi Mulyadi Langsung Borong Dagangan dan Beri Modal Jutaan untuk Pemuda Sakit Kronis

Tak Banyak Bicara, Dedi Mulyadi Langsung Borong Dagangan dan Beri Modal Jutaan untuk Pemuda Sakit Kronis

​​​​​​​Dedi Mulyadi borong dagangan pemuda sakit kronis dan beri modal hingga Rp4 juta. Kisah haru perjuangan Al ini langsung menyentuh hati publik.
KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpia, dan Parungpanjang akhirnya menggeruduk Kantor Bupati Bogor, di Cibinong, Senin (3/5/2026) menuntut Dedi Mulyadi..
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.

Trending

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Timnas Indonesia U-17 berhasil mengawali Piala Asia U-17 2026 dengan raihan yang positif. Hal ini seakan membungkam keraguan yang sempat disematkan kepada pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT