GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sinergitas Bank Indonesia dan Pemda, Pacu Peningkatan Produksi Telur di Sumenep

Ternak ayam ras petelur menjadi salah satu komoditas yang dibudidayakan secara selektif untuk menghasilkan telur konsumsi.
Minggu, 15 Juni 2025 - 07:11 WIB
Peningkatan Produksi Telur di Sumenep
Sumber :
  • Tim tvone - Tim tvone

Sumenep, tvOnenews.com - Ternak ayam ras petelur menjadi salah satu komoditas yang dibudidayakan secara selektif untuk menghasilkan telur konsumsi. Berbeda dengan ayam ras pedaging, tujuan utama pemeliharaan ayam ras petelur adalah menghasilkan telur dengan jumlah besar dan efisien.

Biasanya, ayam ras petelur mampu memproduksi telur setiap harinya sejak usia empat bulan hingga dua tahun. Artinya, satu ekor ayam petelur mampu memproduksi sebanyak 730 butir telur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebutuhan telur di Jawa Timur terbilang signifikan, mengingat Jawa Timur menjadi produsen telur terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, populasi ayam ras petelur tahun 2024 di Jawa Timur mencapai 131.850.289 ekor. 

Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Peternakan berkomitmen untuk melakukan pendampingan dan pengawasan agar kebutuhan telur di Jawa Timur maupun provinsi-provinsi lain dapat terpenuhi dengan kualitas yang baik.

"Pengawasan dilakukan dengan pengambilan sampel untuk dilakukan pengujian atau dengan melihat hasil pengujian ketika produsen mengirim sampel utk keperluan Nomor Pendaftaran Pakan (NPP). Di samping pengawasan, juga melakukan pembinaan secara berkala ke produsen pakan (feedmill dan UMKM)," ujar Yudi, Staf Dinas Peternakan Jawa Timur.

Sejumlah kota/kabupaten di Jawa Timur yang menjadi sentra produsen telur ialah Blitar, Malang, Kediri, dan Magetan. Sementara kabupaten/kota lain saat ini juga tengah berupaya untuk menjadi sentra produsen telur, seperti Kabupaten Sumenep.

Pada tahun 2023, hasil peternakan ayam ras petelur di Kabupaten Sumenep sebesar 3.395.699 kilogram telur dan pada tahun 2024, hasil produksi telur mengalami peningkatan lebih dari 87 persen, yaitu sebanyak 6.362.228 kilogram.

Hal ini menunjukkan komitmen Pemkab Sumenep untuk meningkatkan hasil produksi peternakan seperti ayam ras petelur sejalan dengan astacita Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045 melalui ketahanan pangan.

Wakil Bupati Sumenep menyampaikan, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya dalam membangun ketahanan pangan. Beberapa diantaranya ialah dengan menambah luas tanam pangan pokok melalui program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Luas Tambah Tanam (LTT) komoditas pangan pokok, meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana pertanian untuk mendukung proses budidaya pertanian, dan lain sebagainya.

“Dari sisi SDM, kami juga meningkatkan kompetensi Sumberdaya Pertanian melalui BIMTEK, pelatihan-pelatihan, dan diseminasi teknologi pertanian. Kami juga melakukan pengembangan inovasi pengolahan pangan untuk menambah nilai tambah produk hasil peternakan, meningkatkan populasi ternak dan memberikan fasilitas sarana prasarana pelayanan kesehatan hewan,” papar Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim.

Tak hanya itu, monitoring harga dan pasokan pangan serta melaksanakan gerakan pangan murah juga kerap kali dilakukan Pemkab Sumenep untuk mengendalikan inflasi lewat stabilisasi harga.

Salah satu peternakan ayam ras petelur di Kabupaten Sumenep berada di Pondok Pesantren Al Amien Prenduan Sumenep. Berdiri sejak empat tahun lalu berkat kontribusi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur.

Awalnya kapasitas ayam petelur sebanyak 1000 ekor dan saat ini berkembang menjadi 2050 ekor. Kedepan diharapkan mampu dikembangkan menjadi 3000 ekor ayan dengan bantuan kandang modern dari Bank Indonesia Jawa Timur. 

Dari ribuan ayam peterlur tersebut dapat menyumbang jutaan telur untuk kebutuhan pangan santri dan masyarakat sekitar.

Dari data DKPP Sumenep, pada periode Januari–Mei 2025, populasi ayam ras petelur di Kabupaten Sumenep mencapai 934.000 ekor, naik signifikan dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan tumbuhnya minat dan keberlanjutan sektor peternakan di wilayah tersebut.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bahwa pasokan telur dari peternak lokal telah mencukupi kebutuhan pasar. 

“Pasokan di pasar seperti Pasar Anom selalu tersedia, tidak pernah kekurangan,” ujarnya.

Menurutnya, hampir seluruh kecamatan di Sumenep memiliki potensi peternakan ayam petelur. Ini menunjukkan bahwa sektor ini menjadi bagian penting dari ketahanan pangan daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

DKPP Sumenep secara rutin melakukan monitoring dan sosialisasi kepada peternak untuk menjaga kualitas produksi. 

“Kami juga berterima kasih kepada Bank Indonesia atas dukungannya, terutama dalam membantu pondok pesantren Al Amien membangun usaha peternakan. Ini sejalan dengan upaya daerah memperkuat ketahanan pangan,” tambah Chainur. (gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan jumlah turis Malaysia yang berkunjung ke Jakarta mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini.
BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi yang komprehensif dalam mendukung Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tekanan usai nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Jaya menangkap empat WN China dan satu WNI dalam kasus peredaran narkoba etomidate berbentuk cartridge vape di Jakarta Utara.
Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Polda Metro Jaya bakal menentukan nasib tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Seberapa Besar Pengaruh Megawati Hangestri, Kim Da-in, dan Jordan Wilson untuk Hyundai Hillstate Bisa Merajai Liga Voli Korea 2026/27?

Seberapa Besar Pengaruh Megawati Hangestri, Kim Da-in, dan Jordan Wilson untuk Hyundai Hillstate Bisa Merajai Liga Voli Korea 2026/27?

Jika melihat komposisi pemain, trio Megawati Hangestri Pertiwi, Kim Da-in, dan Jordan Wilson diprediksi akan menjadi fondasi utama Hyundai Hillstate musim depan. Pelatih Kang Sung-hyung

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT