GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Pertama Sekolah, Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 22 Malang Ikuti Tes Kesehatan dan MPLS

Sebanyak 75 siswa siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas atau SRMA 22 di Kota Malang ikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS dan tes kesehatan gratis
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 14 Juli 2025 - 15:40 WIB
Sekolah Rakyat Menengah Atas atau SRMA 22 di Kota Malang
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Sebanyak 75 siswa siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas atau SRMA 22 di Kota Malang ikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS dan tes kesehatan gratis, di Gedung Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur, Senin (14/7).

Sekolah Rakyat Menengah Atas 22 ini merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada Pemerintah pusat terkait program pendidikan graris bagi warga tak mampu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di tahun ajaran 2025/2026 ini ada sekitar 75 siswa siswi yang masuk dalam daftar sekolah rakyat menengah atas 22 di Kota Malang. 18 pelajar berasal dari Kabupaten Malang, 57 berasal dari Kota Malang," kata Kepala sekolah SRMA 22, Rahma Dwi Nor Wita Imtikhanah.

"Di hari pertama ini,  para siswa siswi terlebih dahulu menjalani tes kesehatan secara gratis, mulai dari periksa tensi darah, gigi, kuku, telinga, mata dan urine", jelas Dwi Nor

Usai menjalani tes kesehatan, para siswa siswi dan orang tua atau wali murid mengikuti sosialisasi dari Kepala Sekolah SRMA 22 terkait kurikulum pendidikan, metode pembelajaran, jadwal pelajaran dan jam sekolah di Sekolah Rakyat Menengah Atas 22.

Usai menjalani arahan, para siswa kemudian diperkenalkan dengan lingkungan sekolah dan kelas kelas tempat dimana para siswa siswi nanti belajar.

"Di hari pertama ini masih dalam masa Pengenalan Lingkungan Sekolah selama lima hari. Selanjutnya para siswa siswi masih belum bisa menerima materi pelajaran, melainkan lebih kepada membentuk karakter dan mengenal antar teman, dalam Program Pendisiplinan yang akandilaksanakan selama tiga bulan," tegas Dwi Nor.

Sementara itu salah seorang wali murid usai mengikuti sosialisasi SRMA 22 mengaku senang dengan program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Ini.

"Tidak ada pembedaan bagi anak bangsa untuk bisa melanjutkan pendidikan, terutama bagi keluarga tidak mampu seperti saya ini," kata Sri Yuyun, Wali Murid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekolah Rakyat Menengah Atas atau SRMA 22 di Kota Malang ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada Pemerintah Pusat terkait kesetaraan dalam dunia pendidikan. (gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos sempat dihadapi momen lucu perkara mimbar dan layar error saat presentasi data di acara Musrenbang RKPD 2027.
Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Kondisi Jay Idzes kembali menjadi sorotan jelang laga penting Sassuolo kontra Lecce di Serie A. Media Italia akui peran bek Timnas Indonesia sulit digantikan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT