News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Pengeroyokan Siswa Terjadi di SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun, Polisi Turun Tangan

Petugas Polres Madiun Kota, Jawa Timur menerima laporan dari orang tua murid tentang dugaan anaknya, siswa SMAN 3 Taruna Angkasa, AAM, menjadi korban pengeroyokan kakak kelas pada 2 Desember 2025.
Sabtu, 6 Desember 2025 - 08:03 WIB
Ilustrasi penganiayaan.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Petugas Polres Madiun Kota, Jawa Timur menerima laporan dari orang tua murid tentang dugaan anaknya, siswa SMAN 3 Taruna Angkasa, AAM, menjadi korban pengeroyokan kakak kelas pada 2 Desember 2025.

"Sudah dilaporkan ke kami pada Kamis (4/12) kejadian tersebut," ujar Kasi Humas Polres Madiun Kota Iptu Ubaidillah kepada wartawan di Madiun, Jumat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, jajaran pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, terkait dugaan pengeroyokan di sekolah tersebut.

Sejauh ini, katanya, berdasarkan informasi dari sekolah, terdapat 10 siswa kakak kelas yang diduga terlibat. 

Meski demikian, Polres Madiun Kota belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap mereka karena diperlukan pendampingan orang tua dan Dinas Sosial saat diperiksa.

Sementara, Kepala SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Madiun Agus Supriyono, menyatakan sangat menyesalkan terjadinya insiden yang tidak diinginkan di lingkungan sekolah itu.

"Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Dari pemeriksaan internal, terdapat 10 siswa yang diduga terlibat dalam pemukulan terhadap adik kelasnya tersebut," kata Agus.

Ia menjelaskan, sekolah telah meminta keterangan dari para siswa yang terlibat dan segera menjatuhkan sanksi disiplin sesuai ketentuan internal.

Sekolah juga akan memanggil orang tua mereka untuk memberikan penjelasan dan pendampingan lebih lanjut, sebagai bagian dari upaya pembinaan.

Agus Supriyono secara terbuka telah menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.

Ia menegaskan komitmen SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun dalam memberikan pembinaan yang lebih baik serta menjaga lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi seluruh peserta didik.

"Atas nama sekolah, kami memohon maaf atas peristiwa ini. Kejadian ini menjadi pembelajaran penting dan evaluasi mendalam bagi kami," katanya.

Pihaknya menegaskan bahwa sekolah tidak akan menghambat proses hukum yang ditempuh oleh keluarga korban.

Ia menyatakan siap bekerja sama dengan aparat agar penanganan kasus berjalan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kasus tersebut menimpa seorang pelajar kelas XI-7 SMA Taruna Angkasa Madiun berinisial AAM (16) yang diduga dikeroyok oleh kakak tingkatnya.

Korban yang pada malam itu sedang sakit dan sedang dirawat di UKS sekolah, kemudian dijemput oleh sejumlah siswa dan dibawa ke kamar 103. Di kamar itu korban dipukuli sampai pingsan.

Usai kejadian, AAM dibawa ke UGD RSAU dr. Efram Harsana Maospati dan kemudian menjalani perawatan lanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil visum luar menunjukkan korban mengalami memar di hampir seluruh tubuh, termasuk dada, kedua lengan, tangan, paha, punggung dan ada hematom pada kepala bagian kiri.

Orang tua korban, Edi Sutikno kemudian melaporkan insiden tersebut ke polisi pada Kamis (4/12). (chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla resmi melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026).
Kisah Haru Makkarawa, Kakek Penjual Balon yang Sering Memberi Gratis untuk Anak-anak

Kisah Haru Makkarawa, Kakek Penjual Balon yang Sering Memberi Gratis untuk Anak-anak

Makkarawa, kakek penjual balon mengaku kerap memberikan balon secara gratis kepada anak-anak yang menangis ingin membeli, sementara orang tuanya tidak memiliki uang. Baginya, melihat anak-anak tersenyum jauh lebih berarti.
Haris Rusly Moti: Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik

Haris Rusly Moti: Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik

98 Resolution Network nilai Prabowo mampu bangun stabilitas di tengah ketidakpastian geopolitik
Bos Aprilia Sebut Marco Bezzecchi Bisa Jauh Lebih Mengerikan di MotoGP 2026 Jika Dirinya Bisa Memperbaiki...

Bos Aprilia Sebut Marco Bezzecchi Bisa Jauh Lebih Mengerikan di MotoGP 2026 Jika Dirinya Bisa Memperbaiki...

Rider Aprilia, Marco Bezzecchi, tampil nyaris sempurna pada balapan utama di MotoGP 2026 yang sudah berjalan tiga seri.
Ternyata Ini Makna Selebrasi Ramon Tanque Saat Cetak Gol Untuk Persib Bandung

Ternyata Ini Makna Selebrasi Ramon Tanque Saat Cetak Gol Untuk Persib Bandung

Menariknya, Ramon Tanque punya ciri khas sendiri dalam melakukan selebrasinya ketika mencetak gol. 
Akui Ada Obrolan Perpanjang Kontrak, Ini Alasan Bojan Hodak Tunda Kesepakatan dengan Persib

Akui Ada Obrolan Perpanjang Kontrak, Ini Alasan Bojan Hodak Tunda Kesepakatan dengan Persib

Ikatan kerja sama pelatih asal Kroasia ini selesai pada akhir musim 2025/2026. Kinerja apik Persib di musim ini pun membuat jasa Bojan Hodak dianggap masih layak untuk menukangi tim.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026: Turnamen Debut Mantan Pelatih Como Kurniawan Dwi Yulianto

Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026: Turnamen Debut Mantan Pelatih Como Kurniawan Dwi Yulianto

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, telah memanggil 26 pemain yang dibawa untuk Piala AFF U-17 2026. Ini menjadi turnamen pertama Kurniawan setelah menjabat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT