Ribuan Warga PSHT Padati Alun-alun Ponorogo Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa
- tvone - aris sutikno
Ponorogo, tvOnenews.com — Ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai cabang se Indonesia memadati Alun-alun Ponorogo untuk mengikuti Bumi Reog Berdzikir (BRB). Dalam acara ini sekaligus menjadi momen doa bersama untuk keselamatan bangsa.
Sejak tadi malam hingga siang hari jalan protokol di Kabupaten Ponorogo dipenuhi warga PSHT yang datang dari Ponorogo dan luar daerah menggunakan pakaian sakral warna hitam dengan pengawalan ketat petugas gabungan.Â
Sementara itu, Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi mendalam kepada keluarga besar PSHT Pusat Madiun. Dia menekankan pentingnya peran organisasi pencak silat dalam menjaga kondusivitas daerah.
Lisdyarita mengenang kembali sejarah awal tercetusnya Bumi Reog Berdzikir. Menurutnya, BRB bermula dari inisiatif untuk memanjatkan doa bersama saat Ponorogo menghadapi berbagai bencana alam beberapa tahun silam.
"Dalam sejarahnya, BRB awalnya digelar sebagai bentuk doa bersama di tengah banyaknya bencana alam yang terjadi di Ponorogo. Bumi Reog Berdzikir sempat terhenti karena pandemi Covid-19 dan kini di tahun 2025 kita gelar kembali untuk mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," ungkap Lisdyarita di hadapan massa yang hadir.
Melalui dzikir dan doa bersama ini, diharapkan Ponorogo dan Indonesia secara umum dapat terhindar dari segala marabahaya dan bencana di masa depan.
Sejumlah tokoh penting hadir di acara BRB, seperti Ketua Dewan PSHT Pusat Madiun H. Issoebiantoro, Ketua Umum PSHT Pusat Madiun H. Moerdjoko HW, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta jajaran Forkopimda Ponorogo. (asn/ias)
Load more