News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petugas Lapas Kelas I Surabaya Gagalkan Penyelundupan Dua Handphone oleh Pengunjung

Upaya penyelundupan barang terlarang kembali digagalkan petugas Lapas Kelas I Surabaya Kanwil Ditjenpas Jatim. Kali ini, dua unit handphone berhasil diamankan.
Rabu, 28 Januari 2026 - 18:35 WIB
Petugas Lapas Kelas I Surabaya Gagalkan Penyelundupan Dua Handphone oleh Pengunjung
Sumber :
  • khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com – Upaya penyelundupan barang terlarang kembali digagalkan petugas Lapas Kelas I Surabaya Kanwil Ditjenpas Jatim. Kali ini, dua unit handphone berhasil diamankan dari seorang pengunjung berinisial DA yang hendak menemui warga binaan berinisial J berkat kejelian dan deteksi dini petugas pemeriksaan, Rabu (28/1/2026).

Pengungkapan bermula dari gerak-gerik mencurigakan DA saat memasuki area pemeriksaan barang dan badan pengunjung, petugas mendapati sebuah paper bag yang dibawa DA tidak diserahkan untuk diperiksa, berbeda dengan barang bawaan lainnya. Sikap tersebut langsung memicu kewaspadaan petugas yang sedang bertugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara humanis dan persuasif, petugas kemudian meminta DA untuk menyerahkan paper bag tersebut guna dilakukan pemeriksaan. Namun yang bersangkutan sempat tidak kooperatif dan menolak menyerahkan tas dimaksud. Setelah dilakukan pendekatan sesuai prosedur, paper bag akhirnya diperiksa dan ditemukan sejumlah barang, diantaranya kosmetik, tisu, kunci sepeda serta dua buah handphone yang disamarkan dan ditutupi dengan kertas.

Atas temuan tersebut, Kalapas Kelas I Surabaya segera melakukan tindak lanjut sesuai ketentuan dan pemberian sanksi kepada pengunjung yang bersangkutan serta melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap warga binaan berinisial J yang menjadi tujuan kunjungan.

“Kami menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas,” ujar Kalapas.

Kepala Lapas Kelas I Surabaya mengapresiasi langkah cepat jajarannya dalam menggagalkan upaya penyelundupan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini merupakan komitmen kami dalam meminimalisir barang terlarang. Deteksi dini yang dilakukan petugas merupakan kunci utama pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban,” tegas Kalapas.

Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa keberhasilan ini sejalan dengan 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya dalam memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara. (khu/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Supersub Paling Mematikan MU? Cunha Bersinar Saat Michael Carrick Taklukkan Man City & Arsenal

Supersub Paling Mematikan MU? Cunha Bersinar Saat Michael Carrick Taklukkan Man City & Arsenal

Dalam dua pertandingan yang menandai debut Michael Carrick sebagai pelatih MU, kemenangan 2-0 atas Manchester City dan 3-2 melawan Arsenal, Matheus Cunha
Usai Diintimidasi Aparat sampai Ketakutan, Sudrajat Penjual Es Gabus yang Dituduh Berbahan Spons Dapat Motor dari Kapolres Depok

Usai Diintimidasi Aparat sampai Ketakutan, Sudrajat Penjual Es Gabus yang Dituduh Berbahan Spons Dapat Motor dari Kapolres Depok

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras memberikan sebuah sepeda motor untuk Sudrajat, penjual es gabus yang viral diintimidasi oleh aparat TNI dan polisi.
10 Saksi Sudah Diperiksa Polisi Terkait Kematian Lula Lahfah, Manajer Bantah Berada di TKP saat Kejadian

10 Saksi Sudah Diperiksa Polisi Terkait Kematian Lula Lahfah, Manajer Bantah Berada di TKP saat Kejadian

Setelah meninggalnya selebgram Lula Lahfah, polisi telah memanggil beberapa saksi. Salah satunya manager sekaligus asisten Lula Lahfah, Aditya Baskara atau Ara
Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti, Ricky Sitohang Ungkap Kemungkinan Autopsi Lula Lahfah

Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti, Ricky Sitohang Ungkap Kemungkinan Autopsi Lula Lahfah

Polisi amankan barang bukti dari apartemen Lula Lahfah. Irjen Pol (Purn) Ricky Sitohang jelaskan alasan autopsi bisa dilakukan meski tanpa izin keluarga.
Datang ke Pengadilan Pakai Kaos, Kemeja Lengan Pendek, dan Kancing Terbuka, Pihak Ressa Merasa Dilecehkan Pengacara Denada

Datang ke Pengadilan Pakai Kaos, Kemeja Lengan Pendek, dan Kancing Terbuka, Pihak Ressa Merasa Dilecehkan Pengacara Denada

Ronald pengacara Resaa Rizky mengaku tersinggung dengan penampilan pengacara Denada yang dinilainya tidak mencerminkan etika persidangan. Dia datang ke sidang -
Siapa Orang-Orang di Balik Michael Carrick? Rahasia Setan Merah Tumbangkan Man City dan Arsenal

Siapa Orang-Orang di Balik Michael Carrick? Rahasia Setan Merah Tumbangkan Man City dan Arsenal

Tanpa banyak gembar-gembor, Michael Carrick sukses menumbangkan dua raksasa Liga Inggris: Manchester City dengan skor 2-0 dan Arsenal lewat duel dramatis 3-2

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT