GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Sapi Protes Minta Pasar Hewan di Kabupaten Malang Dibuka Kembali

Sejumlah pedagang sapi melakukan aksi protes di Pasar Hewan Gondanglegi, Kecamatan Gondanglegi, Kab Malang, terkait penutupan pasar hewan diseluruh Kabupaten Malang.
Selasa, 17 Mei 2022 - 17:51 WIB
Sejumlah pedagang sapi melakukan aksi protes di Pasar Hewan Gondanglegi, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Sumber :
  • tim tvOne - Edy Cahyono

Malang, Jawa timur - Sejumlah pedagang sapi melakukan aksi protes di Pasar Hewan Gondanglegi, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, protes dengan terbitnya Surat Edaran Bupati Malang nomor 800/3699/35.07.201/2022 terkait penutupan pasar hewan diseluruh Kabupaten Malang, Selasa (17/5/2022).

Para pedagang memprotes kebijakan tersebut meminta pasar segera dibuka kembali, karena merasa cemas penutupan pasar akan berlansung lama. Lantaran pasar ditutup, para pedagang akhirnya memilih berjualan di pinggir jalan depan Pasar Hewan Gondanglegi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami meminta agar Jumat depan pasar kembali dibuka. Tolong disampaikan supaya agar segera kembali dibuka. Kasian kami yang pedagang-pedagang kecil. Makan apa kita ini. Pasar mau dibuat apa kalau tidak dipakai," teriak salah satu pedagang sapi saat berorasi dihadapan petugas Pasar Hewan Gondanglegi.

Saat menyampaikan aksi protes, para pedagang kemudian ditemui oleh Kapolsek Gondanglegi, Kompol Pujiyono dan Kepala UPT Pasar Gondanglegi, Saiful Anam.

Menurut Kapolsek Gondanglegi Kompol Pujiyono, akan berdampak buruk kepada kesehatan hewan ternak jika pasar hewan tetap dibuka, karena adanya bahaya wabah penyakit mulut dan kuku alias PMK. 

"Kami memberikan pemahaman ke pedagang sapi pasar ditutup karena ada wabah. Sampai ada keputusan dari kepala daerah," terang Pujiyono.

Pujiyono mengaku akan berdiskusi dengan Muspika Gondanglegi untuk mencari solusi.

"Kita akan mencari solusi segera. Karena mereka (pedagang) adalah tulang punggung mencari nafkah," kata Pujiyono.

Lebih lanjut Pujiyono mengatakan, sebetulnya sosialisasi telah dilakulan secara terus menerus mengenai penutupan pasar.

"Sebelumnya pada hari Minggu kemarin sudah ada sosialisasi. Penutupan kemarin tidak ada masalah, cuman yang datang ini kan mungkin tidak tahu kalau ini ditutup," kata Pujiyono.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Gondanglegi, Saiful Anam menjelaskan telah mencatat permintaan para pedagang yang meminta agar pasar dibuka kembali.

"Sebetulnya tidak protes. Mereka menyampaikan aspirasi, memohon agar dapat segera dibuka," kata Saiful.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saiful menjelaskan untuk kepastian samapai kapan penutupan pasar akan dilakukan, atau kapan akan kembali dibuka belum bisa memberikan kepastian.

"Batas penutupan pasar masih belum tahu kapan dilakukan. Jadi alangkah baiknya diantisipasi penularan PMK dengan ditutup dahulu. Sampai ada surat edaran berikutnya," ungkap Saiful.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.
Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil thailand Open 2026, pertandingan dari ganda campuran antara Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melawan Makkasasithorn/Nattamon Laisuan.
Alun-alun Karawang Bikin Candu, Dedi Mulyadi Siap-siap bakal Sulap Jalan Tuparev Jadi Kota Tua Pelatan Cinta

Alun-alun Karawang Bikin Candu, Dedi Mulyadi Siap-siap bakal Sulap Jalan Tuparev Jadi Kota Tua Pelatan Cinta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) akan menata kawasan Alun-alun Karawang, khusus di Jalan Tuparev. Area ini diubah konsep Kota Tua penuh pelataran cinta.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT