GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bertahun-tahun Rusak Tak Diperbaiki, Jalan di Sidoharjo Nganjuk Ditanami Pohon Pisang

Kekecewaan warga terhadap kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki akhirnya memuncak. Sebagai bentuk protes, warga menanami jalan berlubang dengan pohon pisang.
Selasa, 3 Februari 2026 - 14:22 WIB
Jalan Rusak di Sidoharjo Nganjuk Ditanami Pohon Pisang
Sumber :
  • tvOne - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com – Kekecewaan warga terhadap kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki akhirnya memuncak. Sebagai bentuk protes, warga menanami jalan berlubang dengan pohon pisang. Aksi ini dilakukan lantaran jalan yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat tersebut sudah bertahun-tahun rusak tanpa ada perbaikan dari pemerintah daerah.

Peristiwa ini terjadi di Dusun Miren, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Jalan sepanjang 400 meter yang menghubungkan Desa Sidoharjo dengan desa lain tersebut, berdasarkan pantauan di lokasi, memiliki lubang-lubang besar yang tergenang air saat hujan. Lubang-lubang itu kemudian ditanami pohon pisang agar terlihat jelas oleh pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga menilai langkah ini terpaksa dilakukan demi keselamatan, sekaligus sebagai sindiran keras kepada pemerintah daerah yang dinilai lamban merespons keluhan masyarakat.

“Sudah sering kami laporkan, tapi tidak ada tindak lanjut. Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan, banyak pengendara jatuh,” ujar Sudar, salah satu warga setempat, Selasa (03/2).

Menurut warga, kondisi jalan rusak tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari anak-anak berangkat sekolah, petani mengangkut hasil panen, hingga pedagang yang melintas. Tak sedikit kendaraan roda dua yang terjatuh dan kendaraan roda empat mengalami kerusakan akibat menghantam lubang jalan.

Lebih jauh, warga bahkan mengancam akan melakukan boikot pembayaran pajak apabila pemerintah tetap tidak memberikan perhatian serius. Mereka menilai kewajiban membayar pajak seharusnya diimbangi dengan pelayanan dan pembangunan infrastruktur yang layak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami taat bayar pajak, tapi hak kami juga harus dipenuhi. Kalau jalan terus dibiarkan rusak, jangan salahkan warga kalau memilih boikot pajak,” tegas Sudar.

Warga berharap aksi penanaman pohon pisang ini dapat mengetuk hati pemerintah daerah agar segera melakukan perbaikan. Mereka menegaskan tidak menginginkan konflik, melainkan solusi nyata agar jalan kembali layak dan aman dilalui. (kso/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif

Perkuat Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif

BRI menilai pembiayaan berkelanjutan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang ramah lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan sosial lewat ekonomi hijau dan inklusif.
Polresta Sleman Ungkap Kondisi 11 Bayi dari Rumah Penampungan di Pakem, Tiga Masih Dirawat Intensif di RS

Polresta Sleman Ungkap Kondisi 11 Bayi dari Rumah Penampungan di Pakem, Tiga Masih Dirawat Intensif di RS

Polresta Sleman mengungkap tiga dari 11 bayi yang diamankan di rumah penampungan Pakem masih dirawat akibat penyakit bawaan dan gangguan kesehatan.
Timnas Indonesia Disorot Dunia, Eks Pelatih Spanyol Akui Perkembangan Garuda Jelang Piala Asia 2027: Bakal Sulit Dilawan

Timnas Indonesia Disorot Dunia, Eks Pelatih Spanyol Akui Perkembangan Garuda Jelang Piala Asia 2027: Bakal Sulit Dilawan

Timnas Indonesia mencuri perhatian publik sepak bola jelang ajang Piala Asia 2027. Kali ini, sorotan datang bukan hanya dari suporter atau media Asia Tenggara.
Detik-detik Polisi Gerebek Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Polda Metro Sita 1.494 Motor

Detik-detik Polisi Gerebek Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Polda Metro Sita 1.494 Motor

Sebagian warga DKI Jakarta dikejutkan dengan kabar detik-detik polisi gerebek gudang motor ilegal di Jaksel. Bahkan Polda Metro Jaya sita 1.494 motor di gudang
Harlin Rahardjo Sebut Pembinaan Dini Kunci Target Olimpiade 2032

Harlin Rahardjo Sebut Pembinaan Dini Kunci Target Olimpiade 2032

Target tersebut membutuhkan proses pembinaan jangka panjang yang dimulai sejak kelompok usia dini.
Federasi Akuatik Indonesia Kenalkan ISCES untuk Pembinaan Atlet Renang Muda

Federasi Akuatik Indonesia Kenalkan ISCES untuk Pembinaan Atlet Renang Muda

Pembinaan atlet usia dini menjadi fondasi utama dalam sistem Long Term Athlete Development (LTAD) yang saat ini dijalankan Federasi Akuatik Indonesia.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT