News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasca OTT KPK, Apel Rutin Pemkab Tulungagung Tidak Dihadiri Belasan Pejabat Terperiksa

Soeroto menekankan agar ASN tetap bekerja seperti hari-hari biasa meski KPK melakukan OTT kepada Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan ajudan Dwi Yoga Ambal.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 13 April 2026 - 20:35 WIB
Apel rutin ASN Pemkab Tulungagung.
Sumber :
  • tvOne - Aris

Tulungagung, tvOnenews.com — Belasan pejabat yang sempat di periksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta kemarin tidak hadir dalam apel Senin yang digelar di halaman Pemkab Tulungagung. Apel rutin ini merupakan apel pertama setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekitar pukul 08.30 WIB tampak puluhan ASN mengikuti apel yang dipimpin langsung oleh Pj Sekda Tulungagung Soeroto. Sedangkan Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin tidak menghadiri apel rutin tersebut.

 

Dalam sambutanya, Soeroto membahas soal kebijakan Work Form Home ASN yang dilakukan setiap Jumat. Selain itu, dia juga menekankan agar ASN tetap bekerja seperti hari-hari biasa meski KPK melakukan OTT kepada Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan ajudan Dwi Yoga Ambal.

 

Adapun pejabat yang diperiksa KPK di Jakarta dan tidak hadir dalam apel diantaranya sebagai berikut:

 

Kepala Dinas PUPR Tulungagung - Erwin Novianto

Kepala BPKAD Tulungagung - Dwi Hari

Kepala Dinas Pertanian Tulungagung - Suyanto

Kepala Bakesbangpol Tulungagung - Agus Prijanto

Kepala Disbudpar Tulungagung - M Ardian Candra

Kepala Dinas Sosial Tulungagung - Reni Prasetiawati Ika

Kabag Umum Setda Tulungagung - Yulius Rama Isworo

Kabag Prokopim Setda Tulungagung - Aris Wahyudiono

Staf Kabag Umum - Oki

 

Saat dikonfirmasi mengenai pejabat yang tidak hadir dalam apel, Soeroto tidak memberikan jawaban terkait hal tersebut. 

 

"Mungkin mereka masih dalam perjalanan," ujar Pj Sekda Tulungagung Soeroto.

 

Sebelumnya, pada Jumat 10 April 2026 KPK melakukan OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan ajudan Dwi Yoga Ambal di Pendapo Tulungagung. KPK mengamankan uang tunai Rp355,4 juta hasil jatah setoran dan sejumlah barang bukti lainya.

 

Setelah itu KPK melakukan pemeriksaan kepada 16 orang lainya di Polres Tulungagung. Selama 12 jam pemeriksaan, KPK membawa 13 orang ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Saat ini kedua tersangka sudah dilakukan penahanan di Rutan Cabang Gedung KPK Jakarta selama 20 hari. Tersangka diduga meminta uang jatah 50 persen dari anggaran tambahan kepada 16 OPD. Total uang yang harus diserahkan Rp5 miliar namun baru terealisasi Rp2,7 miliar. (asn/ias) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat terpuruk akibat cedera dan menjalani operasi pada kedua lututnya, sahabat Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, kini membawa kabar baik bagi Red Sparks.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.

Trending

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Persib menang 2-0 atas Melbourne Victory lewat dua gol Balsa Sekulic. Igor Tolic mengibaratkan laga seperti catur dan mengungkap kunci kemenangan Maung Bandung.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Perseteruan Carlos Prates dan Islam Makhachev memanas usai sang juara disebut menolak bertarung di UFC 336. Prates pun melontarkan sindiran tajam ke Makhachev.
Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Cetak brace saat Persib mengalahkan Melbourne Victory 2-0, Balsa Sekulic akhirnya lepas dari paceklik gol dan menyoroti assist Berguinho serta Danijel Loncar.
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT