News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri Pertanian - ITS Perkuat Kolaborasi Hilirisasi Energi, Ujicoba Produksi Bensin Sawit Skala Mikro

Menteri Pertanian (Mentan) RI Dr Ir Andi Amran Sulaiman MP hadir dalam perhelatan Wisuda ke-133 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada hari kedua.
Senin, 20 April 2026 - 15:26 WIB
Ujicoba Produksi Bensin Sawit Skala Mikro
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com - Menteri Pertanian (Mentan) RI Dr Ir Andi Amran Sulaiman MP hadir dalam perhelatan Wisuda ke-133 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada hari kedua.

Pada momen ini, Mentan mengajak ITS untuk melanjutkan peran strategis dalam membangun sektor pertanian dengan pengembangan teknologi alat dan mesin pertanian (alsintan), serta alat mesin pertanian modern yang mengandalkan inovasi karya anak bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui pengalaman panjangnya di bidang pertanian, lelaki kelahiran Bone, Sulawesi Selatan itu ingin Indonesia mampu mandiri melahirkan teknologi pertanian yang modern, sehingga tidak lagi bergantung pada teknologi impor global. Kolaborasi dan sinergi dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menjadi bentuk komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) RI dalam mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan nasional.

Amran optimistis bahwa dengan kolaborasi yang kuat akan mempercepat transformasi pertanian dari sistem tradisional menuju pertanian yang modern. Terlebih dengan kondisi krisis pangan, energi, dan air yang saat ini harus segera diatasi dengan cepat dan tepat.

Ia menyebutkan bahwa ambisi itu bisa tercapai melalui kerja sama yang erat antara Kementan dengan ITS. 

“Karena dari sektor yang menjadi fokus utama pemerintah saat ini, ITS memiliki semua solusi yang pemerintah butuhkan,” tegasnya.

Pihaknya bersama dengan rektor dan peneliti di ITS sepakat untuk memulai hilirisasi alat pertanian dan sumber energi untuk pertanian secara mandiri. Antara lain seperti pengembangan inovasi Bensin Sawit (Benwit), perahu traktor listrik, hingga alat panjat kelapa yang bernama Moto Climber ITS (MOCITS). Inovasi karya peneliti asal ITS tersebut tidak hanya menyokong kemandirian pangan, namun juga teknologi nasional.

Menurut Amran, hal ini karena teknologi dan inovasi yang ITS tawarkan dapat menjadi solusi untuk tantangan global saat ini. 

“Kami melihat inovasi nyata, mulai dari alat panjat kelapa, (perahu) traktor listrik untuk lahan rawa, hingga yang terbaru pengembangan bio-gasoline,” beber Amran.

Setelah memberikan keynote speech pada perhelatan akbar wisuda ITS ini, Mentan juga meninjau berbagai produk inovasi ITS yang dipamerkan. Mentan pun menyoroti uji coba bio-gasoline Benwit, hasil riset yang diketuai oleh dosen Teknik Material dan Metalurgi ITS Prof Dr Eng Hosta Ardhyananta ST MSc.

Inovasi bahan bakar berbahan baku utama sawit itu mampu mencapai campuran 70 persen atau E70 tanpa adanya perubahan signifikan pada mesin kendaraan. Teknologi ini diproyeksikan mendukung target pemerintah untuk tidak lagi bergantung pada impor solar sepenuhnya dan beralih ke bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit atau crude palm oil (CPO).

Dengan hasil tersebut, menurut Amran, maka boleh dikatakan produk ini berada di antara Pertalite dan Pertamax. 

“Jika ini dikawal terus, mimpi kita menuju kemandirian energi bukan lagi sekadar angan,” tutur Amran dengan bangga melihat produk inovasi Benwit ITS tersebut.

Ketertarikan Mentan sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) terhadap Benwit pun membuahkan hasil memuaskan. Untuk itu, ia menekankan kepada peneliti ITS untuk segera melakukan paten terhadap hasil riset tersebut.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman antara ITS dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV. Hal tersebut merupakan bentuk dorongan untuk peneliti agar bisa terus melakukan pengembangan hingga dapat didistribusikan ke masyarakat luas.

Melalui kerja sama ini, diharapkan PTPN selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor agribisnis perkebunan dapat memberikan ruang bagi peneliti untuk memaksimalkan hasil inovasinya. 

“Jika produk ini bisa berhasil 100 persen setelah melakukan uji coba pengembangan, akan kita teruskan ke Bapak Presiden sehingga dapat segera dilakukan distribusi,” ungkap Amran optimistis.

Selain bahan bakar, Mentan juga memperhatikan alat panjat kelapa yang sebelumnya sudah pernah dipesan oleh Kementan RI sebanyak 10 unit. Alat ini dirancang untuk menggantikan peran petani kelapa yang selama ini harus memanjat secara manual dengan resiko yang tinggi.

Amran menyebut proses hilirisasi kelapa dan sawit Indonesia sangatlah fantastis. Hasilnya dapat mencapai angka Rp 10 ribu triliun jika dikelola secara maksimal dari hulu ke hilir. 

“Kita punya air kelapa, minyak kelapa murni, hingga susu kelapa yang saat ini tinggi permintaan untuk ekspor, sehingga untuk teknologinya kita percayakan pada ITS lewat alat panjat kelapa ini,” tutur Amran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD menyambut baik tantangan tersebut. Guru Besar Teknik Mesin ITS itu memastikan setiap inovasi peneliti di ITS disesuaikan dengan kebutuhan industri dan negara.

Oleh karena itu, menurut Bambang, agar produk inovasi yang dihasilkan bisa dimanfaatkan, tentunya sejak awal harus menggandeng industri dan pemerintah, salah satunya melalui Kementerian Pertanian RI ini. 
“Untuk itu, kami akan berusaha menghasilkan produk inovasi yang memang dibutuhkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kendalikan Emosi Dalam Perselisihan Melalui Doa Ajaran Nabi Muhammad SAW, Demi Menjaga Perdamaian

Kendalikan Emosi Dalam Perselisihan Melalui Doa Ajaran Nabi Muhammad SAW, Demi Menjaga Perdamaian

Dalam ajaran Islam, menyelesaikan perselisihan tidak cukup hanya mengandalkan usaha lahiriah atau negosiasi. Bacalah doa Nabi Muhammad SAW agar hati tenang
Tertangkap Basah Gunakan Narkoba, Ini Alasan Selebgram Jule

Tertangkap Basah Gunakan Narkoba, Ini Alasan Selebgram Jule

Selebgram Julia Prastini alias Jupe ditangkap polisi usai terbukti mengkonsumsi narkoba.
Jule Positif Vape Etomidate? Polisi Tetapkan 3 Tersangka tapi Sang Selebgram Direhabilitasi

Jule Positif Vape Etomidate? Polisi Tetapkan 3 Tersangka tapi Sang Selebgram Direhabilitasi

Selebgram Jule positif menggunakan etomidate setelah menerima vape cartridge. Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, sementara Jule diarahkan
Ketika Pintu Rezeki Terasa Sempit, Amalkan Doa Ini untuk Melancarkan Segala Urusan

Ketika Pintu Rezeki Terasa Sempit, Amalkan Doa Ini untuk Melancarkan Segala Urusan

Selain berikhtiar secara fisik, memperbanyak doa juga sangat penting sebagai kunci pembuka rezeki. Memohon kepada Allah dengan doa ini agar dilapangkan rezeki
Jadi Saksi, Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bantah Minta Rp500 Juta, Ini Kesaksiannya di Sidang Tipikor  

Jadi Saksi, Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bantah Minta Rp500 Juta, Ini Kesaksiannya di Sidang Tipikor  

Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membantah meminta Rp500 juta kepada Bayu dalam sidang Tipikor Bea Cukai. Ia juga menjelaskan soal goodie bag yang
Pegawai SPPG Olok-olok Korban Keracunan Akhirnya Minta Maaf dan Beri Klarifikasi: Ini Karena Cocokology Akun X

Pegawai SPPG Olok-olok Korban Keracunan Akhirnya Minta Maaf dan Beri Klarifikasi: Ini Karena Cocokology Akun X

Seorang pria diduga pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyinggung kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kini beri klarifikasi

Trending

Tertangkap Basah Gunakan Narkoba, Ini Alasan Selebgram Jule

Tertangkap Basah Gunakan Narkoba, Ini Alasan Selebgram Jule

Selebgram Julia Prastini alias Jupe ditangkap polisi usai terbukti mengkonsumsi narkoba.
Kendalikan Emosi Dalam Perselisihan Melalui Doa Ajaran Nabi Muhammad SAW, Demi Menjaga Perdamaian

Kendalikan Emosi Dalam Perselisihan Melalui Doa Ajaran Nabi Muhammad SAW, Demi Menjaga Perdamaian

Dalam ajaran Islam, menyelesaikan perselisihan tidak cukup hanya mengandalkan usaha lahiriah atau negosiasi. Bacalah doa Nabi Muhammad SAW agar hati tenang
Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur soal Megawati Hangestri dan Tantangan Musim Baru

Hyundai Hillstate bersiap menghadapi V-League 2026-2027 dengan sejumlah perubahan besar, termasuk kehadiran Megawati Hangestri. Namun, pelatih Kang Sung-hyung.
Vanja Bukilic Datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, Rivalitas Makin Memanas?

Vanja Bukilic Datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, Rivalitas Makin Memanas?

Vanja Bukilic datangi Megawati Hangestri di Markas Hyundai Hillstate, rivalitas makin memanas?
Ternyata Bukan Megawati Hangestri? Target Awal Pemain Kuota Asia Incaran Hyundai Hillstate Akhirnya Terungkap

Ternyata Bukan Megawati Hangestri? Target Awal Pemain Kuota Asia Incaran Hyundai Hillstate Akhirnya Terungkap

Hyundai Hillstate ternyata memiliki rencana berbeda untuk pemain kuota Asia sebelum akhirnya merekrut Megawati Hangestri pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Tanpa Keluar Keringat, Megawati Hangestri Pecahkan Rekor di Skuad Hyundai Hillstate V-League 2026-2027

Tanpa Keluar Keringat, Megawati Hangestri Pecahkan Rekor di Skuad Hyundai Hillstate V-League 2026-2027

Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuri perhatian publik bola voli Korea Selatan. Bintang voli asal Indonesia ini resmi mencatatkan diri sebagai pemain ... -
Di Tengah Kabar Penangkapan Jule Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Na Daehoon Pilih Quality Time Bersama Anak-anak

Di Tengah Kabar Penangkapan Jule Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Na Daehoon Pilih Quality Time Bersama Anak-anak

Di tengah beredarnya kabar penangkapan Jule atas kasus penyalahgunaan narkoba, mantan suami Jule, Na Daehoon justru menikmati kebersamaan dengan kedua putranya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT