News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global

Di tengah situasi global, kinerja sejumlah Terminal Peti Kemas (TPK) domestik justru menunjukkan tren positif pada triwulan I 2026.
Rabu, 22 April 2026 - 15:35 WIB
aktivitas bongkar muat Pelindo
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com – Industri logistik global menghadapi tekanan akibat kenaikan biaya energi, gangguan rantai pasok, serta ketegangan geopolitik. Di tengah situasi tersebut, kinerja sejumlah Terminal Peti Kemas (TPK) domestik justru menunjukkan tren positif pada triwulan I 2026.

Data yang dihimpun dari PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) terdapat 10 terminal yang mampu melampaui target hingga Maret 2026. Terminal peti kemas (TPK) tersebut yaitu TPK Nilam yang mencapai target 118,24%, TPK Semarang 117,26%, TPK Sorong 109,02%, TPK Kendari 107,03%, TPK Teluk Lamong 105,1%, TPK Merauke 103,86%, TPK Surabaya 102,09%, TPK Jayapura 101,36%, TPK Makassar 100,75%, dan IPC Terminal Petikemas 100,6%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Capaian ini mencerminkan tingginya aktivitas bongkar muat serta meningkatnya arus distribusi barang di masing-masing daerah, termasuk wilayah timur Indonesia. Di PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Merauke salah satunya, arus peti kemas  meningkat sekitar 10 persen. 

Kepala Cabang PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Merauke, Puji Harmoko, mengatakan peningkatan tersebut seiring penetapan Merauke sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Peningkatan ini seiring penetapan Merauke sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Banyak material pembangunan dan alat berat masuk dari Pulau Jawa,” jelas Puji Harmoko saat dihubungi, Senin (20/4).

Selain itu, komoditas yang masuk ke TPK Merauke juga mengalami perubahan. 

“Komoditas seperti buah, bawang, hingga hasil perkebunan mulai berdatangan dalam jumlah lebih besar, membuka potensi ekonomi baru bagi wilayah paling timur Indonesia tersebut,” ucapnya.

Namun pertumbuhan logistik saja saat ini belum cukup. Tanpa dukungan infrastruktur, efisiensi operasional, dan kebijakan yang tepat, beban logistik berpotensi terus menekan pelaku usaha dan masyarakat.

Sementara, di TPK Sorong arus peti kemas (throughput) tercatat mencapai 16.131 TEUs, atau tumbuh 10 persen dibandingkan target perusahaan hingga Maret 2026 sebesar 14.616 TEUs.

Peningkatan ini antara lain dipicu oleh momentum angkutan barang selama periode Hari Raya Idulfitri pada Februari hingga Maret, serta tambahan arus peti kemas dari perubahan pola distribusi (transhipment) kapal PT SPIL yang kini melalui Pelabuhan Sorong.

Terminal Head TPK Sorong, Welta Selfie, menyebut pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari proses transformasi terminal. 

“Pelabuhan Sorong yang sebelumnya beroperasi secara konvensional kini telah berkembang menjadi terminal petikemas yang lebih modern dan terstandarisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Senior Vice President International Federation of Freight Forwarders Associations (FIATA), Yukki Nugrahawan Hanafi, menilai tekanan global menjadi momentum untuk mempercepat transformasi logistik nasional. Menurutnya, integrasi transportasi multimoda dan pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci meningkatkan efisiensi dan ketahanan rantai pasok.

“Pendekatan transportasi multimoda bukan lagi pilihan dalam penguatan sistem logistik nasional, melainkan kebutuhan agar menjadi lebih kompetitif dan resilien. Namun, integrasi fisik pada pembangunan infrastruktur saja tidak cukup, dimana hal ini harus didukung oleh pemanfaatan teknologi, khususnya AI,” jelas Yukki dalam keterangan tertulis, Selasa
(21/4).

Penguatan integrasi digital melalui platform seperti National Logistics Ecosystem (NLE) menjadi langkah strategis dalam menciptakan visibilitas hulu ke hilir pada rantai pasok nasional.

“Dengan menggabungkan kekuatan multimoda, integrasi supply chain, dan pemanfaatan AI, Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat transformasi logistik nasional. Ini bukan hanya tentang menurunkan biaya, tetapi juga meningkatkan daya saing dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global,” ujar Yukki.

Pakar ekonomi Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Profesor Rossanto Dwi Handoyo, menyebutkan sektor logistik, khususnya pelabuhan peti kemas, tetap menjadi penopang utama ekonomi nasional. Hal ini tidak lepas dari karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut.

“Sebagian besar distribusi barang, baik domestik maupun internasional, melalui jalur laut. Pelabuhan menjadi simpul utama yang menggerakkan ekonomi,” ujarnya, Selasa (21/4). 

Peran ini menjadi semakin krusial karena kapasitas angkutan udara yang terbatas dan biaya yang jauh lebih tinggi, sehingga tidak bisa diandalkan untuk distribusi dalam skala besar.

Rossanto melihat adanya pertumbuhan arus peti kemas di sejumlah terminal sebagai sinyal positif bagi aktivitas ekonomi nasional, termasuk di kawasan Indonesia Timur. Peningkatan throughput mencerminkan adanya pergerakan barang yang lebih aktif, baik untuk konsumsi maupun produksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rossanto menekankan pentingnya percepatan digitalisasi di sektor pelabuhan dan logistik. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu meningkatkan efisiensi, mempercepat layanan, serta menekan biaya operasional.

“Digitalisasi akan memangkas waktu tunggu, mempercepat proses bongkar muat, dan meningkatkan transparansi. Ini sangat penting untuk daya saing. Selain itu, integrasi sistem logistik juga dinilai penting agar arus barang dapat dipantau secara real time dan lebih terkoordinasi,” ulasnya. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Label, Ini Alasan Halal Mulai Jadi Penentu Kepercayaan Konsumen pada Sebuah Brand

Bukan Sekadar Label, Ini Alasan Halal Mulai Jadi Penentu Kepercayaan Konsumen pada Sebuah Brand

Konsumen kini menilai brand bukan hanya dari kualitas dan harga, tetapi juga kehalalan, transparansi, dan konsistensi. Apa yang berubah? Label halal
Konflik Antara Iran-AS Bisa Meluas ke Samudra Hindia

Konflik Antara Iran-AS Bisa Meluas ke Samudra Hindia

Serangan baru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran dapat membuat konflik militer meluas dari Teluk Persia dan Laut Merah hingga Samudra Hindia, kata penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Yahya Rahim Safavi, Kamis.
Serapan Tebu Petani Terjaga di Tengah Musim Panen Raya, PG Ngadiredjo Pastikan Proses Giling Berjalan

Serapan Tebu Petani Terjaga di Tengah Musim Panen Raya, PG Ngadiredjo Pastikan Proses Giling Berjalan

Memasuki masa panen raya tebu 2026, kelancaran penyerapan hasil panen menjadi perhatian petani.
Florian Wirtz Terus Dikritik, Sudah Saatnya Liverpool Jual Sang Bintang?

Florian Wirtz Terus Dikritik, Sudah Saatnya Liverpool Jual Sang Bintang?

Florian Wirtz belum mampu memenuhi ekspektasi sejak bergabung dengan Liverpool. Situasi tersebut membuat masa depannya mulai menjadi sorotan.
IJTI Gelar Simposium dan Apresiasi 2026: Anugerahkan Penghargaan bagi 5 Tokoh Inspiratif Pendorong Keterbukaan Informasi

IJTI Gelar Simposium dan Apresiasi 2026: Anugerahkan Penghargaan bagi 5 Tokoh Inspiratif Pendorong Keterbukaan Informasi

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) kembali menggelar perhelatan "Simposium dan Apresiasi IJTI 2026", sebuah ajang bergengsi yang bertujuan untuk mengkaji arah jurnalisme di tengah pusaran disrupsi.
Asian Games 2026: FPTI Resmi Melepas Sembilan Atlet Panjang Tebing Indonesia Menuju Nagoya Hari Ini

Asian Games 2026: FPTI Resmi Melepas Sembilan Atlet Panjang Tebing Indonesia Menuju Nagoya Hari Ini

Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) lewat ketua umum, Yenni Wahid, melepas sembilan atlet yang berlaga di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Bursa Kerja Online yang ditayangkan live melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial dan dipandu langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT