News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim Tegaskan Gerakan Mandiri, Kawal Proses Hukum Kasus Pembacokan Anggota

Komunitas Arus Bawah PSHT Jawa Timur menyatakan bergerak secara mandiri dalam mengawal proses hukum kasus pembacokan terhadap dua petugas keamanan Ambyar Super Club Surabaya yang diduga dilakukan oknum debt collector.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:08 WIB
Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com – Komunitas Arus Bawah Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Jawa Timur menyatakan bergerak secara mandiri dalam mengawal proses hukum kasus pembacokan terhadap dua petugas keamanan Ambyar Super Club Surabaya yang diduga dilakukan oknum debt collector. Kasus tersebut terjadi pada Rabu (29/7/2026).

Komunitas ini sebelumnya juga menggelar aksi damai di depan Markas Polrestabes Surabaya pada Jumat (31/7/2026) untuk meminta percepatan penanganan perkara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinator Komunitas Arus Bawah PSHT, Bondan, mengatakan komunitas tersebut terbentuk secara spontan atas dasar solidaritas antaranggota. Ia menegaskan bahwa gerakan tersebut tidak berada di bawah garis komando pengurus pusat maupun cabang PSHT.

“Arus Bawah PSHT adalah gerakan spontan dan mandiri yang lahir dari jiwa korsa serta solidaritas antarwarga. Kami bukan bagian dari pengurus cabang atau pusat. Ini murni gerakan akar rumput dari anggota di lapisan bawah,” ujar Bondan di Surabaya, Selasa (5/8/2026).

Menurut Bondan, gerakan tersebut bermula setelah beredarnya video yang viral pada Senin (27/7/2026), yang memperlihatkan sekelompok orang diduga membawa senjata tajam di Jalan Teuku Umar. Peristiwa itu, kata dia, memicu reaksi dari sejumlah anggota PSHT di Jawa Timur yang kemudian mendorong adanya tuntutan agar proses hukum terhadap para pelaku segera dilakukan.

“Komunitas ini tidak mewakili pengurus cabang maupun pusat, serta tidak ada hubungan garis komando. Arus Bawah terbentuk dari kesamaan visi ribuan warga yang menuntut pelaku agar segera diproses hukum. Jadi, sama sekali tidak ada hubungannya dengan struktur kepengurusan,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim, Taqim, mengatakan aksi damai yang digelar merupakan hasil penyerapan aspirasi anggota dari berbagai daerah. Ia menyebut konsolidasi dilakukan secara independen bersama Bondan, Irul, dan Bagus tanpa melibatkan struktur kepengurusan resmi.

“Ribuan warga yang turun aksi memiliki perasaan dan tujuan yang sama. Karena itu, jika tiba-tiba ada pihak tertentu yang muncul dan mencoba menjadikan komunitas ini sebagai alat untuk mencapai kepentingan pribadinya, tentu kami sangat marah,” ujar Taqim.

Hal senada disampaikan Irul. Ia mengkritik pihak-pihak yang menurutnya, mengatasnamakan Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim meski tidak terlibat dalam proses konsolidasi maupun pelaksanaan aksi.

“Komunitas ini bukan panggung pencitraan. Ada tragedi yang melukai saudara kita dan proses hukumnya harus dikawal bersama-sama. Jadi, tolong jangan aji mumpung demi kepentingan pribadi,” tegas Irul.

Di sisi lain, Bagus mengimbau awak media agar melakukan verifikasi terhadap informasi yang berkaitan dengan Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim. Ia juga meminta seluruh anggota PSHT di Jawa Timur tetap fokus mengawal proses hukum yang sedang berjalan di Polrestabes Surabaya.

“Sekali lagi, kami bukan bagian dari pengurus. Jika ada pengurus yang merasa bisa mengendalikan atau menunggangi gerakan ini untuk keuntungan pribadi, pasti akan kami lawan. Fokus utama kami hari ini adalah mengawal proses hukum di kepolisian. Gerakan ini adalah milik seluruh warga PSHT di Jatim,” terang Bagus.

“Bagi pihak yang bukan bagian dari Komunitas Arus Bawah, Anda tidak memiliki kapasitas untuk berbicara mewakili kami. Dikhawatirkan akan timbul informasi keliru di ruang publik yang justru bisa memperkeruh suasana. Untuk rekan-rekan media, segala informasi terkait aksi dan kegiatan kami mohon langsung dikonfirmasikan kepada para koordinator resmi yang tergabung,” pungkasnya. (zaz/gol)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

6 Zodiak Ini Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 25 September 2026: Cancer Siap-siap Banjir Cuan

6 Zodiak Ini Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 25 September 2026: Cancer Siap-siap Banjir Cuan

Jumat, 25 September 2026, diprediksi membawa suasana finansial yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak. Siapa saja yang diprediksi bakal berlimpah cuan besok?
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Pos Gizi Diperkuat, Pemkot Tangsel Percepat Penanganan Stunting Berbasis Masyarakat

Pos Gizi Diperkuat, Pemkot Tangsel Percepat Penanganan Stunting Berbasis Masyarakat

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya penanganan stunting melalui pengembangan Pos Gizi di seluruh kecamatan.
BPBD Perpanjang Status Darurat Air Bersih di Bangkalan, Warga Antri Berjam-jam untuk mendapatkan Bantuan

BPBD Perpanjang Status Darurat Air Bersih di Bangkalan, Warga Antri Berjam-jam untuk mendapatkan Bantuan

Kemarau panjang membuat sejumlah warga rela antri berjam-jam untuk mendapatkan bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Bangkalan.
Soal Kematian Sutrimo, Polisi Bakal Panggil Pihak Keluarga hingga Kuasa Hukum

Soal Kematian Sutrimo, Polisi Bakal Panggil Pihak Keluarga hingga Kuasa Hukum

Polda Metro Jaya belum mengungkap hasil pemeriksaan ekshumasi terhadap Sutrimo yang ditemukan tewas di depan Mordent Aesthetic Clinic, Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026) lalu.
Hari Tani Nasional, Dari Energi Terbarukan, Tumbuh Pangan dan Kemandirian Petani

Hari Tani Nasional, Dari Energi Terbarukan, Tumbuh Pangan dan Kemandirian Petani

Dari lereng pegunungan Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, panas bumi tak hanya dimanfaatkan sebagai sumber energi. Bagi para petani, energi terbarukan tersebut kini ikut membantu mengolah limbah menjadi pupuk, merawat tanah, hingga menghasilkan pangan.

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polres Bogor mengungkap hubungan singkat dua pemeran video mesum “A Day in My Life” yang saat ini sedang viral di jagat maya. Dari perkenalan di media sosial, keduanya melanjutkan pertemuan.
Tim Indonesia Berpotensi Panen Emas Hari Ini, Skuad Merah Putih Tampil di 14 Final Asian Games 2026

Tim Indonesia Berpotensi Panen Emas Hari Ini, Skuad Merah Putih Tampil di 14 Final Asian Games 2026

Kontingen Indonesia berpotensi meraup banyak medali termasuk emas hari ini, Kamis (24/9/2026). Pasalnya sejumlah atlet Merah Putih akan tampil di 14 final di Asian Games 2026.
Megawati Hangestri Akhirnya Blak-blakan soal Jordan Wilson, Ungkap Pertama Kali Bertemu

Megawati Hangestri Akhirnya Blak-blakan soal Jordan Wilson, Ungkap Pertama Kali Bertemu

Megawati Hangestri blak-blakan soal pertemuan pertamanya dengan Jordan Wilson di Hyundai Hillstate. Sempat dikira pendiam, ternyata Wilson justru bikin Mega terkejut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT