News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TIM PKM UNWAHA Latih Guru Kembangkan Media Pembelajaran Sains Berbasis IoT

Upaya memperkuat literasi sains sejak usia dini terus dilakukan melalui inovasi pembelajaran yang menggabungkan pendekatan berbasis lingkungan dan teknologi.
Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:00 WIB
Upaya memperkuat literasi sains sejak usia dini terus dilakukan melalui inovasi pembelajaran yang menggabungkan pendekatan berbasis lingkungan dan teknologi.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Upaya memperkuat literasi sains sejak usia dini terus dilakukan melalui inovasi pembelajaran yang menggabungkan pendekatan berbasis lingkungan dan teknologi. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA) melaksanakan kegiatan bertajuk “Dari Alam ke Kelas: Penguatan Literasi Sains Sejak Dini melalui Pelatihan Miniatur Ekosistem Akuatik dan Terestrial Berbasis IoT (Internet of Things)” di TK KB Al Fath Pare, Kabupaten Kediri, pada 23–24 Juli 2026.

TIM PKM Unwaha yang terdiri dari Kartika Wulandari, M.Pd, Anggun Wulandari, S.Si., M.Pd., dan Dian Kusuma Wardani, M.Si. Pelatihan diikuti oleh guru TK dan KB sebagai upaya meningkatkan kompetensi dalam merancang media pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggun Wulandari menjelaskan bahwa pembelajaran sains pada jenjang pendidikan anak usia dini akan lebih bermakna apabila anak memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui kegiatan mengamati, mengeksplorasi, dan berinteraksi dengan lingkungan.

“Anak-anak belajar paling baik ketika mereka melihat, menyentuh, dan mengalami secara langsung. Melalui media seperti aquascape, terrarium, dan teknologi IoT sederhana, guru dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih nyata sehingga konsep-konsep sains menjadi lebih mudah dipahami,” ujarnya.

Pelatihan diawali dengan peserta memperoleh materi mengenai pentingnya literasi sains sejak usia dini, konsep dasar ekosistem, serta pemanfaatan media pembelajaran berbasis lingkungan. Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan aquascape sebagai representasi ekosistem perairan. Dalam sesi tersebut, guru mempelajari teknik menyusun miniatur ekosistem air tawar dan air laut dengan memperhatikan keseimbangan komponen biotik dan abiotik. 

Melalui media ini, peserta diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang mengajak anak mengamati hubungan antara tumbuhan, hewan, air, batu, dan faktor lingkungan lainnya secara konkret. Pelatihan berlanjut dengan praktik pembuatan terrarium yang merepresentasikan berbagai ekosistem darat, antara lain gurun, savana, hutan hujan tropis, padang rumput, stepa, dan tundra. Setiap miniatur dirancang sebagai media visual yang dapat membantu guru menjelaskan keragaman ekosistem kepada peserta didik melalui pendekatan yang sederhana dan menyenangkan.

Selain membuat miniatur ekosistem, peserta juga diperkenalkan dengan penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam pembelajaran melalui penggunaan sistem penyiraman otomatis pada terrarium. Sistem sederhana ini memanfaatkan sensor suhu dan kelembapan yang terhubung dengan pompa air sehingga penyiraman tanaman dapat berlangsung secara otomatis sesuai kondisi lingkungan. Selain membantu perawatan media pembelajaran, pengenalan IoT diharapkan dapat membuka wawasan guru mengenai pemanfaatan teknologi dalam pendidikan anak usia dini.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mengikuti sesi praktik, diskusi, pendampingan, dan evaluasi. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merancang sekaligus memanfaatkan media pembelajaran berbasis lingkungan secara berkelanjutan di sekolah.

Kepala TK KB Al Fath Pare, Uswatul Fauziyah, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengabdian tersebut karena memberikan pengalaman baru bagi para guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru kami. Selama ini pembelajaran sains lebih banyak dilakukan melalui buku cerita dan media sederhana. Melalui pelatihan ini, kami memperoleh wawasan sekaligus keterampilan baru dalam membuat aquascape, terrarium, serta memanfaatkan teknologi IoT sebagai media pembelajaran yang menarik bagi anak usia dini," ujarnya.

Menurutnya, media pembelajaran yang dikembangkan dalam pelatihan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih konkret sehingga dapat meningkatkan rasa ingin tahu anak terhadap lingkungan sekitar.

"Kami berharap media yang telah dibuat tidak berhenti pada saat pelatihan saja, tetapi dapat terus dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Semoga kerja sama antara TK KB Al Fath Pare dengan Universitas KH. A. Wahab Hasbullah dapat terus berlanjut melalui berbagai program pengabdian dan pendampingan lainnya," tambah Uswatul Fauziyah.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap guru dapat mengembangkan pembelajaran sains yang lebih kontekstual, menyenangkan, dan berpusat pada pengalaman belajar anak. Aquascape dan terrarium diharapkan tidak hanya menjadi media visual di kelas, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kemampuan observasi, kepedulian terhadap lingkungan, serta literasi sains sejak usia dini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas KH. A. Wahab Hasbullah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada kebutuhan mitra dan penguatan inovasi pembelajaran di satuan pendidikan. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan diharapkan dapat menghasilkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun 2026.(chm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Para pemain Timnas Indonesia abroad kembali ke klubnya masing-masing. Walau demikian, skuad yang membawa juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum tampil di akhir pekan ini. 
Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026 hari ini Sabtu 10 Oktober akan menghadirkan dua agenda penting di Sirkuit Jalanan Marina Bay yakni Sprint Race dan juga kualifikasi.
Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Eks lokalisasi prostitusi Saritem, Kota Bandung, digerebek petugas Polrestabes Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolri sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Antik yang digelar Polda Jawa Barat.
Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dramatis pada Senin (5/10/2026) lalu. 
Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas besarnya efek domino kasus bunuh diri berdampak kondisi perasaan dan psikologis 30 orang di lingkungan sekitar korban.
17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

17 Daftar Pemain Doctor X: Mafia in White, Drama Korea Kedokteran yang Dibintangi Kim Ji Won

Berikut daftar 17 pemain drama Korea Doctor X: Mafia in White, berlatar medis kedokteran yang dibintangi Kim Ji Won.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT