Polda Jatim Bongkar Scam Investasi Kripto Jaringan Internasional, 77 Rekening Rp81,5 Miliar Diblok
- tim tvone - syamsul huda
Tersangka KPP juga diduga mengirim lebih dari 10 telepon seluler berisi akun trader kripto dan aplikasi internet banking ke Kuala Lumpur, Malaysia.
“Total terdapat 112 akun perbankan dan bursa kripto (exchanger) yang berhasil ditelusuri berkaitan dengan pengiriman tersebut,” kata Bimo.
Sementara WH diduga berperan sebagai koordinator operasional dan keuangan serta membantu membangun lapisan rekening nominee kripto dan korporasi.
“Berdasarkan hasil penyidikan sementara, jaringan ini memiliki keterkaitan lintas wilayah dan lintas negara. Kelompok FR dan KPP ditelusuri memiliki keterkaitan dengan Jakarta, Palangkaraya, Malaysia, hingga Vietnam. Sedangkan kelompok WH ditelusuri memiliki keterkaitan dengan Sukabumi, Jakarta, hingga Vietnam,” ujar Bimo.
Dalam perkara ini, polisi menyita tiga laptop, enam telepon seluler, 34 dokumen legalitas perusahaan, 12 buku tabungan, dua paspor, tujuh kartu ATM, dan satu token bank.
Penyidik juga menerapkan ketentuan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan melakukan asset tracing bersama PPATK. Diketahui salah satu rekening perusahaan nominee yang diduga terafiliasi dengan jaringan tersebut tercatat memiliki mutasi transaksi Rp3,19 triliun sepanjang 5 Desember 2025 hingga 20 Mei 2026. Angka tersebut merupakan akumulasi transaksi dan tidak serta-merta menunjukkan kerugian korban maupun keuntungan tersangka.
“Penelusuran aset terus kami lakukan bersama PPATK. Penyidik juga terus mengembangkan perkara untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat, baik di dalam maupun luar negeri,” tegas Bimo.
Polda Jatim juga berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Polri untuk mendalami dugaan keterlibatan jaringan di luar Indonesia, mengingat kegiatan online scam investasi trading ini dikendalikan dari luar negeri. (sha/hen)
Load more