Kasus Hilangnya Ibu dan Anak asal Bogor di Madiun, Suami Siri Diduga Terlibat Pembunuhan dan Mutilasi
- tvOne - miftakhul erfan
Madiun, tvOnenews.com – Setelah serangkaian pengembangan dan penangkapan Dwi Bagus Martono (40), terduga pelaku yang tak lain merupakan pelapor sekaligus suami siri korban, di Jombang pada Minggu (25/10), polisi akhirnya mengungkap kasus hilangnya seorang ibu berinisial Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AG (4), warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengungkapan kasus tersebut berlanjut dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin (26/10).
Polres Madiun Kota bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur melakukan olah TKP di rumah Dwi Bagus Martono di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Rumah yang biasa dihuni Dwi Bagus bersama istri sahnya itu diduga menjadi salah satu lokasi terjadinya mutilasi terhadap kedua korban.
Kapolres Madiun Kota, AKBP Rizki Pratama Wida Prastianto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan orang hilang pada 5 Oktober lalu. Laporan tersebut disampaikan oleh Khansa, adik korban, serta Dwi Bagus Martono yang diketahui merupakan suami siri Dini.
"Kami menerima laporan orang hilang pada 5 Oktober, dari Saudari Khansa selaku adik korban, dan juga Bapak Dwi Bagus Martono selaku suami siri korban," ujar Rizki.
Berdasarkan laporan tersebut, tim operasional Polres Madiun Kota segera menelusuri sejumlah lokasi dan menemukan indikasi yang mengarah kepada terduga pelaku. Namun, Rizki belum dapat membeberkan lebih jauh mengenai motif kejahatan tersebut.
"Saat ini pelaku sudah diamankan dan berada di Polda untuk pendalaman penyelidikan. Motif masih digali, mohon beri kami waktu. Saat ini kami tengah melakukan pengembangan, pendalaman, dan olah TKP. Tujuannya agar kita dapat merangkai kejadian ini secara utuh," jelasnya.
Penyelidikan bersama Polres Madiun Kota dan Polda Jatim masih berlangsung. Rizki menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat menarik kesimpulan akhir terkait kasus tersebut. Meski demikian, polisi menduga Dini dan anaknya, AG, menjadi korban pembunuhan di dua lokasi berbeda.
"Kita tunggu hasil olah TKP terlebih dahulu. Barang bukti dan alat bukti harus lengkap baru kejadian ini dapat dirangkai secara utuh," katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat setidaknya tiga lokasi yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Rekaman CCTV menunjukkan Dini dan AG masuk bersama Dwi Bagus Martono ke Hotel Mataram Baru di Jalan Dr. Soetomo pada 20 September lalu. Namun, dalam rekaman saat keluar, hanya Dwi Bagus dan AG yang terlihat.
Load more