News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahaguru Kopi Dunia Datangi Petani Kopi di Malang, Petani Berharap Mampu Memberikan Nilai Plus

Mahaguru kopi dunia, Manuel Diaz mendapat sambutan yang hangat dari petani saat mengunjungi perkebunan kopi di Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (31/8).
Kamis, 1 September 2022 - 12:00 WIB
Mahaguru kopi dunia, Manuel Diaz memberikan edukasi kepada petani saat mengunjungi perkebunan kopi di Dampit
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, Jawa Timur - Mahaguru kopi dunia, Manuel Diaz mendapat sambutan yang hangat dari petani saat mengunjungi perkebunan kopi di Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (31/8). 

Manuel Diaz, instruktur Coffee Quality Institute (CQI) hadir atas undangan Akartana untuk memberikan edukasi budidaya kopi pada petani kopi di Dampit. Sebuah daerah yang terkenal dengan produksi kopi robusta-nya sejak 1922. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kopi robusta bukan kopi kelas dua, bedanya dengan arabika itu soal varietas, jadi seharusnya petani dalam membudidaya kopi robusta tidak perlu minder, dan perlakuannya seharusnya sama dalam hal perawatan, panen, hingga pasca panen," kata Manuel Diaz, yang punya lembaga ONA Consulting di Meksiko.

Ia telah memberi pelatihan kopi sejak 1988, terutama cupping dan roasting di berbagai negara di dunia, seperti USA, Guatemala, Italia, Uganda, Korea Selatan hingga Indonesia. 

Manuel Diaz menambahkan, jika petani melakukan upaya terbaik dari proses penanaman, perawatan hingga pasca panen, maka pasti juga hasilnya atau harga bisa baik.

"Apalagi di Dampit ini punya sejarah yang kuat, usia perkebunannya sudah 100 tahun, itu menjadi nilai lebih,” tambah Diaz.

Sementara itu, Rizal Kertosastro, pemilik Akartana menyatakan, pada era perkebunan Margosuko masih beroperasi di Dampit, memiliki Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur soal petik merah.

"Jadi kalau misalkan pekan ini petani memanen sebatang pohon pada hari Senin, maka harus dikasih jeda satu pekan lagi untuk panen selanjutnya atau Senin depannya, kalau tidak petani bisa kena sanksi," jelas Rizal. 

"Memang Margosuko sempat vakum, maka Perdes tersebut sekarang tidak diberlakukan lagi. Saya mendengar keluhan petani, maka ikhtiar saya mendirikan Akartana ini karena ingin meneruskan apa yang telah dilakukan eyang dan bapak saya di Margosuko," tambah Rizal. 

Haryono, seorang petani di Dampit mengamini soal Perdes tersebut. Dulu mereka mau mengikuti Perdes karena mendapatkan harga yang layak dari Margosuko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin kelihatannya ribet, tapi ya nggak apa-apa, karena jerih payah petani mendapatkan harga yang layak," ungkap Haryono.

Akartana sendiri sudah memiliki rencana yang matang untuk kembali menghidupkan perkebunan Margosuko di Dampit yang memang telah berdiri sebelum era Kemerdekaan RI.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Juga Mauro Zijlstra Resmi Gabung, Media Belanda Sudah Yakin Persija Jakarta Juara Super League

Belum Juga Mauro Zijlstra Resmi Gabung, Media Belanda Sudah Yakin Persija Jakarta Juara Super League

Mauro Zijlstra saat ini dirumorkan segera gabung Persija Jakarta. Meski Mauro Zijlstra belum resmi ke Persija, media Belanda yakin Persija juara Super League.
Jangan Main-main dengan Setan Merah! Tiga Kemenangan Beruntun Manchester United di Debut Michael Carrick

Jangan Main-main dengan Setan Merah! Tiga Kemenangan Beruntun Manchester United di Debut Michael Carrick

Tiga kemenangan beruntun sejak debut Michael Carrick, menjadi sinyal kuat bahwa Manchester United mulai menemukan stabilitas, meski masih menyisakan banyak
Tak Perlu Adaptasi Lama, Layvin Kurzawa Akui Sudah Semakin Nyaman Bersama Persib 

Tak Perlu Adaptasi Lama, Layvin Kurzawa Akui Sudah Semakin Nyaman Bersama Persib 

Pemain asal Prancis ini diperkenalkan sebagai pemain baru usai laga melawan PSBS Biak, 25 Januari 2026 lalu. Setelah Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) selesai, Layvin Kurzawa langsung mengikuti program latihan Persib.
Prabowo Buka-bukaan Soal Sawit: Banyak Pemimpin Dunia Meminta CPO Dari Indonesia

Prabowo Buka-bukaan Soal Sawit: Banyak Pemimpin Dunia Meminta CPO Dari Indonesia

Presiden Prabowo Subianto tegaskan kelapa sawit adalah komoditas strategis nasional yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat Indonesia.
Prabowo Geram Spanduk Semrawut: Turis Datang Tak Mau Lihat Baliho, Bogor Dulu Kota Paling Indah

Prabowo Geram Spanduk Semrawut: Turis Datang Tak Mau Lihat Baliho, Bogor Dulu Kota Paling Indah

Presiden RI, Prabowo Subianto, mengkritik keras terhadap maraknya spanduk, baliho, dan iklan komersial yang dinilai merusak estetika dan pariwisata di Bogor.
Anthony Ginting dan Siti Fadia Silva Ramadhanti Jadi Kapten Tim Indonesia untuk Kejuaraan Asia Beregu 2026

Anthony Ginting dan Siti Fadia Silva Ramadhanti Jadi Kapten Tim Indonesia untuk Kejuaraan Asia Beregu 2026

PBSI menunjuk Anthony Sinisuka Ginting dan Siti Fadia Silva Ramadhanti untuk memimpin tim Indonesia pada ajang Kejuaraan Asia Beregu (BATC) 2026, pekan ini.

Trending

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Berlaku Per Hari Ini: Girik Hingga Letter C Bukan Lagi Bukti Hak Milik, Bagaimana Nasib Pemilik Tanah yang Belum Punya SHM?

Berlaku Per Hari Ini: Girik Hingga Letter C Bukan Lagi Bukti Hak Milik, Bagaimana Nasib Pemilik Tanah yang Belum Punya SHM?

Dokumen-dokumen lama, seperti girik, Letter C, hingga Verponding kini tidak lagi berlaku sebagai alat bukti hak milik yang sah, per hari ini, Senin (2/2/2026).
Tipu Puluhan Korban Hingga Rp1 Miliar, Wanita di Jember Viral di TikTok

Tipu Puluhan Korban Hingga Rp1 Miliar, Wanita di Jember Viral di TikTok

Wanita di Jember diduga menipu puluhan korban berkedok arisan hingga investasi bisnis, kerugian mencapai Rp1 miliar, kini viral di TikTok.
Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026? Simak Jadwal dan Tata Caranya

Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026? Simak Jadwal dan Tata Caranya

Kapan puasa Nisfu Syaban 2026 dilaksanakan? Simak jadwal lengkap puasa Nisfu Syaban, beserta niat dan tata caranya sesuai anjuran dalam artikel di bawah ini!
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Momen Unik Ketika Dua Pemain Timnas Indonesia Curi Sorotan di Eredivisie

Momen Unik Ketika Dua Pemain Timnas Indonesia Curi Sorotan di Eredivisie

Ada kabar menarik dari dua pemain abroad Timnas Indonesia di kompetisi Eredivisie, Belanda. Maarten Paes dan Miliano Jonathans sama-sama berada di laga Ajax vs
Malam Nisfu Syaban 2026 Tinggal Hitungan Jam, Ini Amalan yang Perlu Dikerjakan Kata Habib Novel Alaydrus

Malam Nisfu Syaban 2026 Tinggal Hitungan Jam, Ini Amalan yang Perlu Dikerjakan Kata Habib Novel Alaydrus

Habib Novel Alaydrus membagikan amalan malam Nisfu Syaban versi dirinya di tengah perdebatan dalil dan hadis riwayat menganjurkan amal ibadah di malam ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT