GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perang Gangster, Serang dan Lukai Dua Petugas Securiti di Surabaya, 7 Pelaku Diamankan Polisi

Jagad media sosial digegerkan dengan aksi brutal salah satu kelompok gangster yang melakukan pembacokan ke dua petugas pengamanan (satpam)
Jumat, 2 Desember 2022 - 11:37 WIB
perang Gangster, lukai dua petugas securiti, 7 pelaku diamankan polisi
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, Jawa Timur - Jagad media sosial baru-baru ini digegerkan dengan aksi brutal salah satu kelompok gengster yang melakukan pembacokan ke dua petugas pengamanan (satpam) Perumahan Pakuwon City Surabaya. Akibat aksi brutal itu petugas satpam mengalami luka bacokan lebih dari 10 luka tusuk. 

7 pemuda anggota kelompok gangster tim guguk, diamankan polisi terkait aksi pengeroyokan yang mengakibatkan dua orang securiti jadi korban pembacokan di Pos Keamanan Pakuwon City Surabaya.
AKBP Anton Elfrino Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, menjelaskan tujuh  pemuda yang berhasil kami amankan terdiri dari 6 orang pemuda masih di bawah umur, sementara 1 orang lainnya sudah berusia dewasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Setelah dalam pemeriksaan ataupun interograsi kita bisa menetapkan tujuh tersangka yang memang terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap 2 korban. Salah satunya korban satpam. Dua orang itu mengalami luka akibat sabetan senjata tajam celurit,” jelas AKBP Anton, Kamis (01/12). 

Kapolres mengungkapkan, dari tujuh pelaku pembacokan yaitu AA, KS, RA, NA, RR, FF, dan R mereka merupakan kelompok gangster tim Guguk yang melakukan pengeroyokan kedua korban RDA dan MFR dengan menggunakan clurit dan pedang hingga mengakibatkan korban mengalami luka sobek.

“Berawal dari kejadian tersebut korban bersama tim Kwok- Kwok  yang berjumlah 50 kendaraan bermotor bertemu dengan gangster Guk–guk di pom bensin Jalan MERR Surabaya,” ungkap AKBP Anton.

Mengetahui kalah jumlah masa selanjutnya korban melarikan diri, FR bersama SK dan U ke wilayah Kenjeran Surabaya.

“Salah satu security RDA yang sedang berjaga di Pos Pakuwon City bersama rekannya MD, tiba-tiba didatangi 3 orang laki-laki dengan menggunakan sepeda motor Supra yaitu FR, SK dan U, hendak menerobos portal dan menabrak barier sampai FR jatuh,” kata Anton.

Anton mengutarakan, tak lama kemudian datang kelompok  Guk-guk dengan berboncengan sepeda motor mengejar FR, selanjutnya kelompok gengster Guk-guk yang membawa sajam dan stik golf langsung memukul dan membacok FR yang merupakan anggota tim kwok kwok.

“Mengetahui kejadian tersebut RDA mencoba menolong tiba-tiba ada salah satu pelaku mengayunkan senjata tajam ke arah security hingga mengenai tangan kiri, lalu RDA bersembunyi di belakang truk dan FR untuk berlindung diri,” tutur Kapolres.

Komplotan gengster Guk-guk tersebut, sempat merusak kaca pos security dengan senjata tajam dan stik golf, kemudian saat mengetahui ada pihak security yang datang para geng Guk-guk langsung kabur melarikan diri.

Tak ingin buruannya kabur anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama dengan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim melakukan penyelidikan, sehingga mendapatkan info jelas terkait identitas dan keberadaan komplotan gangster, dan berhasil diamankan pada Selasa (29/11). 

Setelah dilakukan pemeriksaan sementara 4 pemuda dinyatakan sebagai tersangka yaitu AA, KS, RA, NA yang berhasil diamankan di Kedai Jalan Luntas Tambaksari Surabaya. Sementara itu AA Ketua tim gangster tim guguk mengutarakan jika dirinya dalam perang gangster itu tidak menyasar securiti perumahan, namun karena satpam berusaha menyelamatkan korban dari tim kwok-kwok lari ke arah pos satpam, anggotanya mengikutinya masuk kedalam pos satpam.

“Kami tidak ada rencana merusak pos satpam maupun melukai warga namun itu anggota tim lawan lari masuk perumahan dan dikira teman-teman bersembunyi di pos satpam,” ujar AA Ketua Gangster.

Polisi melakukan pengembangan lantas pelaku N berhasil diamankan di rumahnya, selanjutnya berhasil mengamankan dua pelaku lainnya di Waru Sidoarjo yaitu RR, dan FF. Motif dari kejadian tersebut, tim Guk-guk ingin balas dendam terkait perkelahian sebelumnya dengan grup Gengster. Aalah satu korban yaitu Gengster Kwok-kwok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain mengamankan 7 pelaku, polisi menyita barang bukti, CCTV TKP, tiga unit R-2, tujuh buah senjata tajam jenis clurit dan pedang, dua buah stick golf, satu potongan besi, pecahan kaca pos security dan sembilan unit handphone.

Atas perbuatannya 7 gangster dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) dan/atau Pasal 351 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 160 KUH Pidana dan atau Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam. (zaz/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

2 Mantan Anak Buah Shin Tae-yong Makin Berjaya di Indonesia, Siapa Saja?

2 Mantan Anak Buah Shin Tae-yong Makin Berjaya di Indonesia, Siapa Saja?

Sejumlah mantan anak buah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia mulai kembali meramaikan panggung Super League 2025/2026. Terbaru, nama Yoo Jae-hoon resmi mendapat
Bertekad Raih Poin di MotoGP Thailand 2026 Akhir Pekan Ini, Luca Marini Pilih Berjuang Maksimal saat Sesi Kualifikasi

Bertekad Raih Poin di MotoGP Thailand 2026 Akhir Pekan Ini, Luca Marini Pilih Berjuang Maksimal saat Sesi Kualifikasi

Luca Marini, mengatakan kalau dirinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih hasil positif pada race perdana MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand.
Protes Kualitas dan Nilai Gizi pada Menu MBG, Warga di Pati Geruduk SPPG Tlogowungu 1

Protes Kualitas dan Nilai Gizi pada Menu MBG, Warga di Pati Geruduk SPPG Tlogowungu 1

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Tlogowungu Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tlogowungu 01, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (27/2/2025). 
Raih Dua Penghargaan Bergengsi, Peruri Mantapkan Posisi di Era Digital

Raih Dua Penghargaan Bergengsi, Peruri Mantapkan Posisi di Era Digital

Peruri meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Digital Day 2026 yang digelar di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/0262).
Tanggapi Dugaan Kasus Pelecehan di FPTI, Menpora Erick Thohir Tegas Minta Sanksi Berat dan Proses Hukum

Tanggapi Dugaan Kasus Pelecehan di FPTI, Menpora Erick Thohir Tegas Minta Sanksi Berat dan Proses Hukum

Menpora Erick Thohir menegaskan sikap tanpa toleransi terhadap dugaan pelecehan seksual dan tindak kekerasan yang menimpa atlet.
Resmi! Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Tayang Gratis

Resmi! Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Tayang Gratis

Hak siar FIFA Series 2026 resmi diumumkan. Laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis tayang gratis. Ini jadwalnya.

Trending

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Seorang menantu berani rudapaksa ibu mertua di Kecamatan Palangga, Gowa, Sulawesi Selatan menjelang waktu sahur. Ternyata usianya hanya selisih 5 tahun saja...
BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

Menurut dia, aksi penyampaian pendapat merupakan hak yang dijamin undang-undang dan wajib difasilitasi.
Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Absennya Thom Haye jelang FIFA Series 2026 memicu spekulasi. John Herdman menyiapkan lima kandidat pengganti di lini tengah Timnas Indonesia,
John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

Timnas Indonesia mendapat kabar baik jelang FIFA Series. Pengganti Thom Haye siap, pemain lokal tampil impresif, serta peluang naturalisasi memperkuat skuad.
Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Empat pemain Persib Bandung tampil gemilang dan dinilai layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, sementara Thom Haye dipastikan absen akibat sanksi FIFA.
Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Inilah rangkuman tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang palling banyak dibaca dan menjadi piliha redaksi tvOnenews.com. Baca selengkapnya di sini.
Masuk Radar Juventus, Emil Audero Berpeluang Geser Kiper Utama Ikuti Skenario Maarten Paes di Ajax

Masuk Radar Juventus, Emil Audero Berpeluang Geser Kiper Utama Ikuti Skenario Maarten Paes di Ajax

Juventus tengah bersiap melakukan revolusi di sektor penjaga gawang, dan nama Emil Audero tiba-tiba mencuat ke permukaan. Bisa senasib seperti Maarten Paes?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT