News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengadilan Tinggi Pontianak Anulir Keputusan Pengadilan Negeri Ketapang, Bebaskan Yu Hao

Dr. Herman Hofi Munawar, pengamat hukum dan kebijakan publik Kalimantan Barat, mengungkapkan keprihatinannya terhadap keputusan Pengadilan Tinggi Pontianak yang membebaskan Yu Hao (49), warga negara Cina.
Kamis, 16 Januari 2025 - 12:55 WIB
Dok. Suasana sidang.
Sumber :
  • tvOnenews - Tut Wuri Handayani

tvOnenews.com - Dr. Herman Hofi Munawar, pengamat hukum dan kebijakan publik Kalimantan Barat, mengungkapkan keprihatinannya terhadap keputusan Pengadilan Tinggi Pontianak yang membebaskan Yu Hao (49), warga negara Cina, menyatakan bahwa permintaan banding Yu Hao diterima dan membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Ketapang Nomor 332/Pid.Sus/2024/PN Ktp yang dijatuhkan pada 10 Oktober 2024.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Ketapang sebelumnya adalah 5 tahun penjara dan denda 50 miliar rupiah. Dakwaan Jaksa Penuntut Umum terkait kasus pencurian emas 774 kg emas dan perak 937,7 kg pada areal pertambangan  emas tanpa izin di Kabupaten Ketapang. Keputusan Vonis bebas oleh Pengadilan Tinggi Pontianak terhadap terdakwa Yu Hao dinilai melukai rasa keadilan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini bermula dari aktivitas penambangan emas ilegal (PETI) yang didanai oleh Yu Hao yang telah berlangsung lama di Ketapang. Aktivitas ini menyebabkan kerusakan lingkungan serius yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk pemulihan.

Dalam putusan banding, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pontianak Isnurul S. Arif, menyatakan bahwa Yu Hao tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana penambangan tanpa izin, seperti yang didakwakan. Akibatnya, terdakwa dibebaskan dari semua dakwaan dan tahanan. 

Dr. Herman Hofi Munawar
Dr. Herman Hofi Munawar
Sumber :
  • tvOnenews - Tut Wuri Handayani

 

Dr. Herman menegaskan bahwa keputusan ini menunjukkan  mencederai rasa keadilan serta ketimpangan dalam penegakan hukum. 

“Kerusakan lingkungan di Ketapang akibat penambangan ilegal ini sangat parah dan merugikan masyarakat. Tetapi, mengapa pelaku yang jelas-jelas terbukti melakukan aktivitas tersebut bisa dibebaskan?” ungkapnya.

Ia juga menyoroti peran Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial untuk menindaklanjuti kasus ini. Menurutnya, perlu dilakukan eksaminasi terhadap hakim yang memutuskan bebas dalam kasus ini.

“Kita berharap Mahkamah Agung proaktif dan Komisi Yudisial tidak tinggal diam, agar keadilan benar-benar ditegakkan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama karena dampaknya yang luas terhadap lingkungan dan masyarakat Kalimantan Barat.

Dr. Herman juga mengkritik keputusan pengadilan yang dianggap tidak sebanding dengan kerugian yang ditimbulkan. “Keadilan masyarakat tidak boleh dikorbankan oleh keputusan hukum yang tidak berpihak pada kepentingan umum,” pungkasnya.(twh/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Cepat Gubernur Dedi Mulyadi usai Warga Ngadu Perbatasan Jabar-Jateng Berubah Kumuh dan Darurat Sampah

Respons Cepat Gubernur Dedi Mulyadi usai Warga Ngadu Perbatasan Jabar-Jateng Berubah Kumuh dan Darurat Sampah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bereaksi setelah video warga memperlihatkan kondisi miris di area gapura perbatasan Jabar-Jateng banyak sampah viral.
Usut Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Polisi Periksa Sejumlah Karyawan

Usut Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Polisi Periksa Sejumlah Karyawan

Polisi mengungkap masih mendalami penyebab kebakaran yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
Demi Bisa Mengejar Ketertinggalan dari Mercedes di F1 2026, Charles Leclerc Sampai Minta Ferrari Lakukan Hal ini

Demi Bisa Mengejar Ketertinggalan dari Mercedes di F1 2026, Charles Leclerc Sampai Minta Ferrari Lakukan Hal ini

Charles Leclerc meminta Ferrari untuk melakukan satu hal demi bisa mengejar ketertinggalan mereka dari Mercedes di F1 2026 ini.
Imbas Kasus Paspor Dean James, Klub Eredivisie Ini Ajukan Banding ke KNVB

Imbas Kasus Paspor Dean James, Klub Eredivisie Ini Ajukan Banding ke KNVB

Heracles Almelo ajukan permintaan resmi ke KNVB terkait keabsahan pertandingan setelah skandal paspor Dean James memicu larangan bagi 25 pemain non-Uni Eropa.
Didukung Penuh Bobotoh, Ini Reaksi Bek Persib Frans Putros Usai Bawa Irak ke Piala Dunia

Didukung Penuh Bobotoh, Ini Reaksi Bek Persib Frans Putros Usai Bawa Irak ke Piala Dunia

Frans Putros mendapatkan dukungan penuh dari Bobotoh karena menjadi pemain Persib pertama yang mengantarkan negaranya ke Piala Dunia. 
Wamendagri Bima Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

Wamendagri Bima Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengingatkan Praja Pratama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang PKL di Aceh Tamiang mampu menjaga kinerjanya.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Para pemain Timnas Indonesia, seperti Dean James dan Justin Hubner, diminta untuk mengajukan kembali paspor Belanda. Hal ini bisa memberikan dampak negatif kepada skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT