News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Evident Institute Angkat Bicara: Rahasia di Balik DFK yang Mengancam Stabilitas Nasional

Evident Institute menilai Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) pada tahun 2026 berpotensi digunakan secara sistematis untuk menghambat eksekusi kebijakan dan program strategis negara terutama pada momen fiskal krusial.
Selasa, 6 Januari 2026 - 19:09 WIB
Evident Institute menilai Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) pada tahun 2026 berpotensi digunakan secara sistematis untuk menghambat eksekusi kebijakan dan program strategis negara terutama pada momen fiskal krusial.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Evident Institute menilai Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) pada tahun 2026 berpotensi digunakan secara sistematis untuk menghambat eksekusi kebijakan dan program strategis negara terutama pada momen fiskal krusial. 

“Dalam konteks ini, Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) tidak lagi dapat diperlakukan sebagai isu komunikasi semata, melainkan sebagai risiko struktural terhadap stabilitas ekspektasi publik dan kepercayaan ekonomi,” tutur Rijadh Djatu Winardi, Direktur Ekonomi Evident Institute pada Selasa (6/1).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Konferensi Pers Kaleidoskop Kebohongan Publik 2025 dan Tantangan 2026: Pola Isu, Target, dan Medium Persebaran tersebut Evident Institute memperkirakan tahun 2026 menandai pergeseran dari fase konsolidasi menuju fase perang narasi yang lebih terstruktur dan instrumentalis setelah pada tahun 2025, DFK masih berfungsi sebagai kebisingan yang terfragmentasi.

Prediksi DFK 2026 didapat melalui telaah data terbuka DFK yang terdokumentasi sepanjang tahun 2025 disandingkan dengan data variabel ekonomi tertentu dan index ekonomi. Sementara proyeksi isu DFK tahun 2026 dihitung menggunakan pendekatan hibrida yang mengkombinasikan Regresi Linear dan metode Prophet.

Melalui proses tersebut Evident Institute menilai kebutuhan utama pada 2026 bukan sekadar respons terhadap DFK tetapi kapasitas mitigasi yang presisi. Pemantauan DFK harus diposisikan sebagai early warning system yang mampu mendeteksi friksi informasi sebelum berubah menjadi kepanikan kolektif. 

“Akurasi dan ketepatan waktu menjadi kunci, terutama pada platform dengan daya jangkau terbesar yakni Facebook dan TikTok. Dalam pemantauan sepanjang tahun 2025, secara empiris kami mendapati keduanya paling berpengaruh dalam membentuk persepsi publik selama periode sensitif seperti Juli–Agustus,” tuturnya.

Seperti diketahui pada pekan ketiga Agustus hingga awal September 2025, unjuk rasa disertai kerusuhan terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Unjuk rasa ini awalnya dipicu oleh protes terhadap adanya tunjangan baru bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, yakni berupa tunjangan perumahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Evident Institute menilai Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) pada tahun 2026 berpotensi digunakan secara sistematis untuk menghambat eksekusi kebijakan dan program strategis negara terutama pada momen fiskal krusial.
Evident Institute menilai Disinformasi, Fitnah, dan Kebencian (DFK) pada tahun 2026 berpotensi digunakan secara sistematis untuk menghambat eksekusi kebijakan dan program strategis negara terutama pada momen fiskal krusial.
Sumber :
  • Istimewa

Gejolak di masyarakat itu juga didorong oleh adanya kenaikan pajak bumi dan bangunan yang terjadi di beberapa wilayah, serta ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah dalam mengatasi kesenjangan ekonomi dan kenaikan biaya hidup. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata Ini Fungsi Utama Dry Ice saat Karhutla, BNPB Beri Penjelasan

Ternyata Ini Fungsi Utama Dry Ice saat Karhutla, BNPB Beri Penjelasan

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia masih dalam pengoptimalan pemadaman. Dalam upaya memadamkan api ada operasi dry ice, ternyata ini fungsinya.
Menteri Agama Malaysia Titip Pesan untuk Pendakwah Indonesia: Gapai Langit, tapi Mengakar di Bumi

Menteri Agama Malaysia Titip Pesan untuk Pendakwah Indonesia: Gapai Langit, tapi Mengakar di Bumi

Menteri Agama Malaysia YB Senator Dr. Zulkifli bin Hasan menyampaikan pesan mendalam bagi para da'i dan pendakwah Indonesia saat menerima kunjungan delegasi ...
Eks Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku Tegur Mandor Bangunan

Eks Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku Tegur Mandor Bangunan

Ternyata awal mula eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan Jakarta Garden City, Cakung Timur, Jakarta Timur, karena istri pelaku menegur mandor bangunan agar menghentikan pekerjaan renovasi rumah yang berada di samping rumahnya pada Kamis (22/10/2026).
GIFTS 2026 Hasilkan 51 Kerja Sama, 79 Startup Berpeluang Temui Investor

GIFTS 2026 Hasilkan 51 Kerja Sama, 79 Startup Berpeluang Temui Investor

Global Innovation and Future Technology Summit (GIFTS) 2026 di GIK UGM menghasilkan 51 dokumen kerja sama, mendorong pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi
Survei Terbaru Voxpol Center: 61,1 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Mampu Selesaikan Masalah Bangsa

Survei Terbaru Voxpol Center: 61,1 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Mampu Selesaikan Masalah Bangsa

Voxpol Center menunjukkan masyarakat Indonesia masih menaruh optimisme tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumi
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.

Trending

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT