News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sektor Agribisnis Indonesia Siap Perkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing di Kawasan ASEAN

ASEAN Food & Beverage Alliance (AFBA) bersama Oxford Economics pada Rabu (1/4) meluncurkan laporan bertajuk “Economic Insights :
Rabu, 1 April 2026 - 22:38 WIB
Matt Kovac dari ASEAN Food & Beverage Alliance (AFBA).
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - ASEAN Food & Beverage Alliance (AFBA) bersama Oxford Economics pada Rabu (1/4) meluncurkan laporan bertajuk “Economic Insights : Unlocking Indonesia’s Agri-Food Powerhouse”. Didukung oleh Food Industry Asia (FIA), laporan ini menegaskan peran strategis sektor agribisnis dalam mendorong penciptaan lapangan kerja, investasi serta perdagangan di Indonesia. 

Peluncuran laporan ini mempertemukan pembuat kebijakan, pemimpin industri dan pemangku kepentingan regional untuk membahas bagaimana sektor agribisnis dapat dioptimalkan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan daya saing Indonesia di kawasan ASEAN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Membuka acara, Satvinder Singh, Deputi Sekretaris Jenderal ASEAN untuk Komunitas Ekonomi ASEAN, menekankan pentingnya kolaborasi regional dalam memperkuat sistem pangan dan rantai pasok di Asia Tenggara. 

“Pertanian bukan sekadar sebuah sektor tetapi sekaligus tulang punggung sejati bagi ekonomi, ketahanan pangan dan stabilitas sosial kita. ASEAN merepresentasikan pasar konsumen yang dinamis dengan 700 juta orang dan kita harus menjaga serta menumbuhkan pasar ini secara efektif bersama-sama melalui kerangka kerja," ungkap Satvinder Singh.

Adapun kerangka kerja tersebut lanjut Satvinder meliputi ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA) yang telah ditingkatkan dan Digital Economy Framework Agreement (DEFA). 

"Kita menyediakan kepastian hukum dan konektivitas yang diperlukan bagi bisnis global untuk berkembang di kawasan ini," lanjut Satvinder Singh menambahkan.

Sementara itu dalam pidato utama, Leonardo A. A. Teguh Sambodo, Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup di Kementerian PPN/Bappenas, memaparkan arah transformasi sektor agribisnis dalam visi Indonesia Emas 2045. 

“Saat ini kami sedang mengimplementasikan transformasi struktural yang berfokus pada peningkatan produktivitas pertanian dan menghubungkannya dengan pengembangan agro-industri kami. Agenda ini yang didorong oleh praktik berkelanjutan dan kemajuan komunitas akan membantu kita mencapai konsep holistik resiliensi nasional, tidak hanya terbatas pada pertahanan tradisional, tetapi memastikan ketahanan pangan dan gizi bagi populasi kita yang terus tumbuh," tandas Leonardo A. A. Teguh Sambodo.

Transformasi tersebut sejalan dengan agenda RPJMN 2025 - 2029 yang menitikberatkan pada peningkatan nilai tambah agro-industri, penguatan ketahanan pangan serta pengurangan kemiskinan di pedesaan dan kesenjangan wilayah. Upaya ini didorong melalui reformasi kebijakan, peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur dan logistik serta penguatan kemitraan publik dan swasta.

Dari sisi riset, James Lambert, Direktur Konsultasi Ekonomi di Oxford Economics, menyoroti besarnya skala dan kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional. 

“Skala sektor agribisnis di Indonesia sangat substansial, berfungsi sebagai pilar yang menopang ekonomi secara luas. Ditengah lingkungan perdagangan global yang semakin terfragmentasi, membangun resiliensi melalui penguatan fondasi domestik dan kepastian regulasi sangat krusial, karena ketidakpastian kebijakan dapat menjadi beban nyata bagi investasi dan produktivitas jangka panjang," jelas James Lambert.

James Lambert juga menekankan pentingnya modernisasi infrastruktur logistik dan stabilitas kebijakan untuk menjaga daya saing Indonesia. Sementara itu, Pham Quang Minh dari Sekretariat ASEAN menegaskan komitmen kawasan dalam memperkuat ketahanan dan keberlanjutan sektor pangan. 

“ASEAN berfokus pada resiliensi dan keberlanjutan melalui Strategic Plan of Action for Food, Agriculture and Forestry (SPA-FAF). Kami bertujuan untuk menciptakan sektor agribisnis yang inklusif dan tangguh yang memastikan rantai pasok yang stabil, terutama melalui inisiatif seperti kerangka kerja ASEAN Integrated Food Security (AIFS) dan rencana aksi 5 tahunan kami," papar Pham Quang Minh.

Dari perspektif industri, Adhi Lukman, Ketua Umum GAPMMI, menekankan kontribusi signifikan sektor makanan dan minuman terhadap perekonomian nasional sekaligus tantangan yang dihadapi pelaku usaha. 

“Industri makanan dan minuman memainkan peran kritikal, berkontribusi lebih dari 7% terhadap total PDB Indonesia. Meskipun kami terus berinovasi dan berkolaborasi dengan petani lokal untuk memenuhi permintaan konsumen, kami menghadapi tantangan seperti kenaikan biaya input dan gangguan rantai pasok. Kami membutuhkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah untuk menghapus hambatan regulasi dan memfasilitasi impor bahan baku esensial guna mempertahankan daya saing kami serta mengelola inflasi," jelas Adhi Lukman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diskusi panel yang melibatkan perwakilan pemerintah, industri dan akademisi turut menggarisbawahi sejumlah prioritas untuk memperkuat daya saing sektor agribisnis, termasuk efisiensi regulasi, investasi infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan integrasi perdagangan regional. Menutup acara, Pichet Itkor, Presiden AFBA, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam jangka panjang. 

“Makanan dan minuman adalah bisnis siklus panjang yang membutuhkan lingkungan regulasi yang stabil, dapat diprediksi dan sederhana. FIA dan mitra kami berkomitmen untuk bekerja bersama pemerintah dalam jangka panjang guna memperkuat kolaborasi dan memajukan integrasi Indonesia ke dalam rantai pasok regional dan global," tutup Pichet Itkor.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.
Wapres Gibran 'Sentil' Masalah di Kalumpang Sulbar: Janjikan Perubahan untuk Wilayah 3T

Wapres Gibran 'Sentil' Masalah di Kalumpang Sulbar: Janjikan Perubahan untuk Wilayah 3T

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berkomitmen penuh untuk membenahi berbagai persoalan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk di kawasan Kalumpang, Mamuju, Sulawesi Barat.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Pameran Motor IMOS 2026 Siap Digelar 10 Hari di ICE BSD, Catat Jadwal hingga Daftar Brandnya

Pameran Motor IMOS 2026 Siap Digelar 10 Hari di ICE BSD, Catat Jadwal hingga Daftar Brandnya

Pameran sepeda motor Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 dipastikan hadir dengan skala lebih besar dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mencatatkan lonjakan ekuitas menjadi Rp 2,77 triliun dan pertumbuhan penjualan 19% hingga kuartal III 2026. Perseroan.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT