GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Patih Jaga Pati Laman Sembilan Demong Sepuluh Alexander Wilyo Berhasil Menyelesaikan Konflik Sosial Perkebunan

Konflik sosial perkebunan yang sempat menggores hubungan antara masyarakat Kecamatan Jelai Hulu dengan manajemen PT FAPE dan PT USP yang merupakan bagian dari First Resources tuntas.
Selasa, 19 Mei 2026 - 07:51 WIB
Konflik sosial perkebunan yang sempat menggores hubungan antara masyarakat Kecamatan Jelai Hulu dengan manajemen PT FAPE dan PT USP yang merupakan bagian dari First Resources tuntas.
Sumber :
  • tvOnenews/Uti Royden Top

tvOnenews.com - Tanah Kayong yang kita cintai ini bukan sekadar hamparan bumi, melainkan warisan leluhur yang dibangun di atas fondasi persaudaraan, keluhuran adat istiadat, dan indahnya hidup bersama dalam keberagaman. Di tanah inilah masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha tumbuh berdampingan sebagai bagian dari satu rumah besar yang wajib dijaga bersama. Karena itu, setiap persoalan yang muncul sejatinya bukanlah pemisah, melainkan ujian untuk melunakkan ego, mencari jalan keluar dengan hati yang teduh, pikiran yang jernih, dan semangat musyawarah mufakat.

Berangkat dari kesadaran itulah, konflik sosial perkebunan yang sempat menggores hubungan antara masyarakat Kecamatan Jelai Hulu dengan manajemen PT FAPE dan PT USP yang merupakan bagian dari First Resources akhirnya menemukan titik terang. Ketegangan yang sebelumnya membayangi masyarakat kini mencair dalam ruang dialog yang penuh keterbukaan, keikhlasan, dan rasa kekeluargaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persoalan yang sempat menemui jalan buntu itu menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat. Namun, semua pihak akhirnya menyadari bahwa jika konflik dibiarkan berlarut-larut, maka yang akan merasakan dampaknya bukan hanya segelintir orang, melainkan seluruh sendi kehidupan masyarakat luas, termasuk stabilitas sosial dan masa depan daerah.

Atas dasar panggilan moral dan tanggung jawab bersama, Patih Jaga Pati Laman Sembilan Demong Sepuluh Alexander Wilyo atau yang akrab disapa AW turun langsung memimpin jalannya mediasi demi mengembalikan kedamaian di tanah Jelai.

Bertempat di Rumah Betang Pontianak, ruang musyawarah menjadi saksi bertemunya berbagai pihak. Hadir langsung Managing Director FR Group Lion Sanjaya, jajaran pimpinan PT FAPE dan PT USP, Forum Kepala Desa se-Kecamatan Jelai Hulu, perwakilan masyarakat adat Jelai Sekayuq, para petani plasma, tokoh masyarakat, unsur Forkopimcam, Dewan Adat Dayak, Dinas Perkebunan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran seluruh pihak dalam satu ruangan menjadi bukti bahwa sebesar apa pun persoalan, semuanya dapat diredakan ketika semua pihak bersedia duduk bersama dengan niat tulus untuk saling mendengar dan memahami.

Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini menjadi kegelisahan, mulai dari tumpang tindih lahan masyarakat dan tanah adat dengan Hak Guna Usaha perusahaan yang menghambat penerbitan Sertifikat Hak Milik, tata kelola koperasi plasma, transparansi program CSR, hingga kesempatan kerja bagi putra-putri daerah.

Masyarakat juga berharap adanya penyediaan Tanah Kas Desa seluas enam hektar di setiap desa di luar areal HGU agar kehadiran investasi benar-benar membawa manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Konflik sosial perkebunan yang sempat menggores hubungan antara masyarakat Kecamatan Jelai Hulu dengan manajemen PT FAPE dan PT USP yang merupakan bagian dari First Resources tuntas.
Konflik sosial perkebunan yang sempat menggores hubungan antara masyarakat Kecamatan Jelai Hulu dengan manajemen PT FAPE dan PT USP yang merupakan bagian dari First Resources tuntas.
Sumber :
  • tvOnenews/Uti Royden Top

Menanggapi hal itu, AW menegaskan bahwa investasi di Kabupaten Ketapang sejatinya didukung pemerintah dengan harapan besar untuk menghadirkan kesejahteraan dan kemajuan daerah. Karena itu, perusahaan diharapkan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga membaur menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat, menjaga keharmonisan, dan merawat rasa keadilan.

Berbeda dari dinamika sebelumnya yang sempat diwarnai ketegangan, mediasi kali ini berlangsung dalam suasana hangat, teduh, dan penuh penghormatan. Kehadiran langsung para pimpinan pengambil keputusan dari pihak perusahaan menjadi bukti kesungguhan untuk membangun kembali komunikasi yang sempat renggang.

“Tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan apabila kita duduk bersama dengan hati yang terbuka dan niat yang baik. Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga tanah Jelai ini tetap damai, karena pada akhirnya kita hidup di bawah atap rumah besar yang sama,” ujar AW.

Sebagai bentuk komitmen bersama, hasil mediasi kemudian dituangkan dalam berita acara kesepakatan yang ditandatangani oleh perwakilan masyarakat desa dan pihak perusahaan, serta disaksikan oleh Dinas Perkebunan, unsur Forkopimcam, dan Dewan Adat Dayak.

Pihak perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk menjalankan seluruh butir kesepakatan secara bertahap dan transparan, termasuk melakukan pemetaan ulang parsial pada wilayah yang berhimpitan dengan pemukiman dan fasilitas umum masyarakat desa.

Kini, seiring ditandatanganinya kesepakatan tersebut, ketegangan yang sempat membayangi masyarakat mulai mereda dan berganti dengan harapan baru. Semua pihak bersepakat menjaga keamanan, stabilitas sosial, dan hubungan baik demi keberlanjutan pembangunan serta kesejahteraan bersama di Kecamatan Jelai Hulu.

AW pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha untuk terus merawat persaudaraan dan menjadikan musyawarah mufakat sebagai kompas utama dalam menyelesaikan setiap persoalan. Sebab pembangunan sejati bukan hanya tentang investasi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang menjaga rasa keadilan, ketenangan, dan kedamaian bagi masyarakat di Tanah Kayong.

“Ketapang bukan sekadar tempat kita berpijak. Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Dan rumah ini hanya akan tetap berdiri kokoh, anggun, dan hangat apabila kita saling menjaga, saling menghormati, dan saling merangkul dalam setiap keadaan,” tutup AW yang juga menjabat sebagai Bupati Ketapang.(chm)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Menggemaskan Sherly Tjoanda saat Disuguhkan Makanan di Rumah Ashanty, Netizen Salfok sama Tingkahnya: Seimut itu

Aksi Menggemaskan Sherly Tjoanda saat Disuguhkan Makanan di Rumah Ashanty, Netizen Salfok sama Tingkahnya: Seimut itu

Viral sebuah video memperlihatkan Sherly Tjoanda tak tahan dengan makanan. Aksinya pun menuai komentar lucu warganet di media sosial.
Bobotoh Siap-Siap, Persib Bandung Bakal Pecahkan Rekor Berusia 55 Tahun jika Resmi Juara Super League Musim Ini

Bobotoh Siap-Siap, Persib Bandung Bakal Pecahkan Rekor Berusia 55 Tahun jika Resmi Juara Super League Musim Ini

Persib Bandung berada di ambang sejarah besar menjelang pekan terakhir Super League 2025/2026. Maung Bandung berpeluang memecahkan rekor Liga Indonesia yang sudah bertahan selama 55 tahun.
Tinju Dunia: Fabio Wardley Aktifkan Klausul Rematch Demi Rebut Lagi Gelar Kelas Berat dari Daniel Dubois

Tinju Dunia: Fabio Wardley Aktifkan Klausul Rematch Demi Rebut Lagi Gelar Kelas Berat dari Daniel Dubois

Fabio Wardley resmi mengaktifkan klausul pertandingan ulang melawan Daniel Dubois (23-3, 21 KO), untuk kembali merebut gelar juara dunia kelas berat WBO.
Mantan Rival Buka Suara soal Comeback Conor McGregor, Wanti-wanti Max Holloway soal Kekuatan The Notorious

Mantan Rival Buka Suara soal Comeback Conor McGregor, Wanti-wanti Max Holloway soal Kekuatan The Notorious

Comeback Conor McGregor di UFC 329 melawan Max Holloway menuai sorotan. Meski lama absen dan tak diunggulkan, mantan rivalnya menegaskan bahwa kekuatan McGregor
Bergerak Melemah, Rupiah Hari Ini 19 Mei 2026 Rp17.685 per Dolar AS

Bergerak Melemah, Rupiah Hari Ini 19 Mei 2026 Rp17.685 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pada pagi hari ini 19 Mei 2026 bergerak melemah 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp17.685 dolar AS.
KDM Tak Ingin Rakyatnya Menderita Gara-gara Aktivitas Tambang yang Merusak, Dedi Usulkan Gebrakan Ini

KDM Tak Ingin Rakyatnya Menderita Gara-gara Aktivitas Tambang yang Merusak, Dedi Usulkan Gebrakan Ini

Tak ingin masyarakat terdampak aktivitas tambang menderita, KDM mengusulkan 70 persen pajak dari aktivitas pertambangan dikembalikan kepada desa tempat tambang beroperasi.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Pedagang Wajib Tahu, Amalkan Doa Penglaris Dagangan yang Diajarkan Nabi Sulaiman AS

Dalam menjalankan usaha, pedagang berharap dagangannya ramai pembeli, mendatangkan keuntungan halal, serta dipenuhi keberkahan. Bacalah doa penglaris dagangan
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT