News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IONext.ai Perkenalkan Platform AI Lokal untuk Bantu Perusahaan Indonesia Naik Kelas dari Uji Coba ke Implementasi Nyata

Pemanfaatan AI (Artificial Intelligence) sudah mulai menjadi keseharian di banyak Perusahaan di Indonesia.
Jumat, 19 Juni 2026 - 23:37 WIB
Pemanfaatan AI (Artificial Intelligence) sudah mulai menjadi keseharian di banyak Perusahaan di Indonesia.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Pemanfaatan AI (Artificial Intelligence) sudah mulai menjadi keseharian di banyak Perusahaan di Indonesia. Beberapa bahkan kini tidak lagi mengandalkan layanan AI berbayar biasa, dan mulai mengembangkan AI yang lebih tepat guna untuk mendukung operasional Perusahaan. 

Namun, tidak sedikit dari model AI dalam negeri ini berhenti di tahap uji coba: membuat demo, mencoba chatbot, atau menguji model AI dalam skala kecil, tetapi belum berhasil menjadikannya sistem yang benar-benar dipakai dalam operasional bisnis sehari-hari. Menjawab tantangan tersebut, IONext.ai (PT Data Awan Nusantara), platform AI cloud asal Indonesia, menggelar “AI Production at Scale Indonesia 2026” pada 18 Juni 2026 di Apple Developer Institute for Professionals, Autograph Tower, Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara yang mempertemukan sekitar 100 builder teknologi pilihan, mulai dari CEO, CTO, VP Engineering, software house, hingga perusahaan yang sedang bertumbuh di sektor perbankan, ritel, dan manufaktur. Mereka membahas satu persoalan penting: bagaimana membawa AI dari sekadar eksperimen menjadi sistem yang benar-benar berjalan, aman, dan bermanfaat bagi bisnis. AI Tidak Cukup Hanya Dicoba, Harus Bisa Dipakai Banyak perusahaan ingin memiliki sistem AI yang mampu membaca dokumen, menjawab pertanyaan internal, membuat analisis, mengolah gambar dan video, hingga mengotomatisasi proses kerja. 

Namun, ketika AI masuk ke dunia bisnis yang sebenarnya, tantangannya tidak lagi hanya soal model yang pintar. Perusahaan juga membutuhkan infrastruktur yang aman, stabil, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan operasional. Kesulitan ini disadari oleh IONext.ai yang siap hadir sebagai partner bagi perusahaan, software house, dan pengembang AI di Indonesia yang ingin membangun sistem AI yang lebih serius dan siap produksi. Melalui platform IONext.ai, perusahaan dapat menggunakan berbagai model AI terbuka berperforma tinggi seperti Qwen, DeepSeek, dan Llama, yang dijalankan di atas infrastruktur IONext.ai di Indonesia. 

Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat membangun AI yang mumpuni, sekelas layanan AI global seperti ChatGPT atau Claude dalam kemampuan mengolah bahasa dan data, tetapi dengan kontrol yang lebih besar terhadap keamanan, tata kelola, dan lokasi data. Data Perusahaan Tetap Berada di Indonesia Keamanan data menjadi salah satu isu utama dalam penerapan AI di perusahaan. Saat ini, banyak karyawan menggunakan alat AI publik untuk merangkum dokumen, menyusun laporan, atau menganalisis data. Jika tidak dikontrol, kebiasaan ini dapat menimbulkan risiko, terutama ketika dokumen internal, data pelanggan, atau informasi bisnis sensitif dimasukkan ke platform publik. 

IONext.ai menawarkan alternatif bagi perusahaan yang ingin memanfaatkan AI tanpa kehilangan kendali atas datanya. Melalui satu API, perusahaan dapat mengakses berbagai model AI, sementara proses komputasinya berjalan di atas infrastruktur yang dioperasikan di dalam negeri. Artinya, perusahaan dapat mulai membangun sistem AI sendiri dengan standar keamanan yang lebih sesuai untuk kebutuhan bisnis di Indonesia. 

“Indonesia tidak boleh hanya menjadi konsumen AI. Kita perlu mulai membangun kemampuan untuk menerapkan AI di lingkungan nyata, mulai dari infrastruktur, penerapan, hingga pemanfaatan yang langsung membantu bisnis dan industri. Lewat IONext.ai, kami ingin membantu organisasi membawa AI keluar dari tahap eksperimen menuju sistem yang andal, efisien, dan siap dipakai,” ujar Mohamad Fachri, Co-founder & CEO IONext.ai 

Membantu Perusahaan AI Indonesia Tidak Mentok di Tahap Demo 

Melalui acara ini, IONext.ai juga ingin mendorong ekosistem AI lokal agar tidak berhenti di tahap proof of concept atau uji coba. Banyak perusahaan AI dan software house di Indonesia sudah mampu membuat solusi AI yang menarik. Namun, ketika solusi itu harus dijalankan untuk banyak pengguna, mengolah data besar, bekerja secara konsisten, dan memenuhi standar keamanan perusahaan, tantangannya menjadi jauh lebih kompleks. IONext.ai membantu mengisi celah tersebut dengan menyediakan infrastruktur GPU kelas enterprise, dukungan teknis, serta platform yang memungkinkan tim teknologi membangun, melatih, menguji, dan menjalankan model AI secara lebih siap produksi. 

Dalam acara ini, IONext.ai juga memperkenalkan dua perangkat pendukung, yaitu IONA dan Orbit. IONA dirancang untuk membantu perusahaan menyiapkan dan menjalankan sistem AI mereka, sementara Orbit menjadi ruang kerja terpadu untuk membantu tim merapikan data, melatih model, hingga meluncurkan sistem AI. Dalam acara ini, IONext.ai menyoroti tiga area penting dalam penerapan AI di perusahaan, yaitu computer vision, model bahasa untuk kebutuhan enterprise, dan otomasi keamanan siber. Ketiga sesi tersebut menghadirkan pembicara dari pelaku AI Indonesia yang telah berpengalaman di bidangnya, yaitu Meidy Fitranto dari Nodeflux, Kenneth Maynard dari Pitjarus, dan Ahmad Rizqi Meydiarso dari VYPR.  

Para pembicara tidak hanya membagikan pengalaman dan pembelajaran teknis, tetapi juga membantu peserta membedah kendala nyata yang mereka hadapi dalam membangun dan menjalankan sistem AI secara langsung di tempat. Usai sesi pemaparan, peserta beralih ke workshop praktik di atas perangkat GPU sungguhan, komputer khusus yang menjalankan AI. Sesi ini berjalan di atas fleet milik IONext.ai sendiri yang terdiri dari 18 GPU enterprise, termasuk 10 kartu NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell (96GB per kartu) dan 8 L40S.(chm)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Posisi Kamar Mandi di Rumah Baru Menghadap Kiblat, Begini Cara Menyikapinya Menurut Ulama

Posisi Kamar Mandi di Rumah Baru Menghadap Kiblat, Begini Cara Menyikapinya Menurut Ulama

Saat membeli rumah siap huni, tak jarang pembeli rumah baru menyadari kalau posisi toilet atau kamar mandinya menghadap ke arah kiblat. Begini cara menyikapinya
Hasil Ekshumasi Sutrimo Segera Terungkap, Polda Metro Jaya Targetkan Diumumkan Pekan Ini

Hasil Ekshumasi Sutrimo Segera Terungkap, Polda Metro Jaya Targetkan Diumumkan Pekan Ini

Polda Metro Jaya menargetkan hasil ekshumasi Sutrimo diumumkan pekan ini setelah polisi berkoordinasi dengan dokter forensik.
Buka Pintu Rezeki Selebar-lebarnya, Segera Lakukan Amalan ini Sebelum Shalat Subuh

Buka Pintu Rezeki Selebar-lebarnya, Segera Lakukan Amalan ini Sebelum Shalat Subuh

Amalan ini dipercaya dapat membuka pintu rezeki sekaligus mendatangkan keberkahan melimpah jika rutin dibaca setiap usai Subuh. Buya Yahya berikan penjelasannya
KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena, OTT ke-21 di 2026

KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena, OTT ke-21 di 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) ke-21 sepanjang tahun 2026. 
AFC Sebut Persib Beri Kejutan di Puncak Klasemen Pekan Pertama ACL 2, FC Seoul Kena Mental di K-League

AFC Sebut Persib Beri Kejutan di Puncak Klasemen Pekan Pertama ACL 2, FC Seoul Kena Mental di K-League

Persib Bandung memastikan puncak klasemen Grup E babak penyisihan ACL 2 setelah menaklukkan FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, 16 September 2026 lalu. 
KPK Bawa Koper dan Boks dari Kantor Summarecon Bogor Usai Penggeledahan Kasus Suap HGB

KPK Bawa Koper dan Boks dari Kantor Summarecon Bogor Usai Penggeledahan Kasus Suap HGB

KPK menggeledah kantor Summarecon Bogor terkait kasus suap pengurusan HGB. Petugas membawa koper, tas, dan dua boks dari lokasi.

Trending

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video mesum pasangan sesama jenis di Bogor berkedok “A Day in My Life” viral di jagat maya. Keduanya dipastikan bukan pelajar.
Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan resmi akan kembali bertarung di UFC 334. The Indo Ninja akan berhadapan dengan atlet yang lebih senior Luis Gurule.
Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri ternyata mengalami kenaikan gaji saat akan menjalani musim ketiganya di Liga Voli Korea 2026-2027. Nominal yang diterima Megatron bersama Hyundai Hillstate dikabarkan lebih tinggi ketimbang saat masih membela Red Sparks.
Satu Warga Lumajang Diduga Jadi Korban Kecelakaan KM Virgo

Satu Warga Lumajang Diduga Jadi Korban Kecelakaan KM Virgo

Seorang warga Kabupaten Lumajang, diduga ikut menjadi korban kecelakaan laut Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli. Berikut rangkuman ketiga berita terpopuler tersebut. 
Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang baru menanti! 5 zodiak ini diprediksi paling beruntung soal karier besok, 22 September 2026. Ada yang dilirik atasan hingga panen apresiasi.
Ramai Polemik Pungli di Alun-Alun Kidul Yogyakarta, Sri Sultan HB X Geram: Emang Tukang Parkir Punya Hak?

Ramai Polemik Pungli di Alun-Alun Kidul Yogyakarta, Sri Sultan HB X Geram: Emang Tukang Parkir Punya Hak?

Sri Sultan Hamengkubuwono X soroti dugaan adanya pungutan liar (pungli) yang dialami pemilik usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) Yogyakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT