News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambangi Korban Gempa di Reok, Iriawan Hibur Anak-anak hingga Dengarkan Keluhan Pengungsi

Tawa anak-anak perlahan terdengar dari sebuah tenda di Lapangan Barangkolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Di tengah suasana pengungsian pascagempa.
Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:42 WIB
Tawa anak-anak perlahan terdengar dari sebuah tenda di Lapangan Barangkolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Di tengah suasana pengungsian pascagempa.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Tawa anak-anak perlahan terdengar dari sebuah tenda di Lapangan Barangkolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Di tengah suasana pengungsian pascagempa, Rabu (26/8/2026), Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan ikut duduk dan bernyanyi bersama mereka.

Kehadiran Iriawan di Reok merupakan bagian dari rangkaian kunjungannya ke sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Flores, NTT. Dalam beberapa hari terakhir, Komisaris Utama Pertamina itu mendapatkan simpati lantaran tak henti melakukan road show ke daerah-daerah terdampak. Mulai dari memastikan kesiapan infrastruktur dan pasokan energi hingga mendatangi langsung warga di lokasi pengungsian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut memperlihatkan komitmen Pertamina untuk tidak hanya menjaga keberlangsungan distribusi energi di tengah bencana, tetapi juga hadir dalam sisi kemanusiaan. Iriawan turun langsung mewakili perusahaan untuk melihat kondisi lapangan, menemui para korban, sekaligus memastikan bantuan Pertamina sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Di Reok, Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule mengawali kunjungannya dengan mendatangi Posko Pertamina Peduli di Lapangan Barangkolong. Ia menyapa warga satu per satu, kemudian duduk bersama para pengungsi untuk mendengarkan cerita mereka.

Percakapan berlangsung dalam suasana akrab. Warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi selama tinggal di pengungsian, mulai dari kondisi tempat tinggal sementara hingga kebutuhan sehari-hari yang masih diperlukan.

”Kami datang ke sini bukan hanya untuk melihat, tapi untuk mendengar langsung apa yang dirasakan dan dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di sini,” ujar Iriawan.

Ia mengatakan, Pertamina turut merasakan duka dan kesulitan masyarakat yang terdampak gempa. Bencana tersebut tidak hanya merusak rumah dan fasilitas, tetapi juga membuat aktivitas sehari-hari warga terganggu.

”Kami sangat prihatin dengan musibah yang menimpa masyarakat NTT. Semoga bencana ini segera berlalu dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala," katanya.

Bernyanyi Bersama Anak-anak

Selepas berbincang dengan warga, perhatian Iriawan beralih kepada anak-anak. Ia mendatangi tenda khusus yang disiapkan Pertamina sebagai ruang pendampingan psikososial bagi anak-anak korban gempa.

Di tempat itu, sejumlah perwira Pertamina Patra Niaga tengah menemani anak-anak bermain dan bernyanyi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya trauma healing untuk membantu anak-anak sejenak melepaskan ketakutan dan tekanan setelah mengalami gempa dan harus meninggalkan rumah mereka.

Iriawan kemudian ikut bergabung. Ia bernyanyi, bercanda, dan berinteraksi dengan anak-anak. Sejumlah mainan juga dibagikan kepada mereka.

Suasana yang semula kental dengan nuansa pengungsian pun berubah lebih cair. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan dan bernyanyi bersama. Bagi Iriawan, perhatian kepada anak-anak menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana karena merekalah kelompok yang paling rentan mengalami trauma.

Kunjungan itu sekaligus menunjukkan sisi lain dari rangkaian perjalanan Iriawan di wilayah bencana Flores. Setelah sebelumnya meninjau fasilitas Pertamina dan memastikan pasokan BBM tetap aman di tengah situasi darurat, kali ini ia lebih banyak menghabiskan waktu bersama masyarakat terdampak.

Bantuan untuk Warga Reok

Dalam kunjungan tersebut, Iriawan juga menyerahkan bantuan Pertamina Peduli secara simbolis kepada Camat Reok, Ritaudin. Bantuan selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di wilayah Kecamatan Reok.

Ritaudin mengapresiasi kepedulian Pertamina, terlebih bantuan tersebut disertai kehadiran langsung jajaran pimpinan perusahaan di tengah masyarakat. Menurut dia, dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan karena warga masih menjalani masa tanggap darurat dan sebagian harus bertahan di tempat pengungsian.

Kunjungan ke Reok menjadi bagian dari rangkaian respons Pertamina terhadap bencana gempa bumi yang melanda Flores dan sejumlah wilayah NTT. Melalui Pertamina Peduli, perusahaan menyiapkan posko bantuan, menyalurkan kebutuhan logistik, memberikan pendampingan psikososial kepada anak-anak, sekaligus menjaga ketersediaan energi di wilayah terdampak.

Di tengah rangkaian road show tersebut, Iriawan memilih hadir langsung dari satu titik bencana ke titik lainnya. Kehadirannya membawa pesan bahwa tugas Pertamina dalam situasi bencana tidak berhenti pada memastikan BBM tersedia.

Di tenda pengungsian Reok, pesan itu hadir dalam bentuk yang lebih sederhana: duduk mendengarkan cerita warga, menyerahkan bantuan, lalu bernyanyi bersama anak-anak agar mereka kembali tersenyum.(chm)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan 60 Hektare, Dedi Mulyadi Sebut Luas Area Terdampak Karhutla Gunung Ciremai 30 Hektare dan Targetkan Padam dalam Dua Hari

Bukan 60 Hektare, Dedi Mulyadi Sebut Luas Area Terdampak Karhutla Gunung Ciremai 30 Hektare dan Targetkan Padam dalam Dua Hari

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut luas area terdampak karhutla di Gunung Ciremai tercatat seluas 30 hektare. KDM menargetkan pemadaman total karhutla di Gunung Ciremai rampung dalam rentang waktu dua hari dengan mengerahkan helikopter water bombing dan 500 personel pembersih kanal alami.
Memanaskan Mesin Mobil Sebelum Berangkat Bisa Bikin Irit BBM? Ini 5 Fakta yang Perlu Diketahui

Memanaskan Mesin Mobil Sebelum Berangkat Bisa Bikin Irit BBM? Ini 5 Fakta yang Perlu Diketahui

Memanaskan mesin mobil sebelum berangkat masih menjadi kebiasaan banyak pengendara, terutama saat kendaraan baru pertama kali digunakan pada pagi hari.
Soal Adanya Dugaan Kesengajaan Karhutla Gunung Ciremai, Ini Kata Bupati Kuningan

Soal Adanya Dugaan Kesengajaan Karhutla Gunung Ciremai, Ini Kata Bupati Kuningan

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar buka suara soal adanya dugaan kesengajaan karhutla yang terjadi di Gunung Ciremai, Jawa Barat. Dian menyebut penyebab karhutla masih diselidiki. Sejalan dengan itu, pemerintah daerah memprioritaskan pemadaman agar api tidak meluas.
Harga Emas Antam Hari Ini 24 Oktober 2026 Stagnan di Angka Rp2.540.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Oktober 2026 Stagnan di Angka Rp2.540.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 24 Oktober 2026 terpantau stagnan di angka Rp2.540.000 per gram. Begitu juga dengan buyback atau harga beli kembali yang stagnan di angka Rp2.335.00 per gram.
Yoshimi Ogawa Jelaskan Prosedur Wasit saat Suporter Ricuh di Stadion, Ternyata Tak Bisa Asal Hentikan Pertandingan ‎

Yoshimi Ogawa Jelaskan Prosedur Wasit saat Suporter Ricuh di Stadion, Ternyata Tak Bisa Asal Hentikan Pertandingan ‎

Yoshimi Ogawa menjelaskan bahwa penghentian pertandingan akibat gangguan keamanan memiliki mekanisme yang perlu dipahami oleh seluruh perangkat pertandingan.
Dua Orang Terluka, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Satu Barang Bukti dalam Kasus Bacok di Cakung

Dua Orang Terluka, Polisi Periksa Saksi dan Amankan Satu Barang Bukti dalam Kasus Bacok di Cakung

Media sosial tengah dihebohkan dengan kabar, adanya kasus pembacokan di Cakung. Korbannya merupakan mantan anggota kopassus.

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tim para atletik Indonesia mendapatkan torehan impresif berupa 22 medali dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Hasil ini bahkan membawa Tim Indonesia ke peringkat ke delapan klasemen Asian Para Games 2026 per Jumat (23/10/2026). 
Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Timnas Indonesia kembali berpeluang menambah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Kali ini, seorang bek yang tampil di kasta tertinggi ingin bela Garuda.
Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Tembus Semifinal French Open 2026, Ubed Tantang Wakil Prancis 

Ubed tampil meyakinkan dengan menyingkirkan wakil Taiwan Chi Yu Jen dalam dua gim langsung 21-15, 21-13 di Grand Paris Arena, Paris, Jumat (24/10/2026).
AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC Resmi Geser Piala Asia Ke Tahun Genap, Edisi 2027 Bisa Jadi Turnamen Terakhir Bagi 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 

AFC akan menggeser Piala Asia sebagai ajang empat tahunan ini ke 2032 dari yang seharusnya digelar 2031. 
Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Seharusnya terdapat dua pemain Timnas Indonesia yang membela klub mereka masing-masing dalam laga lanjutan Liga Belanda dan Liga Jerman. 
Sosok Koki Narkoba 1,2 Ton di Aceh Ternyata Ahli Kimia

Sosok Koki Narkoba 1,2 Ton di Aceh Ternyata Ahli Kimia

Polri berhasil membongkar pengoperasian laboratorium rahasia pembuat narkoba sabu-sabu berskala raksasa di kawasan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh. Dimana
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT