GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa Geruduk kantor Bupati Sambas, Tuntut Tertibkan Sengketa Lahan Sawit dan Tambang Ilegal di Sambas

Dari Enam tuntutannya, mahasiswa meminta Pemda Sambas siap Mmangkas anggaran perjalanan dinas dan meningkatkan belanja modal sebesar 25% dari total APBD Sambas
Selasa, 14 Juni 2022 - 15:41 WIB
Mahasiswa berdemo di Kantor Bupati Sambas, polisi berjaga, Selasa (14/62022)
Sumber :
  • Tut Wuri Handayani

Sambas, Kalimantan Barat - Mahasiswa kabupaten Sambas Geruduk kantor Bupati Sambas karena banyaknya persoalan yang belum terselesaikan terutama terkait tambang ilegal, sengketa lahan sawit dan di Kabupaten Sambas , tingginya kasus pencabulan, Selasa ( 14/ 6/ 2022).

"Berbagai macam persoalan terjadi di kabupaten Sambas, Masih banyak nya kegiatan- kegiatan Tambang Ilegal, Sengketa Lahan Sawit Antara Perusahaan dengan Masyarakat, Hingga tingginya Kasus Pencabulan di Kabupaten Sambas," ungkap Ketua Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas, Rifa'ie.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahasiswa juga menyuarakan dengan meminta Pemerintah Kabupaten Sambas menerima enam tuntutan yang nantinya ditanda tangani oleh Bupati dan wakil Bupati Sambas.

Dari enam tuntutannya,  Mahasiswa meminta Pemerintah Kabupaten Sambas siap Memangkas Anggaran Perjalanan Dinas dan Meningkatkan Belanja Modal Sebesar 25% dari total APBD Kabupaten Sambas.

Tuntutan lainnya, pemerintah kabupaten Sambas diminta ransparan pada penambahan pinjaman daerah sebesar 58 Miliar dalam APBD perubahan tahun 2021.

Disamping itu mahasiswa meminta Pemerintah Daerah Sambas untuk memperhatikan pelayanan pendidikan serta akses layanan pendidikan.

Tingginya Kasus Pencabulan di Kabupaten Sambas, Mahasiswa mendorong bupati Sambas membentuk Peraturan Bupati (Perbup) Tentang KPPAD di kabupaten Sambas.

Banyak konflik agraria terjadi di kabupaten Sambas yang tidak pernah terselesaikan, dan maraknya pertambangan ilegal yang terjadi di kabupaten Sambas.

"Mendesak pemerintah kabupaten Sambas dan Mewajibkan Semua Perusahaan Sawit Memiliki Hak Guna Usaha," sambung Rifa'ie.

Enam tuntutan tersebut yang harus disepakati dan ditanda tangani oleh Bupati dan wakil Bupati Sambas. Apabila tuntutan dari mahasiswa tidak di indahkan, maka kami akan turun kembali dengan jumlah yang lebih besar," tutup Rifa'ie.

Sekretaris Daerah ( Sekda) Kabupaten Sambas, Fery Madagaskar menyambut kedatangan mahasiswa dalam menyampaikan orasinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekda Sambas  Menyampaikan bahwa Sudah banyak prestasi yang sudah dicapai. Tata kelola APBD berjalan baik dan semua program sudah berjalan hanya sedang proses.

"Sampaikan kepada pejabat Pemda tentang keluhan dan koreksi segala kebijakan yang belum berjalan termasuk APBD, setahun berjalan menjabat jadi belum terlihat semua program berjalan, butuh proses untuk menjalankan semua program pemerintah yang sudah direncanakan," pinta Sekda Kabupaten Sambas, Fery Madagaskar kepada mahasiswa. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PBB-P2 Tahun 2026 Bisa Gratis, Pemprov DKI Jakarta Ingatkan Warga Validasi NIK

PBB-P2 Tahun 2026 Bisa Gratis, Pemprov DKI Jakarta Ingatkan Warga Validasi NIK

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan kebijakan insentif perpajakan bagi masyarakat melalui pembebasan pokok Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 sebesar 100 persen untuk Tahun Pajak 2026.
Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja

Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja

Strategi menghadapi masa pensiun kini jadi perhatian banyak orang. Mulai dari pengelolaan keuangan, investasi, hingga tetap produktif di usia senja menjadi kunci hidup tenang
Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi

Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi

Wapres Gibran menyebut kebutuhan garam nasional mencapai 5 juta ton per tahun dan belum terpenuhi. Proyek garam di Rote Timur didorong segera aktif.
Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan nasional.
Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memahami ada drama di kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu. Ia sudah menyimpulkan pelaku utamanya.
Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Wapres Gibran Rakabuming Raka menyebut Indonesia masih belum bisa memenuhi kebutuhan garam secara nasional. Diketahui, total kebutuhan garam secara nasional

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Perjuangan Sherly Tjoanda Tak Sia-sia, Maluku Utara Bawa Pulang Rp19 M, Gubernur Malut: Hasil Kerja Bareng

Perjuangan Sherly Tjoanda Tak Sia-sia, Maluku Utara Bawa Pulang Rp19 M, Gubernur Malut: Hasil Kerja Bareng

Gubernur Sherly Tjoanda berhasil membawa pulang uang miliaran rupiah untuk APBD Maluku Utara. Sherly Tjoanda menegaskan ini hasil kerja bersama selama ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT