GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polrestabes Makassar Bantah Pelaku Miras Oplosan Tewaskan 3 Orang Merupakan Anak Polisi

Sebelumnya melalui utas akun Twitter J @jaesahiy_ menyebut tersangka kasus miras oplosan merupakan anak anggota polisi sehingga kasus tersebut tidak ditangani.
Kamis, 2 Maret 2023 - 10:53 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar gelar konfrensi pers terkait video viral penganiayaan dan dugaan pencokokan miras oplosan kadar alkohol 96% di Mapolrestabes, Rabu Malam ( 1/3/2023 )
Sumber :
  • Wawan Setyawan

Makassar, tvonenews.com - Polisi akhirnya berhasil mengamankan dalang dibalik pesta miras oplosan di jalan Sanrangan 7, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang menewaskan 3 orang. Polrestabes Makassar membantah pelaku AF (16), merupakan anak Polisi.

"Sehubungan viralnya tentang ada oknum polisi yang diduga melakukan penganiayaan yang dibelakang ini jadi itu HOAX, bahwa orang tua yang dibelakang ini atas nama AF (pelaku) ini pekerjaannya wiraswasta," ujarnya Kasatreskrim Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Besar Polisi Ridwan Jason Maruli Hutagaol saat dikonfirmasi Kamis (2/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya melalui utas akun Twitter J @jaesahiy_ menyebut tersangka kasus miras oplosan merupakan anak seorang anggota polisi sehingga kasus tersebut tidak ditangani.

AKBP Ridwan menerangkan, terduga pelaku A-F ini merupakan anak ketua RT bukan anak anggota polisi. Adapun anak yang dimaksud akun media sosial tersebut merupakan anak purnawirawan polisi yang masuk dalam korban.

"Orang tua yang dibelakang ini atas nama AF ini orang tuanya pekerjaannya wiraswasta merangkap ketua RT. Nah kebetulan diantara korban ini ada bapaknya purnawirawan polisi yang meninggal di antara mereka bertiga ini jadi proses ini akan kita tindak lanjuti," terangnya.

Dari pemeriksaan polisi, pelaku awalnya menemukan Alkohol 96% tersebut di salah satu rumah kosong, hingga mengajak 11 rekannya untuk pesta Miras. Merekapun pesta miras pada 3 tempat berbeda yakni di bengkel, di sekolah SMK, hingga pada Selasa (21/2) di sebuah rumah kost di Kecamatan Biringkanaya.

Di rumah kost inilah diduga terjadinya penganiayaan, lantaran korban A-A (16) mencabut badiknya setelah disuruh oleh pelaku memindahkan temannya. Pelaku beserta korban sudah dalam keadaan mabuk.

"Perkara ini kami menyimpulkan bahwa mereka ini bersama-sama pesta miras tidak ada mereka dipaksa minum atau dicekoki tidak ada. Mereka bersama-sama karena sudah 3 kali minum, sebelumnya sudah sering minum," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, orang tua (alm) Achmad Alif Rian Nizar, Rahmawati (38) membenarkan video penganiayaan yang beredar adalah anaknya. Ia menjelaskan video penganiayaan tersebut terjadi karena anaknya enggan ikut pesta miras oplosan. 

"Anak ku dipaksa terus agar minum (miras oplosan). Dia dipukul terus kasihan, walaupun sudah minta ampun," tuturnya pada selasa (28/2/2023).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer AC Milan: Furlani Langsung Turun Tangan, Rossoneri Selangkah Lagi Dapatkan Goretzka dan Mateta

Bursa Transfer AC Milan: Furlani Langsung Turun Tangan, Rossoneri Selangkah Lagi Dapatkan Goretzka dan Mateta

AC Milan mulai bergerak cepat menyusun kekuatan untuk menghadapi musim depan meski situasi internal klub belum stabil. Rossoneri tetap aktif di bursa transfer.
Aset Berharga Timnas Indonesia di Brasil! Selain Welber Jardim, Ada 2 Diaspora Eligible Bela Garuda yang Berkarier di Negeri Samba

Aset Berharga Timnas Indonesia di Brasil! Selain Welber Jardim, Ada 2 Diaspora Eligible Bela Garuda yang Berkarier di Negeri Samba

Timnas Indonesia tampaknya belum kehabisan talenta diaspora potensial dari Brasil. Selain Welber Jardim, ternyata masih ada dua pemain lain di Negeri Samba.
Dedi Mulyadi Heran Kawasan Batutulis Bogor Berubah Jadi Jalan: Harusnya Daerah Hijau, Kan Aneh!

Dedi Mulyadi Heran Kawasan Batutulis Bogor Berubah Jadi Jalan: Harusnya Daerah Hijau, Kan Aneh!

KDM menilai persoalan longsor di Jalan Batutulis berkaitan dengan tata ruang kawasan yang sejak awal tidak dirancang sesuai karakter lingkungan.
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026 untuk Ringankan Beban Wajib Pajak

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026 untuk Ringankan Beban Wajib Pajak

Pengurangan pokok PBB-P2 merupakan insentif berupa pemotongan nilai tertentu terhadap pokok pajak yang terutang. Melalui kebijakan ini wajib pajak dapat memperoleh keringanan pembayaran.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
KDM Dicecar Habis-habisan Agar Hentikan Pesta Milangkala Tatar Sunda, Tak Transparan, Ahistoris hingga Nirempati

KDM Dicecar Habis-habisan Agar Hentikan Pesta Milangkala Tatar Sunda, Tak Transparan, Ahistoris hingga Nirempati

Suasana Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat mendadak riuh saat anggota Fraksi PKB, Maulana Yusuf, melayangkan kritik tajam kepada Dedi Mulyadi soal...

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Trend Terpopuler: Respons Sherly Tjoanda Soal Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak, hingga KDM Buat Pedagang Senyum

Trend Terpopuler: Respons Sherly Tjoanda Soal Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak, hingga KDM Buat Pedagang Senyum

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda memberikan apresiasi atas keberanian Josepha Alexandra. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuat para pedagang tersenyum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT