GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Pucuk Senjata Rakitan Bekas Konflik 99 Dismusnahkan Korem 152/ Baabullah Ternate

572 pucuk senjata rakitan hasil temuan dan penyerahan masyarakat secara suka rela ke TNI, dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin pemotong besi
Senin, 7 Agustus 2023 - 14:21 WIB
Pemusnahan Pucuk Senjata Rakitan Korem 152/Bbl Ternate, Senin (7/8/2023)
Sumber :
  • Ikbal Hamzah

Ternate, tvOnenews.com - Korem 152/ Baabullah Ternate, memusnahkan 572 pucuk senjata rakitan, dengan cara di potong menggunakan mesin pemotong besi, senjata rakitan tersebut merupakan hasil temuan dan penyerahan masyarakat secara suka rela ke TNI di beberapa wilayah di Maluku Utara. Pemusnahan di pusatkan Kantor Denhubrem 152/ di Kelurahan Kasturian Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Senin (7/8/2023)

Danrem 152/ Baabullah Ternate, Brigadir Jenderal TNI Elkines Villando Dewangga, mengatakan senjata rakitan bekas konflik tahun 1999, ini merupakan hasil temuan dan penyerahan masyarakat di beberapa wilayah kepada TNI, untuk itu diharapkan kepada masyarakat yang masih menyimpan senjata api rakitan, dapat menyerahkan kepada petugas baik TNI/ Polri dan kejaksaan serta Pemda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Memang senjata ini dikumpulkan diwilayah Maluku utatra dan kita musanahkan dengan hadiri oleh forkimpimda.Penggalan dilakukan sejak tahun 2019, ini sisa tahun 1999 pada saat konflik banyak dikubur di tanah karena ketakutan tapi kita mulai persuasif dan mengobrol mereka mulai menyerahkan,” kata Elkines Villando, kepada wartawan usai pemusnahan.

Ratusan pucuk senjata rakitan tersebut teridiri dari 364 senjata rakitan laras panjang, 119 senjata rakitan laras pendek, 39 senjata non standar laras panjang, 7 laras pendek, 14 kas dan laras kas, 3 senjata standar TNI AD laras panjang dan 23 magazen. Dimusnahkan dengan cara di potong menggunakan mesin pemotong besi sehingga tidak bisa digunakan kembali.

Jenderal Binta satu itu, meminta kepada masyarakat yang masih menyimpan senjata rakita dapat menyerkan kepada petugas TNI, Polri dan instansi terkait.

“Kita minta kesadaran dari masyarakat yang masih menyimpan senjata untuk diserahkan kepada TNI/Polri kejaksaan atau pemerintah daerah, bahwa semua masyarakat harus aman dan nyaman boleh menyerahkan senjata yang lama saat konflik,” imbuhnya.

Sementara Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Midi Siswoko, yang turut hadir dalam pemusnahan tersebut, meyampaikan terima kasih kepada masyarakat Maluku Utara atas kesedarannya untuk menyerahkan senjata baik organik mau pun non organik.

“Jadi itu salah istimewa di Maluku Utara, kita lebih banyak dari pada di Maluku, mudah-mudahan kedepan masyarakat lebih sadar bahwa menyimpan saja terkena undang-undang darurat, apalagi menggunakannya,” ujar Midi

Jenderal Bintang dua itu mengatakan saat ini situasi sudah aman, sehingga masyarakat yang masih menyimpan senjata api dapat menyerahkan ke petugas berwenang dan tidak akan di proses karena kesadarannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Namun bila ditemukan oleh anggota baik TNI dan Polri maka akan kita proses sesuai dengan undang-undang yang berlaku dengan masa hukuman 12 tahun penjara,” pungkasnya. 

(iad/asm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025

TelkomGroup kembali mencatatkan prestasi melalui penghargaan Best Employer Brand yang diraih Telkom untuk kedua kalinya secara berturut-turut serta penghargaan Learning Champion yang diraih Telkomsel.
FIFA Ambil Keputusan, Persib Bandung Siap-Siap Ketiban Durian Runtuh usai Frans Putros Resmi Dipanggil Timnas Irak

FIFA Ambil Keputusan, Persib Bandung Siap-Siap Ketiban Durian Runtuh usai Frans Putros Resmi Dipanggil Timnas Irak

Persib Bandung bakal ketiban durian runtuh seiring dengan pemanggilan Frans Putros ke Timnas Irak. Hal ini bisa berujung kepada hadiah signifikan yang diberikan oleh FIFA.
Temani Sherly Tjoanda Blusukan, Tingkah Polos Cece Lyn Malah Ingin 'Cari' Baby Jadi Sorotan

Temani Sherly Tjoanda Blusukan, Tingkah Polos Cece Lyn Malah Ingin 'Cari' Baby Jadi Sorotan

Interaksi antara Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, saat mengajak anaknya Cece Lyn blusukan ke rumah warga tuai sorotan publik. Malah minta 'cari' baby.
Ketua Komisi XI DPR Sebut Ketidakpastian Ekonomi Sebuah Keniscayaan

Ketua Komisi XI DPR Sebut Ketidakpastian Ekonomi Sebuah Keniscayaan

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai ketidakpastian ekonomi adalah sebuah keniscayaan. Sebab, situasi geopolitik dunia saat ini membuat dinamika ekonomi menjadi sulit diprediksi.
Psikolog Forensik Sebut Badut Pembunuh Mertua di Mojokerto Bertindak Spontan

Psikolog Forensik Sebut Badut Pembunuh Mertua di Mojokerto Bertindak Spontan

Tersangka kasus badut pembunuh ibu mertua dan penganiaya istri, Satuan (43), si badut di Mojokerto, diperiksa ahli psikologi forensik.
Dedi Mulyadi Prioritaskan Solusi, PKL Pasar Cicadas Ditawari Pekerjaan Baru Ini agar Tetap Berpenghasilan

Dedi Mulyadi Prioritaskan Solusi, PKL Pasar Cicadas Ditawari Pekerjaan Baru Ini agar Tetap Berpenghasilan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menawarkan pekerjaan baru bagi pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Cicadas Bandung sebagai solusi agar tetap berpenghasilan.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Bukti cinta mantan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Tingkah lucu Sherly Tjoanda saat berkunjung ke rumah Ashanty
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate memang menambah kekuatan, namun tim tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi jika ingin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT