GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bawaslu Sultra Paparkan Peta Kerawanan Pilkada 2024, Terdapat 7 Isu Perlu Diwaspadai

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tenggara memaparkan peta kerawanan Pilkada Serentak Tahun 2024 di 17 Kota Kabupaten Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Senin, 9 September 2024 - 17:44 WIB
Bawaslu gelar Rakor dan Louncing Peta Kerawanan Pilkada di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (9/9/2024).
Sumber :
  • Erdika Mukdir

Kendari, tvOnenews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tenggara memaparkan peta kerawanan Pilkada Serentak Tahun 2024 di 17 Kota Kabupaten Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara. Hal itu dikatakan oleh Bawaslu saat menggelar kegiatan Rakor dan Louncing Peta Kerawanan Pilkada di salah satu hotel di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (9/9/2024).

Menurut pemaparan Ketua Bawaslu Sulawesi Tenggara, Iwan Rompo kerawanan pemilihan merupakan segala hal yang berpotensi mengganggu dan menghambat pelaksanaan Pemilihan Tahun 2024 di Provinsi Sulawesi Tenggara. Kerawanan terdiri dari kejadian dan/atau tindakan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024 dan berpotensi mempengaruhi jalannya Pemilihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika diabaikan, kerawanan pemilihan dapat menjadi tantangan dan potensi masalah bagi penyelenggara Pemilihan dalam mewujudkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang sesuai dengan printip-prinsip utama Pemilihan yaitu Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, Adil, dan transparan serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” paparnya.

Olehnya itu Pihak Bawaslu Sulawesi Tenggara menyimpulkan bahwa berdasarkan hasil pemetaan kerawanan terdapat 7 isu strategis yang menjadi perhatian dan perlu diwaspadai yaitu Isu pelaksanaan pemungutan suara, isu Distribusi Logistik Pemilihan, isu adjudikasi dan keberatan, isu keamanan, isu otoritas penyelenggara Pemilu,Isu netralitas ASN, dan Isu Politik Uang.

“Terhadap faktor kerawanan isu Netralitas ASN dapat dilakukan pencegahan pelanggaran oleh Pejabat Pembina Kepagawaian (PPK) dan partisipasi masyarakat. Sementara isu politik uang Bawaslu Sultra akan melakukan patroli pengawasan yang diikuti dengan pelibatan masyarakat dalam melaporkan praktik politk uang,” tegasnya.

Hal-hal tersebut perlu diwaspadai mengingat adanya suatu kejadian yang berulang kali terjadi dari Pemilu/Pemilihan di Sulawesi Tenggara pada rentan waktu 2018-2024. Kejadian yang berulang tersebut dikategorikan sebagai kerawanan tinggi.

Olehnya itu, lanjut Iwan sebagai lembaga non struktural tingkat Provinsi yang diberikan tugas dan fungsi dalam melakukan pencegahan pelanggaran dan pengawasan Pemilihan, Bawaslu Sultra menganggap bahwa deteksi dini melalui pemetaan kerawanan Pemilihan Serentak Tahun 2024 penting untuk dilakukan.

“Kami telah mengumpulkan, mengidentifikasi, dan menelaah data-data yang diperlukan dalam penyusunan Indeks Kerawanan Pemilu/Pemilihan,” tambahnya.

Dalam IKP Provinsi Sulawesi Tenggara, terdapat juga 5 isu utama yang menjadi indikator yaitu Adjudikasi dan Keberatan yang terdiri dari adanya gugatan hasil pemilu dan sengketa proses Pemilu, rekomendasi/putusan Bawaslu yang tidak ditindaklanjuti oleh KPU, Adanya intimidasi terhadap Penyelenggaran Pemilu, Adanya Pemungutan Suara Ulang pada Pemilu/pemilihan.

 

(emr/asm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keutamaan QS Yunus Ayat 85-86, Doa Ajaran Nabi Musa AS Untuk Selalu Dilindungi dari Fitnah Keji

Keutamaan QS Yunus Ayat 85-86, Doa Ajaran Nabi Musa AS Untuk Selalu Dilindungi dari Fitnah Keji

Temukan keutamaan doa ajaran Nabi Musa AS dalam Surah Yunus ayat 85-86 untuk memohon perlindungan dari ujian fitnah hidup serta menjaga keteguhan iman Anda.
3 Pernyataan Resmi Sarwendah terkait Tuduhan Pesugihan Gunung Kawi

3 Pernyataan Resmi Sarwendah terkait Tuduhan Pesugihan Gunung Kawi

Sarwendah buka suara soal tuduhan pesugihan Gunung Kawi. Simak 3 pernyataan resmi dari pihak Sarwendah hingga ancaman jalur hukum. Simak pernyataan lengkapnya!
Persib bakal Hattrick Juara, Dedi Mulyadi Bilang Begini soal Euforia jika Maung Bandung Sabet Gelar Super League

Persib bakal Hattrick Juara, Dedi Mulyadi Bilang Begini soal Euforia jika Maung Bandung Sabet Gelar Super League

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) berbicara euforia perayaan jika Persib Bandung juara Super League 2025/2026 menandakan Maung Bandung cetak hattrick juara.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Mengaku Sedih, Mentan Akhirnya Pecat ASN yang Selewengkan Anggaran Rp500 Juta.

Mengaku Sedih, Mentan Akhirnya Pecat ASN yang Selewengkan Anggaran Rp500 Juta.

Diduga menyelewengkan anggaran pertanian hampir Rp500 juta, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memecat seorang aparatur sipil negara (ASN) di kementeriannya. Kini terduga masuk daftar pencarian orang (DPO) aparat penegak hukum.
Jika Kembali Diserang, Iran Siapkan Zona Baru Perang

Jika Kembali Diserang, Iran Siapkan Zona Baru Perang

Jika terjadi agresi baru oleh Amerika Serikat dan Israel, Juru Bicara Militer Iran Mohammad Akraminia pada Selasa mengatakan pihaknya akan membuka zona baru perang.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Minta Maaf ke Anak-anak Halmahera Selatan karena Telat Hadir di Desa Panamboang, Sikap Sherly Tjoanda Tuai Pujian

Minta Maaf ke Anak-anak Halmahera Selatan karena Telat Hadir di Desa Panamboang, Sikap Sherly Tjoanda Tuai Pujian

Sikap Gubernur Malut Sherly Tjoanda mendapat apresiasi publik lantaran mau meminta maaf ketika telat hadir kepada anak-anak di Desa Panamboang Halmahera Selatan
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Menkeu Purbaya Ungkap Ada Wacana Efisiensi Anggaran MBG: Pak Prabowo Sedang Hitung Penghematan Terbaik

Menkeu Purbaya Ungkap Ada Wacana Efisiensi Anggaran MBG: Pak Prabowo Sedang Hitung Penghematan Terbaik

Pemerintah mulai mengutak-atik skema anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Misteri Kematian Mahasiswi Unhas: Barang Korban Ditemukan Terpencar di Parkiran dan Rooftop

Misteri Kematian Mahasiswi Unhas: Barang Korban Ditemukan Terpencar di Parkiran dan Rooftop

Aparat kepolisian dari Polres Gowa tengah mendalami temuan sejumlah barang bukti terkait tewasnya seorang mahasiswi tingkat akhir Jurusan Arsitektur Universitas Hasanuddin (Unhas) berinisial PJT (19). 
Kembali Sikapi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Ini Gila, Sadis Banget

Kembali Sikapi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Ini Gila, Sadis Banget

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) kembali turun tangan. Ia menyebut kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu sebagai peristiwa sadis.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT