News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Gowa Tangkap 270 Pelaku Kejahatan dalam Operasi Pekat, Termasuk Juru Parkir Ilegal dan Penjual Miras

Polres Gowa berhasil mengamankan 270 pelaku kejahatan selama pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat Lipu 2025) yang digelar sejak 3 hingga 22 Mei 2025.
Sabtu, 24 Mei 2025 - 05:54 WIB
konferensi pers Operasi Pekat Lipu di Polres Gowa
Sumber :
  • Idris Tajannang

Gowa, tvOnenews.com - Polres Gowa berhasil mengamankan 270 pelaku kejahatan selama pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat Lipu 2025) yang digelar sejak 3 hingga 22 Mei 2025.

Para tersangka terlibat dalam berbagai tindak pidana, mulai dari aksi premanisme dengan modus sebagai juru parkir ilegal, hingga penjualan minuman keras tanpa izin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaeman, menjelaskan bahwa ratusan tersangka tersebut diamankan dari 62 laporan polisi yang masuk selama periode operasi.

"Ini adalah bagian dari upaya kami menekan angka kriminalitas di wilayah Gowa. Dari 270 pelaku, sebagian besar terkait dengan penjualan miras ilegal, kepemilikan senjata tajam, serta premanisme jalanan," ungkap Aldy dalam konferensi pers, Jumat (23/5).

Dalam operasi ini, polisi juga menyita barang bukti berupa 2.233 botol miras pabrikan, 5.200 liter minuman keras tradisional jenis ballo, 21 bilah badik, 4 ketapel, 8 mata busur panah, 3 parang, 1 samurai, serta 6 unit sepeda motor.

Sebagian pelaku diketahui masih remaja, bahkan terdapat pasangan suami-istri dan ibu rumah tangga di antara mereka.

"Kasus yang paling menonjol adalah aksi premanisme yang melibatkan senjata tajam. Banyak pelaku menggunakan busur panah dan badik untuk menakut-nakuti warga dan melakukan pemerasan. Ini sangat meresahkan dan kami tindak tegas," tegas Kapolres Gowa.

Kapolres juga menambahkan, meski secara umum terjadi penurunan angka kriminalitas dari triwulan pertama ke bulan April 2025, namun aksi premanisme dan kejahatan jalanan masih menjadi ancaman serius.

"Kami akan terus mengintensifkan patroli dan operasi serupa, bukan hanya untuk penindakan tetapi juga untuk mencegah masyarakat terutama anak muda agar tidak terjerumus dalam aktivitas kriminal," pungkas Aldy.

Kapolres juga menyampaikan bahwa barang bukti berupa minuman keras akan segera dimusnahkan, sementara tersangka dengan pelanggaran ringan akan dikenai tindak pidana ringan (tipiring) dan wajib menandatangani pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.

"Sementara untuk kasus berat seperti pencurian, penganiayaan, hingga pencabulan, berkas perkara akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Gowa."tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PLT Kasat Reskrim Polres Gowa, Iptu Irham, merinci jumlah pelaku berdasarkan jenis tindak pidana.

“Dari 270 tersangka, 159 merupakan penjual miras ilegal, 53 pelaku pesta miras, 32 orang membawa senjata tajam, 7 pelaku curanmor dan curat, 3 penadahan, 3 pencabulan, serta sisanya terlibat dalam kasus penganiayaan, pengeroyokan, pornografi, parkir liar, dan penggelapan,” beber Iptu Irham.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026 jadi sorotan media Vietnam. Begini katanya.
Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengungkapkan harapannya agar gencatan senjata perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel berlangsung lama.
Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar mengungkapkan fakta baru soal tersangka terkait kasus pembunuhan dua orang di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, Jumat (10/4/2026) lalu.
Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Media Korea Selatan dalam sebuah artikelnya mengatakan jika Megawati Hangestri justru sangat mungkin tidak ke Red Sparks, melainkan kontestan V-League lainnya.
Kejuaraan Asia 2026: Dihentikan Unggulan Kelima, Rachel/Febi Akui Kurang Tenang dan Berani di Lapangan

Kejuaraan Asia 2026: Dihentikan Unggulan Kelima, Rachel/Febi Akui Kurang Tenang dan Berani di Lapangan

Rachel/Febi langsung lakukan evaluasi usai terhenti di perempatfinal Kejuaraan Asia 2026.
Bermodal Keangkeran GBLA, Klok Siap Jaga Tren Positif Persib atas Bali United

Bermodal Keangkeran GBLA, Klok Siap Jaga Tren Positif Persib atas Bali United

Marc Klok targetkan kemenangan Persib atas Bali United. Tren positif, GBLA angker, dan 8 laga sisa dianggap final demi menjaga peluang juara Super League.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT