GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Respons Pembahasan RKUHP, Mahasiswa Kibarkan Bendera One Piece

sebagai bentuk kritik bahwa Indonesia dinilai saat ini sedang gelap, sejalan dengan pakaian hitam dikenakan dalam aksi.
Rabu, 6 Agustus 2025 - 12:48 WIB
Bendera anime kartun One Piece berkibar di tengah-tengah massa aksi
Sumber :
  • Antara

Makassar, tvOnenews.com - Seratusan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan lembaga kemahasiswaan Universitas Negeri Makassar (UNM) mengelar aksi merespons pembahasan revisi Rancangan Undang-undang Kitab Hukum Pidana (RKUHP) tingkat DPR RI, di Makassar, Sulawesi Selatan, (5/8/2025).

"Seperti kita ketahui bersama, bahwa selama proses legislasi dalam dua hari ini, ternyata masih banyak draf- draf bermasalah yang kemudian tidak diselesaikan. Salah satunya, penyadapan tanpa pengawasan serta pasal bermasalah lainnya," tutur Presiden BEM UNM Syamri kepada wartawan disela aksi di bawah jembatan layang Makassar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kata dia, sejumlah kritikan terus mengalir dari berbagai pihak berkaitan dengan pembahasan RKUHP yang sedang dirapatkan di DPR RI terkait pasal-pasal yang diduga tidak mengakomodir kepentingan publik. 

"Kami melihat dalam prosesnya tidak ada partisipasi yang bermakna, sesuai dalam Undang-undang nomor 12 tahun 2011, sebagai mana dimaksud harus ada partisipasi publik yang bermakna termasuk orang ahli. Sementara proses pembahasan dinilai tidak membuka ruang partisipasi itu," tuturnya. 

Menurut dia, hal-hal ini yang perlu dikawal publik karena rancangan Undang-undang ini nantinya berlaku dan digunakan aparat kepolisian kepada masyarakat.  

Melalui pernyataan sikapnya, ada sejumlah pasal dalam draf RKUHP yang dinilai bermasalah seperti, penyadapan tanpa perlu izin dari yudisial, pelemahan kewenangan praperadilan, penangkapan tanpa izin pengadilan.

Represifitas bentuk baru dalam penggunaan teknologi, kurangnya alat bukti bukan menjadi jaminan perlindungan dari status tersangka, ketimpangan akses keadilan untuk masyarakat tidak mampu serta berpotensi melemahkan perlindungan HAM dan prinsip keadilan.

"Akhirnya, banyak kemudian pasal-pasal bermasalah yang mengangkangi serta tidak sesuai dengan prinsip hukum demokrasi dan semangat reformasi hukum yang ada di Indonesia," ucapnya Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UNM ini menegaskan.

Saat ditanyakan makna kehadiran bendera One Piece (bendera anime bajak laut) dalam aksi tersebut, Syamri menjelaskan itu bukan pelanggaran, namun sebagai bentuk kritik bahwa Indonesia dinilai saat ini sedang gelap, sejalan dengan pakaian hitam dikenakan dalam aksi.    

"Sebenarnya, bendera itu bentuk dari pada kritik, karena ternyata semakin banyak persoalan bangsa yang belum diselesaikan. Bendera One Piece ini adalah bentuk respons melihat Indonesia semakin gelap, semakin cemas hari ini. Dan tidak ada maksud lain," ucapnya menekankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara terpisah, Wakasatlantas Polrestabes Makassar Kompol Mahrus Ibrahim disela aksi mengatakan, unjuk rasa tersebut dilaksanakan mahasiswa UNM berjalan lancar serta kondusif. Usai menyampaikan aspirasinya, peserta aksi membubarkan diri dengan aman.

Terkait dengan insiden pengendara motor nyaris diamuk pendemo, kata dia, sudah dikendalikan. Hal itu dipicu pengendara memaksa masuk ke area blokade mahasiswa, sehingga terjadi ketegangan. Karena, sejak awal mahasiswa telah memblokade sebagian jalan mengakibatkan kemacetan dari empat arah.  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tiba-tiba Sebut Mees Hilgers Bisa Pindah ke Klub yang Pernah Kena Comeback Persib di ACL 2

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tiba-tiba Sebut Mees Hilgers Bisa Pindah ke Klub yang Pernah Kena Comeback Persib di ACL 2

Media Malaysia mengaitkan Mees Hilgers dengan Selangor, klub eks Bambang Pamungkas yang pernah dibuat tak berdaya oleh comeback Persib di ACL Two musim ini.
Bukan Nggak Mau, Dua Juri LCC Tak Minta Maaf Langsung ke Siswi SMAN 1 Pontianak Karena Sudah Diwakili Lembaga

Bukan Nggak Mau, Dua Juri LCC Tak Minta Maaf Langsung ke Siswi SMAN 1 Pontianak Karena Sudah Diwakili Lembaga

MPR RI buka alasan dua juri LCC 4 Pilar tak meminta maaf langsung ke siswi SMAN 1 Pontianak dan jelaskan status penonaktifan juri.
Senang Bukan Main Bisa Reuni dengan Vanja Bukilic di Red Sparks pada V League 2026/2027, Ko Hee-jin: Sangat Menyenangkan!

Senang Bukan Main Bisa Reuni dengan Vanja Bukilic di Red Sparks pada V League 2026/2027, Ko Hee-jin: Sangat Menyenangkan!

Red Sparks akhirnya telah mengumumkan dua pemain asing mereka yakni Vanja Bukilic dan Zhong Hui, yang akan berlaga pada gelaran V League 2026/2027 mendatang.
Terjebak di Grup Neraka Piala Asia 2027, Pemain Naturalisasi Sebut Timnas Indonesia Punya Peluang untuk Lolos

Terjebak di Grup Neraka Piala Asia 2027, Pemain Naturalisasi Sebut Timnas Indonesia Punya Peluang untuk Lolos

Timnas Indonesia terjebak di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Artinya, dua dari empat tim di grup tersebut pernah merasakan sebagai juara Piala Asia. 
Karen Hertatum Tak Mau Diam Lagi, Sebut Dede Sunandar Ketahuan Selingkuh hingga 5 Kali Sejak Awal Pernikahan

Karen Hertatum Tak Mau Diam Lagi, Sebut Dede Sunandar Ketahuan Selingkuh hingga 5 Kali Sejak Awal Pernikahan

Karen Hertatum bongkar dugaan perselingkuhan Dede Sunandar sejak awal pernikahan. Ia mengaku sang suami sampai 5 kali ketahuan selingkuh. Simak pernyataannya!
Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian kredit usaha rakyat (KUR) di salah satu bank

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT