News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Besuk Korban, Kapolres Maros Tegaskan Tindak Anggotanya Aniaya Warga di PTB

Kepala Kepolisian Resor Maros Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Douglas Mahendrajaya membesuk korban penganiayaan diduga dilakukan 13 anggota oknum kepolisian.
Selasa, 6 Januari 2026 - 09:05 WIB
Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendra Jaya menjenguk korban pengeroyokan oknum polisi
Sumber :

Makassar, tvOnenews.com - Kepala Kepolisian Resor Maros Ajun Komisaris Besar Polisi Douglas Mahendrajaya membesuk Muh Akbar, korban penganiayaan diduga dilakukan 13 anggota oknum kepolisian. Akibat penganiayaan tersebut, Muh Akbar dirawat di Private Care Centre (PCC) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Soedirohusodo Makassar. 

"Kami datang untuk melihat kondisi saudara Akbar secara langsung. Kami memastikan bahwa yang bersangkutan mendapatkan perawatan medis yang maksimal agar bisa segera pulih," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Senin (5/1/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Douglas menegaskan bahwa pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Ia memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum yang terlibat sedang berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku di internal kepolisian.

​"Tidak ada toleransi bagi anggota yang terbukti melanggar maupun melakukan tindakan kekerasan kepada masyarakat," kata dia.

​Douglas juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan hubungan antara polisi dan masyarakat tetap terjaga.

​"Mari kita sama-sama mendoakan agar saudara Akbar segera diberikan kesembuhan dan bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala. Terkait proses hukum, kami menjamin akan dilakukan secara transparan dan profesional," ucapnya.

Sementara kerabat Akbar, Suhardi membenarkan kondisi korban yang disebut terus memburuk hingga saat ini. Ia menyebut Akbar kini tengah menjalani perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

“Dirawat ini di IGD Wahidin,” kata Suhardi. 

Ia menjelaskan, sebelum dilarikan ke RSUP Wahidin Sudirohusodo, Akbar sempat menjalani pemeriksaan awal di RSUD La Palaloi, Maros. Pemeriksaan tersebut termasuk proses visum untuk kepentingan penyelidikan.

“Hasil visum dari RSUD Palaloi (Maros) sudah keluar dan menyatakan korban mengalami patah tulang bagian hidung serta cedera pada sinus wajah atau bagian pipi. Hingga hari ketiga, korban masih mengalami pendarahan,” jelas Suhardi.

Dalam waktu dekat, Akbar bahkan disebut akan menjalani operasi bedah ortopedi. Suhardi mengaku seluruh biaya penanganan medis tersebut masih ditanggung secara pribadi oleh keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Informasinya akan operasi ortopedi. Untuk sementara ini semua ditanggung pribadi karena tidak bisa menggunakan BPJS,” akunya.

Suhardi berharap sepupunya dapat memperoleh keadilan atas peristiwa yang dialaminya. Ia juga meminta agar seluruh oknum polisi yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut diproses sesuai hukum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Tertekan ke Rp17.275 per Dolar AS, Gejolak Global dan Minyak Dorong Pelemahan

Rupiah Tertekan ke Rp17.275 per Dolar AS, Gejolak Global dan Minyak Dorong Pelemahan

Rupiah melemah ke Rp17.275 per dolar AS. Tekanan geopolitik dan kenaikan harga minyak picu pelemahan rupiah di tengah ketidakpastian global.
Lagi-lagi Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan, Kerahkan Supir Angkot agar Jalanan Kota Bandung Bersih dan Bebas Macet

Lagi-lagi Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan, Kerahkan Supir Angkot agar Jalanan Kota Bandung Bersih dan Bebas Macet

Dedi Mulyadi membuat gebrakan baru membuat jalanan Kota Bandung bersih dan bebas macet dengan merekrut supir angkot. KDM mengajak supir angkot jujuran Lembang
Prabowo Pasang Deadline 2029, Targetkan Indonesia Swasembada Energi dari Sawit hingga Nikel

Prabowo Pasang Deadline 2029, Targetkan Indonesia Swasembada Energi dari Sawit hingga Nikel

Persiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah mendorong hilirisasi sumber daya alam sebagai kunci utama menuju kemandirian energi, termasuk melalui kelapa sawit.
Korban Selamat Kecelakaan Kereta Terpaksa Berhenti Kerja, Dedi Mulyadi Punya Kebijakan Khusus

Korban Selamat Kecelakaan Kereta Terpaksa Berhenti Kerja, Dedi Mulyadi Punya Kebijakan Khusus

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM mengaku telah memiliki kebijakan khusus bagi korban selamat kecelakaan kereta KA Argo Bromo Angger dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Prabowo Bidik 288 Ribu Sekolah Rampung Direvitalisasi pada 2028, Sulap Sekolah Jadi Smart Class

Prabowo Bidik 288 Ribu Sekolah Rampung Direvitalisasi pada 2028, Sulap Sekolah Jadi Smart Class

Dengan total sekitar 288 ribu sekolah di Indonesia, pemerintah menyusun skenario percepatan bertahap agar seluruh target dapat diselesaikan dalam tiga tahun ke depan.
Perlahan Mulai Bangkit dengan Ferrari, Pengamat Formula 1 Ini yakin Lewis Hamilton bisa Raih Kemenangan di F1 2026

Perlahan Mulai Bangkit dengan Ferrari, Pengamat Formula 1 Ini yakin Lewis Hamilton bisa Raih Kemenangan di F1 2026

Pengamat Formula 1, Martin Brundle, menilai Lewis Hamilton berpeluang meraih kemenangan bersama Scuderia Ferrari di gelaran F1 2026

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT