Mahasiswi Teknik Unhas Ditemukan Meninggal di Area Kampus Gowa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Korban
- idris tajannang
Gowa, tvOnenews.com - Kabar duka menyelimuti lingkungan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) Gowa. Seorang mahasiswi Departemen Teknik Arsitektur angkatan 2024 berinisial PTJ atau Princess Jenifer Tjiang (20) dilaporkan meninggal dunia di area kampus Fakultas Teknik Unhas Gowa, di Jalan Poros Malino, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Senin malam (18/5/2026).
Korban ditemukan tergeletak di jalan beton belakang Gedung Arsitektur sekitar pukul 19.00 Wita. Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah petugas keamanan kampus menerima laporan adanya seseorang yang diduga terjatuh dari gedung.
Kabag Humas Unhas, Ishaq Rahman, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kampus masih melakukan penelusuran terkait penyebab pasti meninggalnya korban.
“Iye, kejadiannya tadi sekitar pukul 18.30 sampai 19.00 WITA. Jadi tadi sekuriti kampus di Fakultas Teknik mendapat laporan ada seseorang yang melompat dari lantai satu,” ujar Ishaq Rahman, Senin malam.
Meski demikian, Ishaq menegaskan pihak kampus belum dapat memastikan motif ataupun latar belakang kejadian tersebut.
“Kita belum bisa pastikan apakah ada faktor depresi atau faktor lain. Saat ini sedang dilakukan penelusuran,” katanya.
Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya mahasiswi tersebut.
“Kami turut berduka cita dan bersimpati mendalam kepada keluarga korban,” lanjutnya.
Ucapan belasungkawa dari Fakultas Teknik Unhas pun beredar luas di grup WhatsApp mahasiswa.
Dalam pamflet resmi itu, pimpinan dan civitas akademika Fakultas Teknik menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya mahasiswi Departemen Arsitektur tersebut.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Segenap pimpinan dan civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya mahasiswi Departemen Arsitektur FTUH,” demikian isi pernyataan resmi fakultas.
Sementara itu, polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
Kanit Resmob Polres Gowa, Ipda Andi Muhammad Alfian, mengatakan pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kematian korban.
“Benar, kami menerima laporan adanya seorang mahasiswi yang ditemukan meninggal dunia di area kampus Fakultas Teknik Unhas. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” ujar Ipda Andi Muhammad Alfian, Selasa (19/5/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban sempat mengirim pesan suara kepada salah seorang rekannya sebelum ditemukan meninggal dunia. Dalam pesan itu, korban meminta temannya mencari dirinya di belakang Gedung Arsitektur kampus.
Saksi bernama Ahmad Naufal Imran mengaku langsung menuju kampus setelah menerima pesan tersebut. Saat tiba di lokasi, ia menemukan korban sudah dalam posisi tengkurap dan tidak bergerak di atas jalan beton.
Beberapa barang milik korban turut ditemukan di lokasi kejadian, di antaranya sebuah tas ransel berisi laptop, botol minum dan payung, telepon genggam, sepatu hitam, kartu mahasiswa, hingga kendaraan roda dua milik korban. Polisi juga menemukan sebuah pisau bergagang cokelat di sekitar lokasi.
Tim Inafis Polres Gowa bersama Bid Dokkes Polres Gowa kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.
Dari hasil pemeriksaan awal ditemukan sejumlah luka di bagian tubuh korban, termasuk luka memar di bawah mata kiri, luka gores di alis kiri, luka di pergelangan tangan kanan, hingga luka lecet di bagian punggung dan kaki.
“Semua temuan di TKP masih kami dalami. Untuk sementara, keluarga juga telah diarahkan membuat laporan resmi agar proses penyelidikan dapat berjalan lebih lanjut,” tambah Ipda Andi Muhammad Alfian.
Jenazah korban sempat dibawa ke RS Yapika untuk mendapatkan penanganan medis. Namun pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum akhirnya dibawa pulang ke rumah duka oleh keluarga.
Pihak kepolisian hingga kini masih menyelidiki rangkaian peristiwa tersebut, termasuk mendalami keterangan para saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi. (itg/asm)
Load more