GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libatkan K9 Milik BNNP Tim Gabungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel Gerebek Sarang Narkoba di Sidrap

Ditnarkoba Polda Sulawesi Selatan melakukan penggrebekan sarang peredaran narkoba di kabupaten sidrap. dalam penggerebekan tersebut polisi kerahkan satu unit k9
Senin, 27 Juni 2022 - 07:21 WIB
Ditnarkoba Sulsel kersahkan K9 gerebek sarang narkoba
Sumber :
  • Idris Tajannang

Sidrap, Sulawesi Selatan - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan, menggerebek sarang narkoba di Kabupaten Sidrap pada Sabtu (25/6/2022) lalu. Penggerebekan sarang narkoba di Kelurahan Rappang, Kecamatan Pancarijang, Kabupaten Sidrap tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Dodi Rahmawan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada saat melakukan penggelaran di Sidrap, kami menemukan beberapa tersangka yang diduga terkait dengan maraknya peredaran narkoba di wilayah Sidrap," kata DirNarkoba Polda Sulsel Kombes Pol Dodi Rahmawan.

 

Penggerebekan sarang peredaran narkoba itu melibatkan Tim gabungan dari Polres jajaran, Timsus Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel serta Anjing Pelacak milik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel. 

 


Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan dua terduga pelaku berinisial AT dan AW. Keduanya langsung menjalani tes urine di lokasi. Dan berdasarkan hasil tes urine, keduanya menunjukkan positif mengkonsumsi narkoba.

 


Sementara itu polisi saat ini masih mandalami keterkaitan antara AT dan AW dengan terduga bandar yang kini menjadi target operasi Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel.

 

"Pihak kita masih mandalami keterkaitan antara  AT dan AW dengan terduga bandar yang kita kejar selama ini," sambungnya.

 

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti senjata tajam seperti, samurai, parang dan tombak.

 


Hanya saja dalam penggeledahan yang juga melibatkan anjing pelacak atau K-9 BNNP itu, tidak ditemukan adanya barang bukti narkoba.

 

Hanya ada pipet diduga alat isap bong dan saset diduga bekas sabu yang ditemukan di dalam rumah yang dijadikan sebagai kandang ayam.

 

"Kita melakukan penggeledahan terhadap sejumlah rumah, namun hanya menemukan  alat isap bong lengkap dengan pipetnya dan ratusan saset diduga bekas sabu," terang Dodi, Minggu (26/6/2022).

 

Meskipun tidak menemukan barang bukti di lokasi penggerebekan, Pihaknya berjanji akan terus mengembangkan kasus itu hingga menemukan bandar besar dibalik peredaran narkoba di Sidrap.

 


"Kami akan intensifkan tentang jaringanya, semoga kita temukan bandar besar dibalik peredaran narkoba di sidrap" tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Saat ini dua tersangka yang ditangkap di lokasi, saat ini sudah diamankan di Mapolda Sulawesi Selatan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profitabilitas BRI Makin Solid di Triwulan I 2026, Transformasi BRIvolution Reignite Berbuah Manis

Profitabilitas BRI Makin Solid di Triwulan I 2026, Transformasi BRIvolution Reignite Berbuah Manis

BRI mencatatkan Return on Assets (ROA) naik menjadi 2,8%, sementara Return on Equity (ROE) naik dari 17,1% pada Triwulan I 2025 menjadi 18,4% pada Triwulan I 2026.
Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Jika berbicara soal pengalaman dan statistik, nama Megawati Hangestri Pertiwi jelas lebih unggul dari Jordan Wilson. Bukan tanpa alasan, Hyundai Hillstate berani menyatukan dua karakter 
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp5,6 triliun.
Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Lewis Hamilton menilai Ferrari mungkin melewatkan detail penting yang kini dimaksimalkan para rival pada F1 2026.
Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT