News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Kesaksian Penumpang korban selamat Kapal Speedboat Evelyn Calisca 01 yang Terbalik di Perairan Pulau Burung

Resky Arianto masih ingat betul detail bagaimana tubuhnya terlempar lebih kurang 20 meter dari atas Kapal Speedboat Evelyn Calisca 01 saat mengalami kecelakaan.
Minggu, 30 April 2023 - 05:10 WIB
Resky, korban selamat kecelakaan Kapal Evelyn Calisca 01, didampingi aparat kepolisian tiba di Pelabuhan SBP Tanjungpinang
Sumber :
  • Antara

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Resky Arianto masih mengingat betul detail bagaimana tubuhnya terlempar lebih kurang 20 meter dari atas Kapal Speedboat Evelyn Calisca 01 yang ia tumpangi saat mengalami kecelakaan di sekitar perairan Pulau Burung, Provinsi Riau.

Hari Kamis (27/4/2023) siang, kondisi cuaca di laut Pulau Burung dan sekitarnya terpantau normal dan mendukung aktivitas pelayaran Kapal Speedboat Evelyn Calisca 01 yang bertolak dari Pelabuhan Pelindo Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, menuju Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa saat setelah lepas tali tempat tambat, kapal speedboat yang mengangkut puluhan penumpang tersebut berlayar melaju seperti biasanya tanpa ada kendala apa pun. Sejumlah penumpang kapal cepat itu juga terlihat asyik bercengkerama dengan keluarga atau penumpang lainnya yang duduk di deretan kursi sebelahnya.

Termasuk di dalamnya, Resky Arianto, pemuda asal Ganet, Kota Tanjungpinang, yang ikut menyeberang bersama adik, abang, kakak ipar, serta sejumlah keponakan.



Mereka sekeluarga baru saja merayakan Idul Fitri 1444 Hijriah/2023 di Tembilahan dan dalam perjalanan pulang usai mudik lintas provinsi itu.

Sekitar satu jam perjalanan meninggalkan pelabuhan, Resky dan seorang adiknya beranjak meninggalkan kursi duduk menuju dek atau bagian atas kapal untuk sekadar bersantai menikmati kencangnya tiupan angin laut.

Awalnya semua berjalan aman dan lancar, sampai pada suatu ketika terdengar suara benturan keras dari bagian bawah kapal,  sepertinya menabrak benda yang diduga sebatang kayu.

Saat benturan terjadi itulah, Resky bersama adiknya terpental lalu tercebur ke dalam laut, jauh meninggalkan kapal yang ditumpangi keduanya.

Sementara keadaan kapal Speedboat Evelyn Calisca 01, seketika miring lalu tiba-tiba terbalik di tengah laut, yang diduga akibat hilang kendali.

Resky dan adiknya berupaya menyelamatkan diri dengan menjangkau pelampung dari tumpahan barang-barang penumpang kapal, seperti koper dan ransel.

Keduanya berhasil mengapung di permukaan laut dengan bantuan peralatan seadanya sambil berenang menghampiri kapal Evelyn Calisca 01 yang sudah terbalik itu guna memastikan kondisi keluarga.

Dia kemudian mendapati semua keluarganya berhasil selamat keluar dari kapal terbalik itu dengan memegang bagian badan kapal yang masih terapung.

"Saat itu yang ada di pikiran saya menyelamatkan keluarga. Saya tidak tahu bagaimana nasib penumpang lainnya, apakah mereka terjebak di dalam kapal atau tidak," kata Resky saat tiba di pelabuhan SBP Tanjungpinang, Sabtu (29/4/2023).

Resky menyaksikan sendiri bagaimana suasana di atas kapal yang tadinya hening, namun sesaat berubah menjadi petaka memilukan.

Sejumlah penumpang yang lebih dulu lolos dari jebakan kapal terbalik berteriak histeris sembari berusaha menyelamatkan diri dan keluarga masing-masing.

Kejadiannya sangat cepat, sekitar pukul 13.40 WIB. Dalam hanya hitungan detik, kapal sudah terbalik di laut.

Penumpang lainnya, Arfan, warga Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, juga menceritakan perjuangannya bersama sang istri bisa selamat dari balik peristiwa Kapal Evelyn Calisca 01 yang terbalik itu.

Saat detik-detik kapal akan terbalik, ia yang duduk di kursi depan itu lekas memegang erat tangan sang istri untuk meraih pintu keluar masuk penumpang kapal yang berada tak jauh dari posisi tempat duduknya.

Diselimuti rasa panik, sambil berdoa kepada Allah Swt. Arfan dan istri akhirnya berhasil keluar dari dalam kapal yang terbalik itu. Keduanya bertumpu pada badan kapal yang timbul sambil menunggu pertolongan datang.

Sementara, menurut kesaksiannya, sejumlah penumpang yang duduk di bagian kursi tengah kapal terjebak dan tak bisa keluar ke permukaan laut.

"Alhamdulillah. Bersyukur, karena kami masih diberikan keselamatan oleh Allah Swt.," ucapnya.

Selang tak lama pasca-kejadian kapal cepat itu terbalik, sejumlah kapal/pompong yang kebetulan melintas di area lokasi kejadian langsung membantu evakuasi beberapa korban penumpang yang tengah mengapung di laut.

Mereka yang terdiri atas penumpang dewasa dan sejumlah anak itu lantas dibawa ke Pelabuhan Sungai Guntung, Provinsi Riau. Sebagian lagi mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat.

Penanganan korban

Setidaknya ada sekitar 38 warga Kota Tanjungpinang yang sementara terdata selamat dalam insiden Kapal Evelyn Calisca 01 yang terbalik tersebut.

Sebanyak 16 orang di antaranya sudah dipulangkan dari Pelabuhan Sungai Guntung ke Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang, sekitar pukul 16.00 Wib, Sabtu, menggunakan Kapal Terubuk Express.

Mereka ini didominasi orang dewasa dan beberapa anak usia bawah 5 tahun, sedangkan selebihnya, masih berada di Tembilahan sambil menunggu pemulangan selanjutnya ke Tanjungpinang.

Setelah sampai di pelabuhan, ke 16 korban tersebut difasilitasi pulang ke rumah masing-masing dengan menaiki bus yang disediakan Polresta Tanjungpinang bersama instansi terkait.

Ada juga di antara para korban yang dijemput langsung oleh pihak keluarga.

Polisi turut menyiapkan pendampingan psikologis terhadap para korban kapal terbalik ini. Dari hasil pemeriksaan awal, tak ada tanda-tanda trauma berlebihan yang menyelimuti mereka.

Meski demikian, kepolisian tetap membuka layanan konsultasi psikologis melalui Whatsapp hingga posko informasi bagi korban kecelakaan Kapal Evelyn Calisca 01 di depan pintu masuk Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

Polresta Tanjungpinang terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Provinsi Riau soal jumlah total korban kecelakaan Kapal Evelyn Calisca 01, khususnya warga daerah setempat.

Berdasarkan data sementara, 12 orang penumpang ditemukan meninggal akibat peristiwa kapal terbalik yang baru beroperasi dua bulan tersebut.

Salah seorang ialah warga asal Kota Tanjungpinang, Andrian (30 tahun), yang jenazahnya sudah tiba dan dikebumikan di TPU Sungai Carang, Jumat (28/4/2023) malam.

Sampai saat ini tim gabungan di Provinsi Riau masih fokus melakukan evakuasi terhadap korban selamat dan meninggal. Juga masih mencari korban yang belum ditemukan.

Diberitakan sebelumnya, 16 Warga Tanjungpinang korban selamat tragedi terbaliknya Speedboat SB Evelyn Calisca 01 di Pulau Burung Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil) Riau tiba di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Korban selamat ini diantar dari pelabuhan Sei Guntung Inhil, Riau menggunakan speedboat SB Terubuk Express 03, bersandar di pelabuhan Sri Bintan pura (SBP) Tanjungpinang, Sabtu (29/4/2023) petang.

Wakapolresta Tanjungpinang, AKBP Robby Rachman mengatakan, pihaknya menyiapkan satu unit bus untuk mengantar para korban ke rumah masing-masing.

"Ada 16 korban selamat dari kecelakaan laut Kapal speedboat SB Evelyn Calisca 01 yang tiba di Tanjungpinang. Kita menyambut mereka, Polresta Tanjungpinang telah menyiapkan satu unit Bus Sat Sabhara. Kita hantar saudara-saudara kita sampai alamat tujuan," AKBP Arief Robby Rachman.

Sebelum meninggalkan pelabuhan, para korban sempat beristirahat di ruang VIP pelabuhan. Dua orang korban sempat menceritakan detik-detik kecelakaan kapal hingga menyebab 12 penumpang meninggal dunia.

"Awalnya saya di bawah, beberapa menit kemudian saya naik ke dek atas. Pas awal kejadian itu, saya merasa terbentur kayu, bunyinya kuat. Saya terpental sekitar 20 meter," ujar Riski Ariyanto.

Riski menjelaskan, kejadian terbaliknya kapal berlangsung sangat cepat. Dia yang sudah berada di air kemudian mendekati kapal untuk mencari sanak saudaranya.

"karena di boatnya itu masih ada Kakak, Adik saya, abang ipar saya dan anak-anak saudara saya, saya lari ke boat pengen menyelamatkan saudara-saudara saya. Pas sampai ke boat alhamdulillah orang-orang ini sudah selamat duluan," ungkapnya.



Riski juga mengungkapkan, sebagian penumpang berhasil selamat setelah mendapat bantuan dari kapal kayu yang kebetulan melintas.

"Alhamdulillah pertolongan pas kapal terbalik itu, ada kapal kayu juga, pas disamping kami juga, alhamdulillah dia cepat sampai,"ungkapnya.

Senada dengan Rizki, Arfan yang saat kejadian itu duduk di kursi bagian depan bersama istrinya mengungkapkan, bahwa terbaliknya kapal Speedboat Evelyn Calisca 01 yang mereka tumpangi setelah menabrak kayu.

"masih sempat lagi miring, miring, miring langsung telungkup, cepat memang. Cuaca bagus, ombak tidak kuat, memang kena kayu itu aja," ungkapnya.

Lebih lanjut Arfan mengungkapkan, saat peristiwa terjadi sempat panik karena mengkhawatirkan keselamatan istrinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pas udah miring kapal itu, saya tarik istri saya keluar. Aku bilang pegang aja apa yang bisa dipegang jangan sampai terlepas dari kapal. aku pegang terus istri aku, itulah sampai kapal kayu itu, kami naik ke kapal kayu itu, alhamdulilah," pungkasnya.

Sementara dari data posko informasi di pelabuhan SBP Tanjungpinang, hingga kini tercatat 12 korban meninggal kecelakaan speedboat SB Evelyn Calisca 01. Satu Korban meninggal warga Tanjungpinang telah dipulangkan dan dimakamkan di Tanjungpinang pada Jumat (28/4/2023) malam lalu.(ant/ksh/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi seorang pria di Cakung, Jakarta Timur membacok kakak kandung usai ditegur mengintip adik ipar mandi.
KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT