News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

LCW Minta BPK dan Kejati Lampung Usut Tuntas Pemborosan Anggaran Perjalanan Dinas PMD Lampung Sebesar Rp 2,5 Miliar dan Fasilitasi Tamu Rp 1 Miliar

LCW mengungkapkan adanya dugaan pemborosan anggaran pada Dinas PMD dan Transmigrasi Provinsi Lampung terkait biaya perjalanan dinas & fasilitasi kunjungan tamu.
Rabu, 31 Mei 2023 - 18:42 WIB
Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMD) Provinsi Lampung.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Puji

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Konsep smart village (desa cerdas) yang merupakan desa yang dapat diselesaikan secara digitalisasi mendapat sorotan dari Lampung Corruption Watch (LCW). Pasalnya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMD) Provinsi Lampung terkesan melakukan pemborosan anggaran pada tahun 2023.

Di saat persoalan Kepala Dinas Kesehatan yang sedang diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) viral, kini persoalan baru muncul di Dinas PMD. Yakni biaya perjalanan dinas yang mencapai Rp2.555.630.281 atau Rp2,5 miliar dan sewa hotel sebesar Rp345 juta, serta biaya fasilitasi kunjungan tamu sebesar Rp1 miliar pada tahun anggaran 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biaya perjalanan dinas (Perjas) di instansi tersebut mendapat sorotan karena angka sebesar ini dinilai tidak rasional dan boros jika dilihat dari kinerja pemerintah saat ini. Dinas yang memiliki konsep 'Smart Village' terkesan melakukan pemborosan.

Ketua LCW, Juendi Leksa Utama, menyatakan bahwa belanja perjalanan dinas paket meeting luar kota, belanja perjalanan dinas paket meeting dalam kota yang mencapai Rp2,5 miliar, serta biaya sewa hotel Rp305 juta dan fasilitasi tamu, belum ada yang dirasakan pada triwulan kedua pemerintahan.

"Artinya setiap bulan OPD PMD ini menghabiskan perjalanan dinas sebesar Rp210 juta. Hampir setiap pekan ada saja PMD ini melakukan perjalanan dinas ke luar daerah dan dalam daerah. Sementara, hasil dari perjalanan dinas itu belum ada yang dirasakan oleh masyarakat, jika pun ada, bentuknya seperti apa," kata Juendi pada Rabu (31/5/2023).

Dia khawatir perjalanan dinas tersebut hanya sekedar jalan-jalan dengan menggunakan uang rakyat. Juendi menambahkan bahwa lembaga auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selalu mengingatkan pemerintah agar meningkatkan pengawasan terhadap perjalanan dinas di semua instansi setiap tahun. Namun, penyalahgunaan tetap terjadi. Terlebih lagi, Kementerian yang paling banyak temuan adalah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pada tahun 2020.

Ia berharap perjalanan Dinas OPD PMD harus sesuai dengan bukti penyimpanan dan pertanggungjawaban. "Jangan ada perjalanan dinas ganda, perjalanan dinas fiktif (pinjam KTP siapa yang berangkat), dan kelebihan pembayaran," kata dia.

Juendi, yang memiliki latar belakang sarjana hukum dan profesi advokat, meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung dan Kepala Kejaksaan Tinggi Nanang Sigit Yulianto untuk mengusut perjalanan dinas yang dinilai sebagai pemborosan.

Yang tidak masuk akal lagi adalah belanja fasilitasi kunjungan tamu dengan nilai anggaran sebesar Rp1 miliar dan biaya sewa hotel yang dilakukan melalui pengadaan langsung. Mengacu pada Peraturan Presiden RI No. 70 tahun 2012 beserta Petunjuk Teknis Peraturan Presiden RI No. 70 tahun 2012, yaitu Peraturan Kepala LKPP No. 14 tahun 2012 dan Peraturan Kepala LKPP No. 15 tahun 2012 tentang Standar Dokumen Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, dapat disimpulkan bahwa batas nilai pengadaan langsung yang tercantum dalam Pasal 39 ayat 1 adalah Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

Menurut Juendi, banyak orang awam yang mengetahui bahwa kegiatan di atas Rp200 juta harus melalui lelang, jika tidak, melanggar aturan tersebut dan berpotensi pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris PMD, I Wayan Gunawan, merespon tudingan dari Lampung Corruption Watch (LCW) secara normatif. "Nanti saya cek ya," demikian balasan WhatsApp dari Wayan.

(puj/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Dituntut Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: ASEAN Itu Sulit

Timnas Indonesia Dituntut Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: ASEAN Itu Sulit

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyadari tekanan untuk meraih trofi di FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, dia juga menekankan bahwa bertarung di level Asia Tenggara tidaklah mudah.
Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Raih Perunggu usai Dibantai China di Semifinal Asian Games 2026

Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Raih Perunggu usai Dibantai China di Semifinal Asian Games 2026

Tim bulu tangkis beregu putri Indonesia menyumbangkan medali perunggu di Asian Games 2026. Kepastian ini didapatkan setelah kalah telak dari China di babak semifinal.
Pedagang Gugat UU Jaminan Produk Halal, Minta Syarat Sertifikasi Halal Dipermudah

Pedagang Gugat UU Jaminan Produk Halal, Minta Syarat Sertifikasi Halal Dipermudah

Langkah ini ia tempuh bukan untuk menolak sertifikasi halal, melainkan agar dirinya sebagai pelaku usaha mikro dan kecil (UMK)
Buka Latpraops Sikat I Musi 2026, Kapolda Sumsel: Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat

Buka Latpraops Sikat I Musi 2026, Kapolda Sumsel: Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho membuka Latihan Praoperasi (Latpraops) Sikat I Musi 2026 untuk persiapan penanggulangan kejahatan jalanan.
Polisi Sebut Ada Banyak yang Join Membership Pasangan Sesama Jenis, Mau Akses Video "A Day in My Life" Lainnya

Polisi Sebut Ada Banyak yang Join Membership Pasangan Sesama Jenis, Mau Akses Video "A Day in My Life" Lainnya

Polisi menyebut ada banyak orang atau akun yang join membership untuk mendapatkan video mesum dari pasangan gay yang viral dengan konten "A Day in My Life"-nya. 
Reaksi Persija Jakarta usai Shin Tae-yong Diduga Disebut Pendatang oleh Dirtek Java United Resal Octavian

Reaksi Persija Jakarta usai Shin Tae-yong Diduga Disebut Pendatang oleh Dirtek Java United Resal Octavian

Persija Jakarta memberikan reaksi soal dugaan insiden diskriminatif yang dialami oleh Shin Tae-yong. Dalam laga kontra Java United, sang pelatih asal Korea Selatan diduga disebut pendatang.

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merasa cukup beruntung dengan kembalinya para pemain diaspora ke skuadnya. Meski begitu, Jay Idzes dan Dony Tri Pamungkas gagal tampil akibat cedera.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan sesama jenis yang membuat video mesum bertajuk “A Day in My Life” ternyata menjalin hubungan. 
Tak Puas dengan Gelar Piala AFF, Pelatih Vietnam Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Telah Menjadi Raja

Tak Puas dengan Gelar Piala AFF, Pelatih Vietnam Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Telah Menjadi Raja

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik belum puas dengan sederet gelar yang telah diraihnya bersama tim. Kini, ia membidik trofi FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus berambisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT