News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas Perlindungan Anak Beri Penghargaan Kepada Personil Polres Labuhanbatu

Kapolres Labuhanbatu AKBP James Hasudungan Hutajulu, menerima penghargaan dari Komisi Nasional  Perlindungan Anak (Komnas PA ) atas pengungkapan dan penanganan secara cepat dalam kasus kekerasan seksual dan kekerasan fisik  terhadap anak di Kabupaten Labuhanbatu Utara,
Kamis, 22 Juni 2023 - 13:46 WIB
Komnas Perlindungan Anak Beri Penghargaan Kepada Personil Polres Labuhanbatu
Sumber :
  • Tim TvOne/ Edi

Labuhanbatu, tvOnenews.com - Kapolres Labuhanbatu AKBP James Hasudungan Hutajulu, menerima penghargaan dari Komisi Nasional  Perlindungan Anak (Komnas PA ) atas pengungkapan dan penanganan secara cepat dalam kasus kekerasan seksual dan kekerasan fisik terhadap anak  di Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada akhir bulan Mei 2023, lalu.

Selain Kapolres Labuhanbatu AKBP James Hasudungan Hutajulu yang mendapat dan  menerima penghargaan berupa piagam tersebut penghargaan  juga diberikan kepada Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Rusdi Marzuki SIK dan 10 anggota penyidiknya. Pemberian piagam  langsung oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, di Aula Yan Piter, ketika melakukan kunjungan ke Polres Labuhanbatu, pada Rabu (21/6/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, “Reward tersebut pantas diterima Kapolres  terkait cepat dan tanggap dalam penanganan kasus di bawah umur, khususnya kejahatan seksual dan kekerasan terhadap anak,” kata Arist.

“Dalam penanganan kasus yang melibatkan Korban maupun pelaku anak dibawah umur, kami selaku KPA berharap bisa bersinergi dan menjalin Kemitraan dengan pihak Kepolisian,” sebutnya lagi.

"Untuk kasus kekerasan dan kekerasan seksual  anak,  Komnas Perlindungan Anak mencatat Provinsi Sumatera Utara pada urutan nomor 3 setelah Jawa Timur,” sebutnya lagi.

Sementara Kapolres Labuhanbatu AKBP James Hasudungan Hutajulu, dalam sambutannya mengatakan, terima kasih perhatian dan dukungan KPA kepada Polres Labuhanbatu di mana telah memberikan apresiasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami pertama tama mengucapkan terimakasih  kepada bapak Ketua Umum Perlindungan Anak Indonesia bapak Arist Merdeka Sirait beserta tim dan rombongan  yang berkenan telah datang ke polres. Perlu kami sampaikan disini kedatangannya berkaitan dengan penegakan hukum yang telah dilakukan oleh Polres Labuhanbatu terhadap pelaku pelaku kekerasan seksual maupun kekerasan fisik terhadap anak, kita dari polres labuhanbatu sesuai dengan intruksi dari bapak kapolri juga intruksi dari bapak kapoldasu kami berkomitmen untuk tetap terus menindak lanjuti kasus kasus atau kejadian kejadian yang berkaitan kelompok rentan, baik itu korbannya anak, wanita, disabilitas maupun lansia.”

"Artinya dengan kunjungan ini kami mengucapkan terimakasih kepada bapak Arist Merdeka Sirait, dan ke depannya kami akan terus bersinergi beserta dengan Pemkab Labuhanbatu maupun Labuhanbatu Utara untuk terus bersinergi menuntaskan kasus-kasus permasalahan anak ini,” ucapnya James.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...
Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi skema bantuan sosial (bansos) yang dikhususkan menyasar anak.
Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang menyatakan dua terdakwa kasus korupsi pengelolaan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) di Palang Merah
Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Menyingkirkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil menembus empat besar Piala Asia Futsal
Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Muncul spekulasi lama yang kembali mencuat: mungkinkah Cristiano Ronaldo pulang ke Manchester United untuk ketiga kalinya? Isu ini bukan sekadar gosip biasa

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT