GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Togel yang Diamankan Deninteldam I/BB Ngaku Diintimidasi saat Memberikan Pernyataan Beri Setoran ke Polisi

Beredar video pengakuan Supriatin sebagai koordinator lapangan (korlap) judi togel di Langkat kembali viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia membantah
Kamis, 17 Agustus 2023 - 06:35 WIB
Tersangka saat diamankan ke kantor denintel kodam I
Sumber :
  • Tim TvOne/Bahana

Medan, tvOnenews.com - Beredar video pengakuan Supriatin sebagai koordinator lapangan (korlap) judi togel di Langkat kembali viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, ia membantah soal menyetor uang ke polisi dan mengungkap diintimidasi saat diperiksa di Markas Komando Deninteldam I/Bukit Barisan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video yang didapat tvOnenews.com pada Selasa (15/8/2023) yang berdurasi 02.12 menit itu Supriatin sedang berada dalam sebuah ruangan. 

“Terkait berita video yang viral itu saya, mengenai pembuatan video itu di kantor Denintel, Jalan Gaperta. Nah, masalah uang yang saya transfer Rp 25 juta ke Kanit Pidum, Herman itu tidak ada. Yang ke Polsek-Polsek Rp 5 juta dan Rp 3 juta itu pun tidak ada sebenarnya,” ujar Supriatin di dalam video tersebut. 

Dengan mengenakan baju hitam, ia menyampaikan pengakuannya.

“Nah, masalah ada permasalahan dengan orang Denintel, kalau itu sih sebenarnya saya kurang paham. Cuma saya dapat informasi di bawah bahwasannya ada yang namanya Wak Udin itu main region satu. Nah, pas saya tanya region satu itu siapa? Orang Denintel. Nah saya berpikir begitu. Mungkin ini ada kaitannya dengan orang itu. Sebab apa mungkin karena ditangkap orang itu, terus merembet ke saya. Saya berpikir seperti itu,” sambungnya.

Ia pun menyampaikan berada dalam tekanan saat divideokan terkait menyetor uang ke polisi tersebut.

“Jadi kalau soal video yang viral itu tidak ada. Kenapa video itu timbul, karena saya dengan rasa takut dan diintimidasi. Jujur, saya tidak ada. Bisa saya buktikan semua video itu tidak ada. Itu semua saya karang-karang cerita itu. Itu lah dia,” sebutnya.

Supriatin bahkan mengungkapkan saat itu ada sejumlah personel TNI yang mengelilinginya. Ia pun menegaskan dapat menunjukkan ada dua orang yang dapat menjadi saksi atas kejadian itu.

“Saya dikelilingi itu sama mereka, ada berapa orang, saksinya pun ada dua orang. Ya dengan rasa takut, saya cemas, mereka bersenjata semua. Mau tak mau lah saya bilang dengan rasa terpaksa, saya takut-takut. Saya pun tak tahu lagi gimana lah. Mungkin seandainya tak saya bilang, mungkin saya ntah kayak mana lah, mungkin dihajar sama mereka,” tutupnya.

Di samping itu, Kapendam I/BB, Kolonel Inf Rico Siagian mengatakan bahwa dalam prosedur di setiap pelaku yang diamankan wajib dimintai keterangan dan setelah itu diserahkan ke pihak kepolisian.

“Prosedur seperti biasa, Pak. Pelaku yang diamankan, diminta keterangan di kantor, setelah itu kita serahkan ke pihak kepolisian,” sebutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait pengakuan Supriatin yang terbaru ini, Kolonel Inf Rico mengatakan bahwa video tersebut baru saja dibuat di Polres Langkat.

“Silakan media menilai, Pak. Yang pasti pelaku dan barang buktinya semua ada. Dan 1x24 jam, langsung diserahkan ke Polres Langkat. Terkait pelaku membuat statement lanjutan, yang pasti sudah sepengetahuan dan seizin Polres, Pak,” tandasnya.(bsg/lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda Ucapkan Pesan Menohok di Hadapan Pejabat Daerah, Tak Takut-takut Singgung Soal APBN

Sherly Tjoanda Ucapkan Pesan Menohok di Hadapan Pejabat Daerah, Tak Takut-takut Singgung Soal APBN

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda belakangan ini kerap menjadi sorotan publik. Baru-baru ini ia kembali menjadi sorotan usai menghadiri Musrenbang RKPD 2027
4 Pemain Dicoret dari Timnas Voli Putri Korea Selatan, Jung Ho-young Mantan Rekan Megawati Hangestri Mundur

4 Pemain Dicoret dari Timnas Voli Putri Korea Selatan, Jung Ho-young Mantan Rekan Megawati Hangestri Mundur

Terdapat empat pemain yang resmi dicoret dari skuad Timnas Voli Putri Korea Selatan. Salah satunya ada mantan rekan setim Megawati Hangestri di Red Sparks yakni Jung Ho-young.
Anggota Komisi III DPR RI Mercy Barends Soal Konflik di Halmahera Utara: Kedepankan Pendekatan Restorative Justice

Anggota Komisi III DPR RI Mercy Barends Soal Konflik di Halmahera Utara: Kedepankan Pendekatan Restorative Justice

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Maluku, Mercy Chriesty Barends, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap dinamika penegakan hukum yang terjadi di Halmahera Utara
Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi geram usai menemukan pekerja pembibitan pohon di kawasan reboisasi Puncak justru dialihkan untuk mengurus proyek kopi, hingga memberi teguran keras
Investor Panik! Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Pegadaian Anjlok

Investor Panik! Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Pegadaian Anjlok

Berikut rincian harga emas Pegadaian hari ini, Kamis 21 Mei 2026
Menteri HAM Nilai Tembak Begal di Tempat Bertentangan dengan Prinsip HAM

Menteri HAM Nilai Tembak Begal di Tempat Bertentangan dengan Prinsip HAM

Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, menegaskan bahwa tindakan penembakan tanpa melalui proses hukum bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia (HAM).

Trending

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin mengungkap reaksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas namanya dicatut oleh oknum untuk kepentingan pribadi.
Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membuat sayembara bawa Aman Yani, sosok disebut jadi pelaku utama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Terdakwa Priyo Bagus Setiawan kembali membuat kecurigaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terang benderang soal Ririn Rifanto sebut 4 nama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT