News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejaksaan Tinggi Sumut Diminta Tindaklanjuti Putusan MA Terkait Kasus Korupsi Dana Covid-19

Kejati Sumut dorong tindaklanjuti putusan MA dana Covid-19. Polemik dan perbedaan pandangan, Muslim Muis menekankan Kejatisu untuk serius tangani kasus ini.
Selasa, 29 Agustus 2023 - 06:18 WIB
Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu di luar Gedung Kejati Sumut.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Yoga

Medan, tvOnenews.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) diberikan dorongan untuk segera mengambil langkah konkret berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) terkait penyalahgunaan dana Covid-19 oleh mantan Bupati Samosir, Rapidin Simbolon. Polemik seputar hal ini memunculkan perbedaan pandangan antara MA dan Kejatisu, yang masih menjadi perhatian masyarakat.

Putusan MA terkait Rapidin Simbolon yang mengalokasikan dana Covid-19 ketika menjabat sebagai Bupati Samosir periode 2016-2021 tetap menciptakan tanda tanya. Tanggapan kritis dari praktisi hukum dan aksi demonstrasi telah menjadi sorotan. Direktur Pusat Studi Hukum dan Pembaharuan Peradilan (Pushpa) Sumut, Muslim Muis, juga memberikan pandangannya terkait laporan pengaduan masyarakat terhadap Rapidin Simbolon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam konteks putusan MA yang menunjukkan adanya tindak pidana, Kejaksaan perlu mengambil langkah tegas karena menikmati dana menunjukkan pelanggaran hukum. Kami harap Kejaksaan serius menangani kasus ini, terutama karena melibatkan dana Covid-19," tegas Muslim Muis dalam wawancara dengan tvonenews.com pada Senin (28/8/2023).

Muslim Muis, yang juga mantan Direktur LBH Medan, menegaskan bahwa Kejaksaan seharusnya dapat mengidentifikasi unsur-unsur tindak pidana dalam kasus ini. Ia menambahkan, "Kejaksaan seharusnya mampu mengumpulkan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa terdapat tindak pidana yang terjadi. Jika ada niat serius untuk menindaklanjuti, unsur-unsur tindak pidananya pasti dapat diidentifikasi."

Muslim Muis juga mengimbau Kejati Sumut untuk menjunjung tinggi keadilan dan mengambil langkah-langkah hukum tanpa pandang bulu, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan, terutama Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, semakin meningkat. Namun, ia juga memperingatkan bahwa jika Kejaksaan malah tidak serius dalam menangani kasus ini, terutama yang melibatkan dana Covid-19, hal ini bisa merusak citra Kejaksaan di mata masyarakat.

Sebelumnya, sejumlah pihak termasuk aktivis, praktisi hukum, dan mahasiswa di Sumatera Utara telah melaporkan Rapidin Simbolon ke Kejati Sumut terkait dugaan korupsi dana Covid-19 di Samosir. Laporan tersebut merujuk pada pertimbangan MA dalam kasus Jabiat Sagala, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Samosir, yang menunjukkan bahwa Rapidin Simbolon diduga terlibat dalam penyalahgunaan dana tersebut.

Pernyataan resmi dari Kejatisu sendiri telah disampaikan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumut, Yos A Tarigan. Meskipun terdapat perbedaan pernyataan dari pihak lain, Kejati Sumut telah melakukan penyelidikan yang tidak mengungkapkan adanya keterlibatan Rapidin Simbolon dalam penyalahgunaan dana penanggulangan Covid-19.

Menanggapi pernyataan yang berbeda ini, terdapat usaha dari pihak Kejati Sumut untuk menjelaskan fakta. Lamira Sianturi dari Bidang Penkum Kejati Sumut menyatakan bahwa laporan pengaduan mengenai keterlibatan Rapidin Simbolon dalam dugaan korupsi dana Covid-19 sedang dipelajari oleh bidang Intelijen Kejati Sumut.

Sianturi mengklarifikasi, "Kami minta kesabaran. Terkait keterlibatan mantan Bupati Samosir Rapidin Simbolon, kami sedang mempelajari surat tersebut di bidang Intelijen. Kami harus memastikan bahwa setiap langkah berdasarkan fakta dan bukti yang ada."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait unjuk rasa yang diadakan oleh Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu, Sianturi menjelaskan bahwa pihak Kejatisu berkomitmen untuk menindaklanjuti laporan tersebut secara seksama. Ia juga menegaskan kerja Kejatisu dalam menangani berbagai kasus di Sumatera Utara, tidak hanya kasus di Samosir.

(ysa/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial FP (38), tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang kedi golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang yang dipicu persoalan kecemburuan.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan sedang pada Sabtu.
Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia Hendarsam Marantoko memimpin diskusi dalam forum The 21st DGICM + Australia Consultation yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja.
Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang panas yang melanda Inggris menyebabkan suhu udara di Inggris selatan telah mencapai 36,9 derajat Celcius (sekitar 98 derajat Fahrenheit), sehingga melampaui rekor pada Juni 1976 untuk keempat kalinya selama tiga hari.
Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Tim Advokasi Rakyat Melawan Impunitas (ARMI) menilai penanganan perkara dugaan pembunuhan terhadap Luis David Hutabarat di areal PT Agrinas Palma Nusantara, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, belum tuntas.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT