News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hendak Berlibur ke Bali, Sejumlah Ibu-ibu di Pali Sumsel Diduga Ditipu Jasa Travel

Sejumlah ibu-ibu di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, pada Selasa (25/6/2024) melaporkan seorang pengelola agen perjalanan wisata ke Mapolsek Talang Ubi.
Rabu, 26 Juni 2024 - 13:28 WIB
Korban Melapor ke Polsek Talang Ubi.
Sumber :
  • Boris

Pali, tvOnenews.com - Sejumlah ibu-ibu di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, pada Selasa (25/6/2024) melaporkan seorang pengelola agen perjalanan wisata ke Mapolsek Talang Ubi.

Laporan itu dilakukan karena telah terjadi pembatalan sepihak untuk keberangkatan pergi berlibur ke Bali dan Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami di sini melaporkan salah satu agen tur yang pengelolanya itu merupakan warga Pali, karena sudah membatalkan perjalanan kita ke Bali secara sepihak tanpa adanya konfirmasi kepada kami. Padahal sebelumnya kita sudah ada kesepakatan untuk berangkat pada tanggal hari senin 24 juni kemarin, namun kami yang berjumlah 8 orang ditinggalkan,” kata Erlinawati Dalimunte, salah satu korban.

Dari pengakuan Erlina Dalimunte, selain mengalami kerugian uang yang telah dibayar, dirinya juga merasa sudah dipermalukan oleh terduga pelaku. Saat ini dia hanya dapat menelan rasa kecewa atas perbuatan yang dialaminya. Untuk itu dia berharap kepada Polisi agar dapat menangani kasus tersebut, supaya kedepannya hal serupa tidak terulang kembali.

“Hal ini sudah merugikan kita, uang kami seluruhnya itu Rp17.600.000 tetapi ada yang 1 orang sudah dibayarkan jadi untuk nominal yang dibayarkan itu sebanyak Rp15.400.000. Belum lagi kerugian kami seperti perlengkapan berlibur yang sengaja sudah kami persiapkan dan kita beli baru. Per satu orang itu kami membayar sebesar Rp2.200.000, itu kami dijanjikan pergi ke Bali, Bromo, dan Yogyakarta,” ujarnya.

Hal yang sama juga dijelaskan Shinta Andayani, impian untuk berdestinasi wisata yang dinantikannya kini belum dapat terwujud. Saat ini dia bersama rekan-rekannya menginginkan jika uang mereka dapat dikembalikan, beserta kompensasi atas kerugian yang dialaminya.

“Kita sudah mendapat konfirmasi melalui grup WhatsApp, 1 hari sebelum keberangkatan pada Minggu 23 Juni, waktu itu dia hanya meminta nomor rekening saja tetapi kita semua awalnya tidak mengerti dengan tujuan dia itu. Setelahnya, salah seorang dari kami mencoba memberikan nomor rekening, dan disitulah baru tau kalo uang kami dikembalikan serta pembatalan keberangkatan secara sepihak telah dilakukan. Mengetahui hal ini kami sudah sepakat untuk melaporkan dia ke Polisi,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Kapolsek Talang Ubi, Kompol Rifan Wijaya, membenarkan adanya dugaan penipuan oleh jasa tur tersebut. Adapun surat tanda penerimaan laporannya yaitu Laporan Polisi nomor: LP/ B/ 47/ VI/ 2024/ Polsek Talang Ubi/ Polres PALI/ Polda Sumsel, pada tanggal 25 Juni 2024 yang saat ini penyidik masih menanganinya.

“Sudah datang sejumlah ibu-ibu ke Polsek Talang Ubi, untuk membuat laporan atas dugaan penipuan tur pejalanan ke Bali dan Yogyakarta. Selanjutnya dari laporan ini, dari terlapor akan kita panggil untuk dimintai keterangan,” ungkapnya. (bls/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT