News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Polisi di Lampung Bubarkan Orgen Tunggal dengan Tembakan, Keluarga Laporkan ke Propam

Atas kejadian tersebut, pada Senin (15/7/2024), keluarga dan kuasa hukum Ivin Aidyan Firnandez mendatangi Mapolda Lampung untuk melaporkan dugaan sikap arogan anggota kepolisian ke Propam.
Selasa, 16 Juli 2024 - 12:45 WIB
Tangkapan Layar Video.
Sumber :
  • Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com -  Sebuah video beredar di media sosial menunjukkan beberapa anggota Kepolisian melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan acara khitanan yang diwarnai dengan orgen tunggal di Kelurahan Tanjung Senang, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, Kamis malam (11/7/2024).

Pihak keluarga merasa tidak terima atas pembubaran acara hiburan yang disertai dengan tembakan ke udara oleh aparat. Hal ini pun mengejutkan anak-anak, orang tua, dan para tamu undangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kejadian tersebut, pada Senin (15/7/2024), keluarga dan kuasa hukum Ivin Aidyan Firnandez mendatangi Mapolda Lampung untuk melaporkan dugaan sikap arogan anggota kepolisian ke Propam. Ivin menjelaskan bahwa pembubaran acara hiburan diwarnai tembakan beberapa kali.

"Kapolsek beserta rombongan sekitar pukul 21.30 WIB, tiba-tiba datang langsung nembak. Datang, naik panggung dan langsung menembak ke udara. Ngamuk-ngamuk dan marah-marah," jelas Ivin Aidyan.

Lebih lanjut, Ivin mengatakan bahwa pihak keluarga memiliki izin keramaian dari Polsek Kotabumi Kota sampai pukul 17.00 WIB. Meskipun acara dilanjutkan sampai malam hari karena adanya pembubaran panitia, seharusnya pembubaran dilakukan dengan cara persuasif, bukan langsung dengan tembakan.

Beberapa saksi mata juga melihat oknum polisi mencekik pihak keluarga acara dan marah-marah. Mereka kemudian membawa 2 pemain orgen dan alat musik ke kantor polisi secara paksa.

“2 kru orgen dan 2 pemain piano orgen dibawa ke Polsek Kotabumi. Setelah kita urus, barulah 4 orang itu dikeluarkan," beber Ivin.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik menyatakan pembubaran yang dilakukan oleh jajaran kepolisian Polres Lampung Utara karena tidak memiliki izin.

Peristiwa ini diketahui terjadi di Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara di kediaman Nurdin (40) pada Kamis malam Jumat 11 Juli 2014 pukul 22.00 WIB.

“Benar, jadi tim dari Polsek Kotabumi Kota bersama Samapta Polres Lampung Utara mendatangi lokasi tempat acara itu berlangsung. Jadi informasi tersebut dari masyarakat yang resah atas suara yang ditimbulkan dalam acara tersebut," kata Kombes Umi Fadilah.

“Acara itu tidak memiliki izin keramaian, jadi tuan rumah hanya melaporkan ke Bhabin bahwa ada acara kesenian gitar tunggal namun rupanya acara itu malah orgen tunggal dengan banyak biduan, kemudian acara orgen tunggal itu juga berlangsung selama dua malam berturut-turut,"sambungnya.

Disinggung terkait adanya suara tembakan yang terdengar dalam video yang beredar. Kabid Humas memaparkan bahwa hal tersebut dilakukan karena adanya perlawanan dari sejumlah pemuda.

“Jadi pada peristiwa itu ada perlawanan dari sejumlah pemuda setempat, sehingga anggota melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan massa," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terhadap peristiwa penembakan ke udara ini, Umi menambahkan anggota tersebut saat ini telah dilakukan pemeriksaan yang dilakukan oleh Bidpropam Polda Lampung dan Polres Lampung Utara.

“Saat ini terhadap petugas yg meletuskan senpinya sedang dilakukan pemeriksaan oleh Bidpropam Polda Lampung dan Propam Polres Lamut," pungkasnya. (puj/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mensos Tegaskan 106 Ribu Peserta BPJS PBI dengan Peyakit Katastropik akan Direaktivasi Sementara

Mensos Tegaskan 106 Ribu Peserta BPJS PBI dengan Peyakit Katastropik akan Direaktivasi Sementara

Mensos Saifullah Yusuf mengungkapkan peserta BPJS Kesehatan penerima bantuan iuran (PBI) yakni 106 ribu orang dengan penyakit katastropik akan direaktivasi.
Kemendagri Ungkap Program Ketahanan Pangan Bentuk Aksi Bela Negara

Kemendagri Ungkap Program Ketahanan Pangan Bentuk Aksi Bela Negara

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengikuti kegiatan Aksi Bela Negara yang digelar oleh Badan Kesbangpol DKI Jakarta.
Hati Tidak Tenang sampai Anxiety Ternyata Obatnya Cukup dengan ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Hati Tidak Tenang sampai Anxiety Ternyata Obatnya Cukup dengan ini Kata Ustaz Adi Hidayat

Tanpa sadar saat hati tidak tenang bahkan alami anxiety. Ada obat alami dalam Islamnya loh, hal ini disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Nama Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Radar Kandidat Pilpres 2029, Ini Respons Publik

Nama Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Radar Kandidat Pilpres 2029, Ini Respons Publik

Nama Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin muncul sebaga 10 bakal calon kandidat Pilpres 2029.
Seorang Pelajar Ditemukan Tewas Usai Loncat dari Fly Over Pasopati Bandung

Seorang Pelajar Ditemukan Tewas Usai Loncat dari Fly Over Pasopati Bandung

Tragis seorang pelajar berusia 17 tahun asal Kota Cimahi, ditemukan tewas di bawah jalan layang Pasopati Kota Bandung.
Rizky Febian Ungkap Teddy Pardiyana Sering Minta ke Putri Delina, Kini Heran Malah Tuntut Warisan!

Rizky Febian Ungkap Teddy Pardiyana Sering Minta ke Putri Delina, Kini Heran Malah Tuntut Warisan!

Rizky Febian bongkar fakta mengejutkan soal Teddy Pardiyana. Sebut sering minta sesuatu ke Putri Delina, tapi kini malah menuntut hak waris ke pengadilan.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Resmi! 1 Pemain Keturunan Pamit Jelang Debut John Herdman Bersama Timnas Indonesia: Terima Kasih!

Resmi! 1 Pemain Keturunan Pamit Jelang Debut John Herdman Bersama Timnas Indonesia: Terima Kasih!

Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola nasional jelang debut pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Salah satu pemain keturunan resmi berpamitan.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT