GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benih Lobster Senilai Rp 23,8 Miliar Berhadil Digagalkan di Karimun Kepulauan Riau

Bea Cukai Kepri, Bareskrim POLRI dan Lantamal IV menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster senilai Rp23,8 miliar yang akan diselundupkan ke negara Malaysia
Jumat, 18 Oktober 2024 - 20:15 WIB
Pihak-pihak terkait menunjukkan benih lobster selundupan.
Sumber :
  • tim tvOne/Jupri

Karimun, tvOnenews.com - Bea Cukai Kepri, Bareskrim POLRI dan Lantamal IV menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster senilai Rp23,8 miliar yang akan diselundupkan ke negara Malaysia, Kamis (17/10/2024).

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, Adhang Noegroho Adhi, menjelaskan pada tanggal 14 Oktober petugas mendapat informasi bahwa terdapat High Speed Craft (HSC) bermesin 4x200 PK yang diduga akan melakukan kegiatan penyelundupan benih lobster yang menuju keluar perairan Indonesia, hingga tim melakukan pemantauan terhadap HSC tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan hasil pendalaman informasi yang dilakukan bersama dengan Bareskrim Polri Lantamal IV, Bea Cukai Batam dan Polda Kepri, tim gabungan kemudian berkomunikasi dengan tim patroli laut yang sedang melakukan operasi jaring Sriwijaya 2024 untuk melakukan strategi pengawasan laut yang berlapis kemudian pengejaran dilakukan kurang lebih tiga jam sampai pada akhirnya HSC tersebut dikandaskan di daratan berakit, saat tim mengecek HSC ditemukan puluhan box styrofoam dan pelaku sudah melarikan diri," jelas Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Adhang Noegroho Adhi.

Kemudian tim gabungan mengamankan speed tersebut dan didapati 46 box yang berisi benih lobster. Selanjutnya setelah dilakukan pencegahan bersama Balai Karantina Kepri, didapati benih lobster sebanyak 237,304 ekor benih lobster dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp23,8 miliar.

"Modus yang digunakan para penyelundup telah berubah, yang pada mulanya kegiatan dilakukan pada malam hari namun untuk sekarang dilakukan pada siang hari, namun tim sudah mengantisipasi perubahan modus tersebut dengan melakukan patroli gabungan,” ucap Adhang.

Sementara itu, Direktur Tipiter Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nunung Syaifuddin mengatakan, ratusan ribu benih lobster tersebut diperoleh dari berbagai daerah di pesisir selatan Pulau Jawa.

Asal usul benih lobster ini bukan dari Kepri melainkan dari sepanjang pesisir pantai selatan Pulau Jawa. Mulai Banyuwangi, Pangandaran, Banten, Jambi dan sebagian juga dari NTB," kata Brigjen Pol Nunung Seafudin.

Nunung menjelaskan, adapun modus pelaku pengiriman benih lobster ilegal ini dilakukan dengan mengumpulkan seluruh benih lobster dari berbagai daerah dan dikumpulkan di suatu tempat dan dikemas untuk kemudian dikirim menuju Malaysia.

"Benih lobster ini dikumpul menjadi satu di dalam satu tempat dan dikemas, baru akan dibawa keluar negeri," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum dilakukan penangkapan, petugas telah melakukan pemantauan selama dua bulan terkait aktivitas ilegal tersebut kemudian dilakukan penangkapan.

Benih-benih lobster tersebut kemudian dilepasliarkan di perairan Karimun bersama Bea Cukai Batam, Bareskrim Polri, Lantamal IV, dan Karantina Karimun. (aji/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anthony Leong Apresiasi Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Jaga Stabilitas Politik Jadi Fondasi Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Anthony Leong Apresiasi Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Jaga Stabilitas Politik Jadi Fondasi Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Anthony Leong, menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen tidak akan dapat dicapai tanpa fondasi stabilitas politik yang kuat.
Pengakuan Jujur Maarten Paes kepada Media Belanda soal Keputusan Dinaturalisasi demi Bela Timnas Indonesia

Pengakuan Jujur Maarten Paes kepada Media Belanda soal Keputusan Dinaturalisasi demi Bela Timnas Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, membuat pengakuan soal keputusannya dinaturalisasi. Sang penjaga gawang memutuskan untuk menanggalkan kewarganegaraan Belanda-nya.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Megawati Hangestri Sudah Tanda Tangan Kontrak dengan Hyundai Hillstate, Volimania Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi

Megawati Hangestri Sudah Tanda Tangan Kontrak dengan Hyundai Hillstate, Volimania Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi

Hyundai Hillstate dikabarkan telah menyelesaikan kesepakatan kontrak dengan Megawati Hangestri untuk bermain di Liga Voli Korea 2026-2027.
Hunian Rp50–89 Miliar Botanic Villa NavaPark Terjual Habis dalam 5 Bulan, Bukti Minat Kuat Pasar Super High-End Terhadap Hunian Premium di BSD City

Hunian Rp50–89 Miliar Botanic Villa NavaPark Terjual Habis dalam 5 Bulan, Bukti Minat Kuat Pasar Super High-End Terhadap Hunian Premium di BSD City

Minat dan kebutuhan akan produk hunian mewah saat ini masih menjadi primadona masyarakat super high-end karena menawarkan beragam fasilitas yang lengkap, mewah, dan terletak di kawasan eksklusif dan strategis.
Hari Jadi ke-733, Bupati Mojokerto Dorong Pembangunan Lebih Merata dan Berdampak bagi Masyarakat

Hari Jadi ke-733, Bupati Mojokerto Dorong Pembangunan Lebih Merata dan Berdampak bagi Masyarakat

Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733 jadi momentum bagi Pemkab Mojokerto untuk memperkuat arah pembangunan yang lebih merata, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. 

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT